Produk

[Bagian 1] Bodi Kedap Debu dan Kedap Tetesan serta Lensa Superzoom 25x

PowerShot G3 X yang baru dipasarkan, adalah kamera saku yang ditenagai oleh sensor tipe 1,0 inci dan diperlengkapi dengan lensa superzoom optik 25x. Dalam artikel yang terdiri atas dua bagian ini, kami menguji dan memberikan ulasan langsung mengenai model yang sangat sensasi ini. Di bagian pertama minggu ini, kami secara dekat mencermati bodi luar dan fungsi zoom. (Dilaporkan oleh: Masakatsu Nagayama)

Halaman: 1 2

Bodi yang kokoh, kedap debu dan tetesan

Dengan bentuknya yang seperti sepasang kubus dan lensa berbentuk silinder, G3 X memiliki desain bodi tradisional. Kamera ini terasa kokoh dengan pegangan cekung yang leluasa, yang semuanya sangat bagus. Berbagai komponen kamera, semuanya dibuat secara kokoh, yang juga menyiratkan kualitasnya yang tinggi. Selain itu, juga kedap debu dan tetesan yang artinya bahwa Anda bisa menggunakannya untuk waktu singkat dalam kondisi hujan rintik atau yang serupa. Ini merupakan berita sangat menggembirakan bagi mereka yang berencana menggunakannya di luar ruangan.

Ukuran bodinya 123,3 x 76,5 x 105,3mm (panjang x tinggi x lebar), dan berbobot 733g saat digunakan. Secara relatif ringkas mengingat bahwa kamera ini dilengkapi dengan sensor tipe 1,0 inci dan mekanisme superzoom.

Kamera ini memiliki polesan bertekstur bahan kulit pada bodi utamanya, dan pola huruf timbul kulit pada bagian pegangannya. Desain putaran dan tonjolan pada dial (kenop) menambah daya pikat visual serta kesannya.

Secara keseluruhan, bodi kamera berwarna hitam yang seragam, dengan garis-garis merah di sana-sini, seperti pada bagian alas dial yang memberikan kesan yang memiliki kelas dan kecanggihan. ‘Tombol Smartphone Sekali Sentuh’ di kanan atas monitor LCD memungkinkan koneksi ke smartphone dalam dua langkah.

Sakelar flash pop up (sembulan lampu kilat), jack headphone dan antena Wi-Fi, semuanya berada di sisi kiri kamera.

Pada sisi kanan kamera, di bawah penutup, Anda akan menemukan terminal sakelar remote (jarak jauh), DIGITAL dan HDMI. Anda dapat menancapkan remote control (opsional) ke dalam terminal sakelar remote.

Tombol rana dan tuas zoom terletak di atas pegangan. Power on/off (Daya hidup/mati) dikendalikan dengan satu tombol. Tombol dan dial control lainnya telah ditempatkan pada sisi kanan kamera.

Soket tripod diletakkan jauh dari sumbu optik lensa. Yang unik adalah lubang pin VHS di samping soket tripod, yang sudah dikenal baik dan terdapat pada kamera video. Ini ditempatkan di sana, karena pembuatan video dipandang sama penting.

Zoom optik 25x juga merupakan aset untuk makrofotografi

Pusat perhatian pada model ini adalah ukurannya yang setara dengan 24-600mm, lensa zoom optik 25x. Tidak hanya memiliki bodi yang lebih kecil dibandingkan kamera superzoom dengan sensor tipe 1,0 inci dari merek lain, kamera ini juga menghasilkan pembesaran zoom yang lebih tinggi.

Lensanya merupakan desain baru yang menggunakan Micro USM II yang unik untuk mendayakan mekanisme zoom-nya, dan sensor optik serta aktuator linear untuk menggerakkan mekanisme pemfokusannya.

Lensanya memiliki aperture f/2.8 pada ujung wide-angle, dan f/5.6 pada ujung telefoto. Dengan jarak pemotretan minimum (dari ujung lensa) 5cm pada ujung wide-angle dan 85cm pada ujung telefoto, kamera ini memiliki kemampuan makro yang dahsyat. Pada posisi zoom antara, Anda dapat menangkap gambar selayar penuh dari separuh kartu kredit; pada ujung telefoto, Anda bisa mendapatkan hampir seluruh kartu kredit di dalam bingkai. Hal ini membuatnya ideal untuk mengambil gambar tumbuhan dan serangga secara close-up dari jarak jauh.

G3 X saat dimatikan.

Dihidupkan, zoom pada ujung wide-angle.

Dihidupkan, zoom pada ujung telefoto.

Lensanya juga dilengkapi dengan mekanisme stabilisasi gambar optik yang mencegah gambar menjadi buram akibat tangan yang gemetar. Berkat desain aktuator yang baru, tantangan yang dihadapi selama ini pada stabilisasi gambar pada kelompok lensa kedua, sekarang sudah teratasi. Distorsi dan vignetting diminimalkan, dan katanya, bahwa koreksinya pun bagus hingga 3,5 stop. Dalam bidikan uji-coba ini, dengan lensa pada ujung telefoto dan kamera ditangani serta disangga secara hati-hati, kami berhasil mendapatkan gambar yang tidak buram untuk 70% bidikan yang kami ambil pada kecepatan rana 1/125 detik, dan 50% bidikan pada 1/60 detik.

Kamera ini juga dilengkapi dengan fungsi Zoom Framing Assist (Seek) untuk mendukung pembesaran zoom tinggi. Jika Anda kehilangan jejak subjek sewaktu melakukan zoom in, dengan menekan tombol Framing Assist (Seek) pada lensa akan memungkinkan Anda untuk sementara menurunkan faktor zoom sehingga Anda bisa memperoleh kembali subjek Anda yang hilang.

Tombol Framing Assist (Seek) pada lensa. Berikut ini adalah tombol Manual Focus (Fokus Manual).

Fungsi Auto Zoom

Di bawah fungsi Auto Zoom (Zoom Otomatis), Anda dapat memilih dari 5 mode (Auto/Face/Upper Body/Whole Body/Manual) untuk mempertahankan wajah pada ukuran konstan relatif pada layar.

Masakatsu Nagayama

Menjalankan studio periklanan, dan mulai menjadi fotografer freelance pada tahun 1998, di mana dia terutama aktif menggeluti bidang periklanan, memotret untuk majalah dan media online. Spesialisasinya adalah bidikan kehidupan kota.

Digital Camera Watch

Menyampaikan berita harian yang terkait topik,misalnya tentang kamera digital dan perangkat periferal, serta perangkat lunak imaging. Juga menerbitkan berbagai artikel, seperti ulasan tentang penggunaan model kamera digital yang sesungguhnya, dan sampel foto yang diambil dengan menggunakan model baru.

http://dc.watch.impress.co.jp/

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.