Tips & Tutorials

Lensa FAQ #10: Lensa Manakah untuk Memotret Bunga Dengan Bokeh Latar Depan yang Besar?

Bunga yang indah memang merupakan subjek populer untuk fotografi lensa makro close-up. Lanjutkan membaca dan ketahui lebih lanjut mengenai teknik untuk menciptakan foto abstrak bunga mawar dengan menggunakan bokeh latar depan. (Dilaporkan oleh: Shinichi Eguchi)

EOS-1D X/ EF180mm f/3.5L Macro USM/ FL: 180mm/ Aperture-priority AE (f/3.5, 1/250 det., EV+0,3)/ ISO 200/ WB: Daylight
Saya ingin sekali menciptakan penampilan surealis dengan menggunakan efek bokeh lembut pada aperture maksimum. Karena itu, saya menempatkan bobot visual pada garis lingkar bunga, dan memfokuskan pada ujung kelopak supaya hanya pinggiran itu yang akan digambarkan secara tajam.

 

Saran 1: Pilih lensa makro 180mm untuk mendapatkan efek bokeh besar dan lembut

Lensa makro telefoto 180mm menghasilkan efek bokeh yang lebih besar dan lembut daripada lensa standar atau telefoto menengah. Lensa ini juga menghasilkan bokeh lembut di belakang dan di sekitar subjek, bahkan apabila Anda membidik agak ke belakang, yang memungkinkan penggambaran subjek utama yang lembut.

Pada foto bunga mawar di atas, saya menyusun bokeh latar depan subjek utama—mawar mekar—dan memfokuskan pada pinggiran kelopaknya. Saya ingin menggunakan depth of field yang sangat dangkal pada aperture maksimum bersama dengan karakteristik penggambaran yang lembut lensa makro 180mm. Untuk mendapatkan bidikan close-up bunga yang besar, yang memenuhi seluruh gambar, saya langsung mengambil jarak pemfokusan terdekat dan mengambil bidikan pada ukuran aslinya.

Penasaran mengenai lensa makro dan yang bisa dilakukannya? Langsung saja baca:
Menyingkapkan Dunia yang Sama Sekali Baru Melalui Lensa Makro

EOS-1D X/ EF180mm f/3.5L Macro USM/ FL: 180mm/ Aperture-priority AE (f/3.5, 1/2000 det.)/ ISO 400/ WB: Manual

Membuat bunga lainnya sebagai bokeh latar depan
Anda dapat menciptakan bokeh latar depan dengan menggunakan kelopak bunga yang merupakan subjek utama, atau menerapkan efek ke bunga lainnya. Di sini, saya memilih dua bunga poppy California yang sedang mekar, yang dideretkan untuk menjadi motifnya, dan menggunakan bunga di deretan depan untuk bokeh latar depan.

 

Saran 2: Bidik dari atas secara diagonal untuk menonjolkan detail bunganya

Temukan sudut yang menurut Anda akan mengungkapkan sisi terbaik subjek utama, dalam hal ini, bunga mawar, lalu mengambil bidikan pada jarak pemfokusan terdekat dengan lensa yang Anda gunakan (untuk lensa ini, 48cm). Untuk foto di atas, saya mensurvei pemandangan dari berbagai sudut sambil mengingat gambarnya dalam benak saya, dan menemukan posisi yang sempurna, di mana bunga pada deretan depan menjadi bokeh latar depan. Berikutnya, saya menyesuaikan komposisi gambar sambil mempertimbangkan, bagaimana bunga yang akan saya gunakan dalam bokeh latar depan dideretkan dengan bunga yang menjadi subjek utama saya, serta tingkat efek bokehnya. Saya juga memastikan, bahwa lensa diposisikan dari atas agak diagonal, pada level yang sama seperti bunga mawar.


 

Saran 3: Gunakan kompensasi pencahayaan positif untuk menggambarkan bunga secara cerah

Menggunakan kompensasi pencahayaan positif untuk bunga dengan nada warna cerah memungkinkan Anda mendapatkan warna-warni yang bening, yang digambarkan secara wajar dan jelas. Hal ini khususnya penting dalam foto seperti ini, di mana Anda menggunakan lensa makro untuk mengisi seluruh gambar dengan kelopak bunga. Karena poin utama untuk memotret bunga mawar mencakup suasana gambar secara keseluruhan, dan kejelasan warna yang jauh di dalam bunga itu, saya hanya menggunakan kompensasi pencahayaan EV+0,3 supaya gambar jadinya tidak akan cerah secara berlebihan.

Artikel ini menyampaikan beberapa lagi gagasan tentang bagaimana Anda bisa mengubah bidikan close-up alam menjadi fotografi abstrak.
Fotografi Abstrak: Mengubah Alam untuk Prop (versi Inggris)

Untuk saran lainnya mengenai memotret bunga, bacalah:
Bunga – Komposisi dan Fitur Kamera untuk Menangkap Ekspresi Terbaik

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

EF180mm f/3.5L Macro USM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

Shinichi Eguchi

 

Lahir di Fushimi, Kyoto pada tahun 1953. Eguchi adalah anggota Japan Professional Photographers Society, dan aktif dalam beragam luas genre, dari fotografi makro subjek serba kecil di alam, hingga fotografi lanskap. Ia memberikan kontribusi ke majalah fotografi, mengadakan seminar fotografi di berbagai lokasi, menilai kompetisi foto, dan sangat antusias tentang memberikan panduan bagi para fotografer amatir. Ia mengadakan pameran tunggal secara teratur, dan telah menghasilkan banyak sekali koleksi foto dan buku.

 

Digital Camera Magazine

 

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.