Produk

[Bagian 1] PowerShot G9 X: Rahasia di Balik Keberhasilan Mencapai Operabilitas Tinggi Dalam Bodi Ramping

Kerahasiaan sensor besar dalam bentuk ramping, PowerShot G9 X merupakan salah satu kamera saku premium yang menjanjikan kualitas gambar mencengangkan selain ukurannya yang praktis. Mari kita simak, apa yang dikatakan para pengembang mengenai pengguna yang mereka pertimbangkan, serta berbagai fitur operasional kamera yang baru saja dikembangkan.

(Dari kiri ke kanan)

UI: Ryo Takahashi, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Kualitas Gambar: Tsutomu Ogasawara, Senior Engineer, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Kepala Desain: Futoshi Kobayashi, Staff Engineer, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Perencanaan Produk: Masashi Matsumoto, Manajer Staff Rekanan, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Optik: Kenji Shinohara, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 1

Desain: Keita Takatani, Pusat Desain Produk, Div. Desain 1

Menangkap kehidupan sehari-hari dalam kualitas gambar yang tinggi. Kamera premium yang mudah disimpan.

- G9 X adalah model kamera yang jauh lebih portabel dan ramping daripada G7 X. Apa tujuannya?

Perencanaan Produk (P di bawah) Matsumoto Di antara sekian banyak kamera yang mampu memotret gambar berkualitas tinggi, gagasan kami yang terutama saat mendesainnya yaitu, kamera paling kecil yang bisa Anda bawa-bawa sepanjang waktu. G7 X memiliki keseimbangan antara kualitas gambar tinggi dan ukuran saku, tetapi pada G9 X, tujuan kami yaitu menghasilkan kamera yang bahkan lebih mudah untuk Anda tenteng ke mana saja. Tidak ada hubungan hierarki pada G7 X, malahan, gagasan kami adalah melakukan pendekatan berbeda terhadap kamera dengan individualitas yang berlainan.

Kepala Desain (C di bawah) Kobayashi Kami benar-benar mampu membuat kamera ini memiliki ukuran yang jauh lebih ramping. Menurut saya, pada ukuran ini, dan dimuati dengan sensor tipe 1,0 inci, kami juga telah membuat kemajuan teknologi yang signifikan. Desain optik juga amat sangat sulit. Entah berapa kali kami membahasnya (sambil tertawa).

Optik (O di bawah) Shinohara Memang seperti itu. Biasanya, apabila ukuran sensor meningkat, optik pun menjadi lebih besar, tetapi dengan memanfaatkan tata-cara Canon dalam mengembangkan berbagai optik, kamera ini adalah yang paling tipis* dengan sensor tipe 1,0 inci dan lensa zoom, serta memiliki lebar yang sempit. Memang, lebih sulit untuk memproduksinya, tetapi melalui simulasi purwarupa virtual dan koordinasi yang erat dengan berbagai departemen terkait, melakukan inspeksi produktivitas massal yang berulang kali, ukuran ini tercapai.

* Sejak 3 Juli, 2015. Untuk kamera saku dengan sensor tipe 1,0 inci atau yang lebih besar, dan zoom optik 3x atau lebih besar.

Kualitas gambar (I di bawah) Ogasawara Kami memang membuatnya lebih kecil. Ini adalah ukuran yang pas untuk dimasukkan ke dalam saku, sehingga Anda akan sempat memotret setiap saat. Saya sering menenteng kamera saat menuju kantor, dan saya sangat senang dengan ukuran ini. Kamera ini juga sangat ringan.

P Matsumoto Bahkan bagi mereka yang biasanya memotret dengan SLR, apabila menggunakannya sebagai sub-kamera, alih-alih memikirkan ini dan itu saat memotret, saya yakin bahwa ada kalanya Anda hanya ingin memotret sambil lalu. Sekarang, daripada menggunakan kamera yang berat, Anda dapat memotret sambil lalu dengan kamera kecil, dan Anda juga bisa membidik gambar yang kualitasnya hebat. Dengan menggunakan kamera yang lebih kasual, pemotretan akan menjadi sesuatu yang lebih bisa dinikmati. Dengan G9 X, kami bertujuan menghasilkan kamera yang akan digunakan dalam situasi seperti itu.

Secara efisien, gunakan panel sentuh dan cincin kontrol untuk pengoperasian cepat dengan sensasi baru

- Kontrol, secara khusus lebih menonjol. Saya tercengang ketika melihat bagian belakang kamera.

UI (U di bawah) Takahashi Memang betul begitu. Tidak ada tombol silang, dan hanya ada empat tombol. Juga terdapat panel sentuh, cincin kontrol, dan mode dial.

C Kobayashi Pada awalnya, tidakkah Anda bertanya-tanya, apakah hal ini sungguh bisa terwujud?

U Takahashi Ya. Secara jujur, yang pertama terlintas di benak saya, "Huh?" (sambil tertawa)

P Matsumoto Maaf (sambil tertawa). Pada Perencanaan Produk, kami secara tegas mengusulkan ini, dan semua orang dalam tim UI bekerja mati-matian untuk mencapai simulasi, yang semula saya pikir, apakah ini bisa sungguh-sungguh dicapai. Tujuan yang ingin kami capai hanya kontrol yang sederhana dan ukuran yang ramping, serta mendapatkan kesan pengoperasian seperti smartphone yang memanfaatkan panel sentuh, kami menginginkan sesuatu yang bahkan para pengguna pemula pun bisa menanganinya secara naluri.

U Takahashi Ya. Dan sebagai tambahan, UI didesain dengan gagasan menempatkan hal-hal penting pada pengoperasian manual. Parameter yang dioperasikan oleh cincin kontrol, dan tombol sakelar sebagai eksperimen, baru saja ditempatkan pada panel sentuh kali ini. Semuanya diatur dalam jangkauan ibu jari Anda, sehingga bisa dioperasikan sambil memegang kamera.

Dengan satu kali menyentuh “tombol Switching” (Mengalihkan) yang ditunjukkan dalam warna merah, Anda bisa bergantian antara parameter penyesuaian yang berbeda-beda.

Perubahan pengaturan dapat dilakukan secara nyaman hanya dengan tangan kanan Anda dan cincin kontrol serta komposisinya terkunci dalam posisi

U Takahashi Dengan kamera format besar, seperti EOS, Anda perlu menekan tombol menu dengan tangan kiri apabila membuat perubahan pengaturan, misalnya, tetapi pada G9 X, hal ini pada dasarnya dapat dicapai hanya dengan tangan kanan Anda dan cincin kontrol. Dengan menaruh jari Anda pada tombol rana, dan komposisinya terkunci dalam posisi, Anda dapat mengubah berbagai pengaturan. Jadi, dengan desain ini, hanya sedikit saja kesempatan mengambil foto yang terluputkan. Layar menu juga memanfaatkan desain EOS, jadi menurut hemat saya, para pengguna EOS akan dapat menggunakan ini sebagai sub-kamera tanpa kesulitan apa pun.

C Kobayashi UI ini sungguh mudah digunakan, bukan? Perubahan pengaturan juga dapat dilakukan secara mulus dan nyaman dengan memanfaatkan panel sentuh serta cincin kontrol, sehingga memungkinkan pembuatan gambar secara cepat. Sejujurnya, saya agak mencemaskan bahwa hanya tersedia empat tombol dan UI panel sentuh. Tetapi, setelah mencoba dan melihat hasil akhirnya, saya sangat sependapat. Saya ingin mengeluarkan dan memotret saat ini juga (sambil tertawa).

Mengoperasikan kamera EOS

Dapat dioperasikan secara nyaman, hanya dengan menyentuhkan ibu jari kanan Anda, dan cincin kontrol. Pengoperasian kamera cepat dan nyaman, persis seperti pada EOS.

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.