Blog Fotografer

Fotografi Komersial: Wawancara bersama Alvin Tan

Sang fotografer, Alvin Tan memiliki banyak hobi dari berkebun hingga jiu-jitsu, namun semangatnya dalam fotografi yang membawanya dari seorang pelajar desain interior hingga menjadi seorang fotografer komersial terkenal di Singapura. Bekerja bersama para fotografer terkenal baik lokal maupun internasional, fotografi Alvin ditampilkan dengan sentuhan seni rupa - gabungan yang baik dari fotografi seni dan komersial.

EOS 5D Mark IV, lensa EF70-200mm f/2.8L IS II USM, f/4.0, 110mm, 1/500 detik, ISO400
Sebuah contoh tentang seberapa tinggi kecepatan frame dapat memotret momen ajaib ketika seorang anak kecil memecahkan gelembung dengan telapak tangannya! Perbedaan satu nano detik dapat menciptakan banyak perbedaan

Mengapa memilih fotografi komersial dan apa yang diperlukan untuk itu?

Saya telah menjalankan fotografi komersial begitu lama sehingga saya pikir saya telah tumbuh di dalamnya. Seperti jenis fotografi lainnya, ini merupakan sebuah terjemahan dari emosi ke dalam foto. Perbedaan dalam fotografi komersial adalah terjemahan tersebut adalah dari cerita klien kita, bukan dari kita sendiri. Prosesnya meliputi rapat bersama agensi iklan untuk membahas tentang kampanye yang akan dilakukan dan semua hal lainnya dari perlengkapan, lokasi hingga pakaian. Hal itu merupakan tugas kita untuk memastikan bahwa kita memiliki semua yang dibutuhkan untuk membawakan esensi kampanye pada saat melakukan pemotretan.

Bagaimana perbedaannya dengan jenis fotografi lainnya?

Prosesnya akan sedikit berbeda karena memerlukan pertemuan dan produksi, namun pada dasarnya fotografi adalah fotografi, seperti pena dari seorang penulis - itu adalah suatu media untuk berekspresi.

Dari mana Anda mendapatkan inspirasi?

Dari mengajukan pertanyaan, memberikan perhatian kepada seseorang dan merasakan emosi - marah, cinta kasih, hanya perlu merasakan sesuatu dan melakukan sesuatu dengan emosi tersebut.

Bagaimana Anda menyeimbangkan pekerjaan seni dan komersial?

Setiap kali terdapat waktu senggang pada industri komersial, itu akan menjadi waktu yang baik untuk menciptakan beberapa hasil karya personal. Bagi saya, seni adalah suatu pencapaian yang tinggi, itulah sebabnya saya ingin menjadi seorang seniman pada suatu saat nanti, namun sebelum itu, pekerjaan saya bukanlah seni, tapi lebih bersifat personal.

EOS 5D, lensa EF17-40mm f/4 USM, f/4.0, 35mm, 1/50 detik, ISO800
Donasi biara terletak di atas meja; dipersilakan untuk menyumbang ketika Anda memilih untuk memotret di setiap ruangan. Donasi tersebut kemudian akan digunakan untuk membeli gandum dataran tinggi dan daun teh untuk para biarawan di dalam biara.

Bagaimana seri EOS 5D membantu Anda agar hasil karya Anda semakin baik?

DSLR pertama saya adalah EOS 5D, yang telah saya gunakan selama ini. Hingga belakangan ini saya menerima EOS 5D Mark IV baru. Menurut saya, hal yang paling membantu fotografer adalah keandalan kamera dan saya harus mengatakan bahwa seri EOS 5D telah berkembang dari tiap generasi hanya sebagai pembuktian atas dirinya sendiri berulang kali.

EOS 5D Mark IV, lensa EF50mm f/1.2L USM, f/5.6, 50mm, 1/500 detik, ISO400
Sebuah potret dari Wutt sang sinematografer dan juga pembuat visi unggulan saat peluncuran EOS Canon 5D Mark IV

Apa yang paling Anda sukai tentang seri EOS 5D?

Saya telah berkonsentrasi hanya pada foto, namun dengan fitur video kualitas tinggi dari seri EOS 5D, sulit bagi saya untuk tidak mencobanya dan saya sangat senang untuk melakukannya!

EOS 5D Mark IV, lensa EF16-35mm f/2.8L II USM, f/4.5, 16mm, 1/100 detik, ISO1600
Sebuah adegan diskusi antara sinematografer dan asistennya

Bagaimana pandangan Anda tentang EOS 5D Mark IV yang baru?

Saya cukup beruntung karena bisa memegang model baru ini dengan tangan saya sendiri untuk memotret sebelum produk ini diluncurkan dan kamera ini luar biasa! Misalnya, resolusi selalu menjadi isu utama untuk kebanyakan fotografer komersial, sehingga peningkatan ini sangat ditunggu-tunggu. Kecepatan fokus yang cepat dalam Live View ini sangat berguna ketika memotret dari posisi yang sulit.

EOS 5D Mark IV, lensa EF16-35mm f/2.8L II USM, f/3.5, 35mm, 1/60 detik, ISO3200
Memotret sebuah momen intens dalam film saat pemeran utama dalam cerita sedang diintai oleh penjahat. Pengaturan warna dan cahaya sangat menyenangkan bagi saya!

 

Daftar dan dapatkan update terbaru tentang berita, kiat dan trik fotografi!

 

Alvin Tan

Mengasah keahliannya dalam fotografi komersial sejak tahun 2005, Alvin menciptakan dan menghasilkan visi nyata dalam perannya sebagai fotografer rekanan di Teo Studio. Teknik dan fleksibilitas Alvin merupakan bagian dari sekian banyak kemampuannya yang telah memperoleh pengakuan, dan diungkapkan melalui segudang gaya hidup dan gambar hidup. Portofolio dan hasil karya Alvin menunjukkan pengaruh konseptual yang kuat dari seni rupa; menguji batasan estetika dan intelektual melalui fotografi sebagai suatu media.

www.teostudio.com.sg

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.