Produk

[Bagian 1] PowerShot G5 X: Pencarian untuk Menciptakan EVF yang Memberi Pengalaman Penayangan yang Lebih Baik

Kamera saku dengan sensor besar dan jendela bidik elektronik. Itulah PowerShot G5 X. Tambahan terbaru untuk seri kamera saku premium Canon yang juga memiliki bermacam-macam dial dan kontrol yang pasti akan memikat para penggemar fotografi. Dalam serial baru Wawancara dengan Pengembang, kami mendapatkan wawasan tentang tujuan dan objektif para pengembang untuk PowerShot G5 X. Bagian 1 diawali dengan serial yang berfokus pada EVF built-in, yang telah menerima banyak sekali ulasan positif mengenai penayangan yang bagus dari kamera ini. Apa rahasia di balik ini? Baca terus untuk mengetahuinya.

Halaman: 1 2

(Dari kiri ke kanan)

Mekanisme: Takashi Yoshida, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Elektronik: Ryuji Fukute, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Desain: Yoshihiro Miyazawa, Pusat Desain Produk, Div. Desain 1

Kepala Desain: Kenji Ito, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

UI: Koki Kitaya, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Kualitas Gambar: Atsushi Fujita, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Perencanaan Produk: Yoshikazu Sakagami, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar Grup ICP 3

Pengejaran visibilitas yang sesuai untuk seri G. Pengembangan penuh jendela bidik elektronik yang mendekati jendela bidik optik.

- Ini adalah untuk pertama kali jendela bidik elektronik built-in disertakan dalam deretan premium. Hal apa saja yang Anda tekankan?

Kepala Desain (C di bawah) Ito Sebagai jendela bidik elektronik built-in pertama pada seri G, dan agar dapat menampilkan daya pikat pemotretan melalui jendela bidik yang sungguh menyenangkan, kami mengerahkan segala upaya untuk memastikan visibilitas dan kemudahan penggunaannya sebanding dengan DSLR EOS level pemula, sekaligus mempertahankan ukuran saku. Pertama-tama, segala upaya dikerahkan ke dalam optik, bukan hanya menyangkut sudut pandang lebar, tetapi juga membuatnya agar dapat melihat langsung bagian tepi secara jelas. Titik mata dengan diameter pupil lebar, juga panjang, sehingga, meskipun mata Anda beralih dari posisi frontal, namun titiknya tetap masih dapat ditampilkan dengan benar.

Perencanaan Produk (P di bawah) Sakagami Memasang jendela bidik elektronik tepat di atas lensa di pusat bodi kamera, adalah satu hal lagi yang sangat kami utamakan. Saya berpendapat bahwa inilah lokasi yang wajar untuk jendela bidik, dan ini didesain supaya orang yang biasanya menggunakan kamera SLR, dapat menggunakannya dengan nyaman. Titik mata cukup lebar pada 22mm, sehingga memungkinkannya untuk melihat, meskipun jauh dari jendela bidik. Kecil kemungkinan hidung Anda menyentuh kamera, sehingga orang yang berkacamata akan dapat menggunakan jendela bidik dengan nyaman.

Dengan tampilan kecepatan tinggi 120 fps, dan panel OLED, jeda waktu jendela bidik elektronik ditekan secara signifikan.

C Ito Hal utama lainnya pada jendela bidik ini yaitu, LED (OLED) organiknya.

Elektronik (E di bawah) Fukute Betul. Kali ini, panel jendela bidik menggunakan layar OLED. Karena layar ini memiliki kontras yang lebih tinggi dibandingkan LCD, layar resolusi tinggi 2,36 juta dot ini luar biasa indahnya, dan dengan daya tanggap yang istimewa, jeda waktu bisa ditekan.

P Sakagami Dibandingkan jendela bidik optik, memang betul bahwa titik kelemahan jendela bidik elektronik adalah jeda waktu.

E Fukute Ya, memang benar. Akibatnya, mode tampilan kecepatan tinggi 120 fps disertakan pada G5 X. Tatkala kami berupaya keras untuk menghasilkan jendela bidik dengan jeda waktu sesingkat mungkin yang akan memuaskan para pelanggan, saya yakin bahwa Anda akan memperoleh suatu kualitas apabila Anda melihatnya melalui jendela bidik. Visibilitasnya mengagumkan, dan bisa dikatakan tidak ada rasa kesal akibat jeda waktu.

Mekanisme (M di bawah) Yoshida Saya juga melihat melalui jendela bidik, dan memang, jendela bidik ini memiliki kesan berbeda dari jendela bidik elektronik sampai saat ini. Menurut saya, ini amat sangat indah.

Desain (D di bawah) Miyazawa Karena jendela bidik elektronik memainkan peran yang signifikan pada penampilan kamera ini, banyak sekali pemikiran yang dicurahkan ke dalam pembuatan modelnya. Pertama, saya tidak ingin memberikan kesan bahwa ini sekadar pajangan di bagian atas bodi kamera, jadi, dengan mencocokkan materi dengan komponen lensa, dan menurunkan bagian ujung jendela bidik di balik ujung laras lensa, hal ini menciptakan kesan keterpaduan. Selain itu, lampu kilat juga disertakan di porsi depan jendela bidik elektronik. Dengan meniadakan ruang mati ini, dan membuatnya sekecil mungkin, saya yakin bahwa hasil akhirnya adalah bentuk yang padat secara keseluruhan,

Fungsi dukungan hanya dimungkinkan pada jendela bidik elektronik. Tampilan informasi secara otomatis dioptimalkan pada posisi vertikal.

- Apakah ada aspek apa pun yang menyerupai jendela bidik optik EOS?

UI (U di bawah) Kitaya Ya, ada. UI didesain sedemikian rupa, dan bahkan, orang yang biasanya membidik dengan menggunakan jendela bidik pada kamera EOS, tidak akan mengalami hal mengesalkan. Contohnya, pada Live View, dimungkinkan untuk memusatkan perhatian pada komposisi tanpa informasi pemotretan yang tumpang-tindih.

C Ito Sebaliknya, pada jendela bidik elektronik, terdapat daya tarik untuk berbagai hal yang tidak dimungkinkan pada jendela bidik optik.

U Kitaya Memang benar. Apabila memegang kamera pada posisi vertikal, misalnya, informasi tampilan, seperti ikon, secara otomatis beralih secara vertikal. Jadi, karena cepatnya menangkap informasi, bahkan ketika pada posisi vertikal, ini merupakan hal unik yang memikat pada jendela bidik elektronik. Selain itu, dengan menampilkan hamparan histogram sewaktu memotret, dan dapat melihat melalui jendela bidik ketika membuat film, semua hal yang menarik ini hanya dimungkinkan pada jendela bidik elektronik.

Memegang PowerShot G5 X pada posisi vertikal

Tampilan layar penuh

Tampilan dikurangi

Memegang PowerShot G5 X pada posisi horizontal

Tampilan layar penuh

Tampilan dikurangi

Anda dapat melakukan penyesuaian fokus secara halus ketika melihat melalui jendela bidik. Mendukung MF peaking dan tampilan pembesaran fokus.

Kualitas gambar (I di bawah) Fujita Ketika membuat film, betapa hebatnya bahwa fungsi MF peaking, bahkan berfungsi baik pada jendela bidik. Karena dimungkinkan untuk membuat film pada G5 X sambil mengatur fokus secara manual, Anda dapat menikmati konfirmasi fokus yang dapat diandalkan ketika membuat film yang artistik.

Selain peaking, pembesaran tampilan sewaktu fokus manual, juga didukung untuk pemotretan gambar diam, dan karena cara membaca gambar dari sensor sudah berubah pada G5 X, yang meningkatkan kualitas tampilan area yang diperbesar, kualitas gambar pun begitu bagus sehingga langsung terlihat secara nyata. Tampilan sampai saat ini yang tadinya hanya 2x atau 4x, sekarang mampu menjadi 5x dan 10x, dan saya berpendapat bahwa pemfokusan secara manual sudah jauh lebih mudah dilakukan.

Tampilan yang diperbesar, juga didukung selama pemotretan gambar diam

MF peaking selama pembuatan film

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.