Yang Baru

Fotografi Asyik di Chara Expo 2016

Setelah meraih sukses perdananya di tahun lalu, C3 Chara Expo 2016 hadir kembali di Singapura dan selama 2 hari menggelar acara manga, anime, games dan cosplay, tanggal 9 dan 10 Juli 2016 di Hall 7 of Singapore EXPO. Dalam artikel ini, saya akan memperkenalkan beberapa fotografer yang terlihat di acara tersebut. Mereka sedang mengasah keterampilan fotografi dan sekaligus menikmati waktu yang menyenangkan.

 

Mencoba membidik foto

Pada acara itu, Canon Singapore telah mengatur agar yang hadir mencoba sebagian kamera DSLR terbaru, seperti EOS 7D Mark II dan EOS 80D, lensa sportif EF-S55-250mm f/4-5.6 IS STM, dan bahkan lensa zoom telefoto seri L, EF100-400mm f/4.5-5.6L IS II USM. Pengunjung diundang untuk mencoba memotret aksi laga pertandingan Gulat Profesional Jepang Baru dan mencetak gambar terbaik mereka di booth Canon, secara gratis

Chara Expo tahun ini, lagi-lagi menarik banyak sekali jumlah pengunjung.

 

Di Canon Experience Booth, pengunjung mencoba memotret aksi laga pertandingan Gulat Profesional Jepang Baru.

 

Pegulat NJPW, BUSHI akan melakukan camel clutch pada David Finlay.

 

Selain itu, pengunjung didorong untuk mengambil foto mereka dengan kamera sistem ringkas EOS M10 yang populer dan dicetak pada printer SELPHY dan PIXMA di Booth Canon.

Pramuniaga Canon booth menunjukkan gambar cetak pada hari itu.

 

Canon booth, menampilkan printer SELPHY dan PIXMA bagi pengunjung untuk mencetak gambar mereka.

 

Mengembangkan keterampilan fotografi melalui (cos)play

Canon terwakili dengan baik pada C3 Chara Expo 2016 dengan mayoritas fotografer yang hadir, menggunakan perlengkapan Canon untuk membidik subjek mereka di hari itu: cosplayer dan karya mereka yang mengagumkan. 
Dari menggunakan kamera DSLR level pemula dengan kit lensa hingga kamera DSLR full frame yang dilengkapi dengan berbagai lensa L, para fotografer dari semua usia terlihat senang menjelajahi batas kemampuan imaging kamera mereka serta keterampilan fotografi mereka.

 

"Menggugah kenangan"

EOS 5D Mark III/ EF50mm f/1.8 II/ FL: 50mm/ Manual (f/2.5, 1/200 det, EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto. Foto oleh Vincent Ong.

 

Vincent Ong membidik dengan EOS 5D Mark III miliknya. Ia lebih suka menggunakan lensa 50mm f/1.8 II miliknya, karena ringan sehingga memungkinkan ia "membidik sepanjang hari tanpa merasa pegal". 
Memotret cosplay adalah cara baginya "untuk menggugah kenangan", karena ia adalah penggemar berat anime. Ia mengatakan bahwa sewaktu melakukan bidikannya, "cosplayer individual dengan variasi pose yang mencolok adalah fokusnya", dan ia melakukan yang sebaik-baiknya "untuk membuat mereka tampak bersinar".

Vincent Ong menyukai fotografi burung serta, sesekali fotografi lanskap, di samping memotret wajah cosplay.

 

"Melihat tokoh favorit saya seakan hidup"

EOS 70D/ EF-S18-200mm f/3.5-5.6 IS/ FL: 18mm (setara 29mm)/ Manual (f/3,5, 1/400 det, EV±0)/ ISO 250/ WB: Auto. Foto oleh Ji Ying Jie.

 

Ji Ying Jie menyukai EOS 70D Canon miliknya, karena ada fungsi Wi-Fi serta auto-focus yang cepat. Kisaran EF-S18-200mm f/3.5-5.6 IS memungkinkannya melakukan zoom in pada subjeknya, serta mengambil bidikan sudut lebar apabila diperlukan. 
Ia senang memotret cosplay, karena ia "bisa melihat tokoh favoritnya seakan hidup", dan ia "mencoba menangkap emosi dan aksi mereka secara jelas seperti aslinya".

Ji Ying Lie senang berdiri di depan kamera maupun di balik kamera, dan menjadikan dirinya sebagai cosplayer.

 

"Subjek yang hebat untuk fotografi"

EOS 7D Mark II/ EF70-200mm f/2.8L IS II USM/ FL: 70mm (setara 114mm)/ Aperture Priority AE (f/2,8, 1/250 det., EV±0,3)/ ISO 100/ WB: Auto. Foto oleh Ng Siang Peng. Cosplay oleh Muzi.

 

Ng Siang Peng terlihat sedang memotret dengan EOS 7D Mark II miliknya. Ia menyukai kisaran lensanya pada hari itu, EF70-200mm f/2.8L IS II USM, karena ia "bisa menggunakannya untuk potret wajah serta jarak jauh". 
Terpesona oleh kostum dan aksesori yang dipakai oleh cosplayer, ia mendapatkan bahwa "mereka merupakan subjek yang hebat untuk fotografi". Ketika memotret cosplay, ia mengatakan bahwa ia "sekadar ingin menangkap bidikan cosplayer paling cantik, untuk cosplayer".

Ng Siang Peng menyukai fotografi alam dan khususnya fotografi burung, apabila ia tidak sedang memotret cosplay.

 

"Menciptakan ulang aura mereka"

EOS 700D/ EF- S18-55mm f/3.5-5.6 IS STM/ FL: 18mm (setara 29mm)/ Manual (f/3,5, 1/200 det, EV±0,0)/ ISO 100/ WB: Auto. Foto oleh Taku Motoji. Cosplay oleh Erise Zy.

 

Taku Motoji terlihat sedang menggunakan EOS 700D miliknya dengan lensa EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS STM, termasuk dua strobo di luar kamera pada dudukan dengan payung. 
Ia menyukai EOS 700D miliknya, karena ia "bisa bermain dengan jenis pengaturan yang berbeda-beda". Saat ia sedang dalam sesi pemotretan dengan cosplayer, ia mengutarakan bahwa ia "ingin memotret kepribadian sang tokoh dan menciptakan ulang aura mereka".

Taku Motoji senang menciptakan prop cosplay dan mempraktikkan pose cosplay saat ia sedang libur untuk memandu model selama pemotretan.

 

"Menangkap temperamen sang tokoh"

EOS-1D X/ EF 50mm f/1.8 STM/ FL: 50mm/ Manual (f/2.8, 1/160 det, EV±0,0)/ ISO 100/ WB: Auto. Foto oleh ChangshinVona (The White CosArt). Cosplay oleh Brenda Chan.

 

The White CosArt, kelompok fotografer yang aktif dalam pemandangan fotografi cosplay, terlihat sedang berbagi berbagai macam kamera dan lensa, seperti EOS 7D Mark II, EOS 6D, dengan lensa EF24-70mm f/2.8L II USM. 
Salah satu fotografer, ChangshinVona, yang menggunakan EOS-1D X, menyatakan bahwa "cosplay bisa menghadirkan tokoh anime ke dunia nyata". Oleh karenanya, ketika memotret cosplay, kelompok ini mencari sesuatu "untuk menangkap temperamen sang tokoh" dan "konkretisasi tokoh tertentu dalam kehidupan nyata".

The White CosArt adalah kelompok fotografer yang senang menangkap cosplayer dan penggambaran tokoh yang tak terhitung jumlahnya dalam waktu senggang mereka.

 

“Menghadirkan dunia maya ke dalam realitas”

EOS 6D/ EF24-70mm f/2.8L II USM/ FL: 33mm/ Manual (f/2.8, 1/100 det, EV±0,0)/ ISO 800/ WB: Auto. Foto oleh Chen Ming Wei. Cosplay oleh Murasaki Hime.

 

Chen Ming Wei lebih senang memotret secara manual dengan menggunakan kamera yang dimilikinya saat ini, EOS 6D, dan lensa berharga miliknya, EF24-70mm f/2.8L II USM, dan ia mengatakan "penampilannya keren, mantap, dan multiguna".
Ia senang menangkap cosplay dengan cara yang unik, dan ingin "menghadirkan dunia maya ke dalam dunia nyata" dalam fotonya, yang "bisa dibilang, menantang". Ia menyoroti bahwa bekerja dengan cosplayer "membuat pemotretan dan hasil akhir yang sangat menyenangkan".

Chen Ming Wei senang mengobrol dan berbagi foto yang diambilnya dengan cosplayer, atau merencanakan pemotretan berikutnya, ketika ia tidak sedang memotret gambar mereka.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

 

 

 

 

 

EF-S18-200mm f/3.5-5.6 IS

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS STM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

EF24-70mm f/2.8L II USM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

 

 

EF70-200mm f/2.8L IS II USM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.