Produk

Teknik Foto EOS M3  - Snapshot -

Mengambil foto dengan EOS M3 memang asyik. Dengan EVF, Anda dapat mudah menciptakan komposisi sehingga Anda bisa berkonsentrasi pada pengambilan bidikan. Bodinya yang kecil, ringan dan mudah dipegang sehingga sangat memudahkan untuk melakukan snapshot (bidikan langsung) biasa, bahkan pemandangan yang biasa pun tampak begitu cemerlang. Di sini, saya akan memperkenalkan teknik fotografi jalanan yang memanfaatkan potensi kamera. (Dilaporkan oleh: Maiko Fukui)

Halaman: 1 2

Selai pada roti scone terlihat lezat

Gunakan Creative Assist (Bantuan Kreatif) untuk meningkatkan saturasi

Warna hangat dan saturasi warna dapat membuat makanan terlihat lebih lezat. Dalam hal ini, fokus ditujukan pada warna selai yang indah. Untuk membuat warna ini berkilau dan makanan terlihat lebih lezat, saya menggunakan EF-M22mm f/2.0 STM untuk menciptakan efek bokeh penuh, dan menggunakannya sebagai lensa makro dengan cara melakukan zoom in pada selai sampai jarak 15cm. Saya juga menaruh secangkir teh di latar belakang supaya menciptakan suasana kafe. Menggunakan Creative Assist (Bantuan Kreatif) untuk menyesuaikan [Background] ke [+1], [Brightness] ke [+3], [Saturation] ke [+3], dan [Colour tone] ke [+4], saya memperoleh foto jadi yang saya maksudkan, dan bahkan, foto yang dihasilkan terlihat semakin menggiurkan. Bahkan, jika Anda tidak menguasai istilah teknis, seperti WB dan exposure compensation (kompensasi pencahayaan), Anda masih bisa menyesuaikan nada warna secara naluri sewaktu mengecek layar LCD belakang.

EOS M3/ EF-M22mm f/2.0 STM/ FL: 22mm (panjang fokus 35,2mm setara dengan 35mm)/ Creative Assist (f/2.8, 1/1,000 det, EV+1.0)/ ISO 1600/ WB: Auto/ Picture Style (Otomatis/ Gaya Gambar): Landscape (Lanskap)

Roti scone terlihat lezat seperti yang saya santap di kafe yang gaya. Warna selai tampak indah, jadi saya menaruhnya di lokasi terang dan meningkatkan [Saturation] dengan menggunakan Creative Assist (Bantuan Kreatif) untuk menangkap bidikan kenangan lezat saya.


[Prosedur pemotretan saya]

  1. Cari lokasi pemotretan yang cerah di mana selai akan berkilauan.
  2. Taruh secangkir teh di latar belakang.
  3. Putar mode kamera ke Creative Assist (Bantuan Kreatif).
  4. Sesuaikan pengaturan dalam Creative Assist (Bantuan Kreatif) dan bidik gambarnya.

Cara menyesuaikan Creative Assist (Bantuan Kreatif)

Putar Mode Dial ke [Creative Filter]. Dari sini, saya menyesuaikan [Background] ke [+1], [Brightness] ke [+3], [Saturation] ke [+3], dan [Colour tone] ke [+4].

Nada warna terlihat sendu jika pengaturan default digunakan

Bidikan diambil tanpa Creative Assist (Bantuan Kreatif). Walaupun bidikan tampak jernih, namun keseluruhan gambar memiliki nada sejuk serta kesan yang suram. Juga terdapat banyak ruang kosong dalam komposisi, dan tempat pegangan cangkir yang aneh mengalihkan perhatian dari selai.

Lensa yang digunakan
EF-M22mm f/2.0 STM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

Menonjolkan pancaran cahaya laut yang berkilauan dengan menangkapnya dalam nada emas

Sesuaikan WB ke [Shade] serta fungsi koreksi WB

Saya ingin menangkap cahaya laut yang berkilauan saat matahari tenggelam dan siluet para selancar angin dalam gambar terlihat seperti lukisan. Dengan menggunakan EF-M55-200 mm f/4.5-6.3 IS STM, saya mencoba menciptakan komposisi layar yang sederhana dengan memfokuskan pada siluet dan memampatkan secara ketat permukaan laut, cakrawala dan langit. Walaupun permukaan laut mencakup 2/3 komposisi, namun kilauan laut menjadi sesuatu seperti pola, mendukung komposisi dan mencegahnya agar tidak terlihat monoton.
Karena langit dekat cakrawala tampak berawan, saya memutuskan untuk mewarnai bidikan secara berani dan menetapkan WB ke [Shade] supaya mewarnai gambar dengan nuansa keemasan agar selaras dengan laut yang berkilauan. Karena warna kuning mungkin tampak terlalu kuat dengan semua ini, saya menekan tombol [INFO.] untuk memanggil kembali fungsi koreksi WB dan meningkatkan [A] ke [2] dan [G] ke [3] supaya menciptakan gambar yang lebih hangat dan bernada sepia. Viewfinder (jendela bidik) difokuskan pada para peselancar.

EOS M3/ EF-M55-200 mm f/4.5-6.3 IS STM/ FL: 200 mm (setara 320 mm)/ Aperture-priority AE mode (f/6.3, 1/1,250 det, EV+1.0)/ ISO 100/ WB: Shade (A2, G3)/ Picture Style: Landscape (Lanskap)

Laut yang disinari saat matahari terbenam, ditangkap dalam nuansa keemasan dengan pengaturan WB yang berani. Kilauan permukaan laut secara bertahap menjadi lebih fokus ke arah belakang, berubah dari efek bokeh bundar di latar depan, dan akhirnya tampak seperti hamparan payet yang berkilauan.


[Prosedur pemotretan saya]

  1. Memperhatikan kilauan permukaan laut, dan memutuskan mengenai sudut dan komposisi
  2. Menggunakan lensa telefoto untuk menarik subjek ke jarak yang lebih dekat
  3. Menetapkan WB ke [Shade] serta meningkatkan nilai [A] dan [G] dengan fungsi kompensasi
  4. Mengamati keseimbangan antara para peselancar dan ombak sebelum membidik

Cara menetapkan fungsi koreksi WB

Tekan [menu Quick Setting/tombol Set] kemudian tekan tombol [INFO.] untuk menampilkan layar koreksi setelah memilih WB. Karena warna kuning terlihat terlalu kuat dengan WB yang ditetapkan ke [Sahade] saja, saya meningkatkan nilai [A] dan [G] dengan fungsi koreksi WB supaya menciptakan suasana hangat dan nostalgia.

Gambar terlihat suram jika WB ditetapkan ke [Auto]

Bidik menggunakan WB [Auto]. Walaupun laut berkilauan, warna abu-abu langit dekat cakrawala yang berawan tampak menonjol, sehingga membuat keseluruhan gambar terlihat suram. Pewarnaan juga merupakan unsur penting untuk membuat subjek terlihat lebih menawan.

Tampilan ombak mengubah gambar secara dramatis

Saya tidak puas dengan bidikan ini karena pengaturan waktu antara ombak dan siluet tidak cocok. Karena keseluruhan gambar dan kilauan pada permukaan laut akan terlihat berbeda, tergantung pada gerakan ombaknya, pastikan untuk mengingat hal ini agar dapat menangkap momen rana yang sempurna.

Membuat benda-benda terlihat lebih tiga dimensional dengan sudut pemotretan rendah

Saya berdiri,lalu duduk, mencoba mencari posisi yang menampilkan keindahan laut yang berkilauan. Dengan menangkap pemandangan dari sudut rendah, saya dapat memperkirakan jarak antara bagian depan dan bagian belakang laut dengan cara yang agak menyerupai tiga dimensi, dan menciptakan kesan kedalaman permukaan laut.

Lensa yang digunakan
EF-M55-200mm f/4.5-6.3 IS STM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

EOS M3 Kit II (EF-M18-55 IS STM & EF-M55-200 IS STM)

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

Maiko Fukui

Lahir pada tahun 1983 di Osaka. Fotografer. Secara aktif terlibat dalam fotografi untuk majalah dan iklan, penulisan buku, lokakarya fotografi dan sebagainya.

http://caby.exblog.jp/

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat semakin banyak seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.

Diterbitkan oleh Impress Corporation

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.