Tips & Tutorials

[Bagian 2] Foto apa saja yang para orangtua bersyukur telah mengambilnya?

Dalam artikel ini, saya akan memperkenalkan sejumlah saran/kiat untuk mengambil foto kenangan anak Anda, serta teknik untuk mengabadikan kelahiran bayi Anda dan pertumbuhan mereka setiap bulan. Curahkan perhatian khusus pada saran yang diberikan oleh para ayah dan ibu yang telah mengambil ratusan foto anak-anak mereka di waktu lalu. (Ditulis oleh: Camera Biyori Editorial Department, Aya Nagaoka, Rika Yamazaki)

 

Tatapan kasih sang kakak kepada adik kecil yang sedang tidur

Tomoyuki Murakami

Foto ini diambil pada hari kedua setelah anak bungsu kami lahir. Walaupun putri kami diberi tahu, bahwa ibunya sedang hamil dan ia akan punya “adik laki-laki”, putri kami tampak ragu saat menyaksikan kelahiran adiknya. Namun begitu, ekspresi wajahnya cepat berubah saat pertama kali ia melihat sang adik. Bidikan ini menangkap rasa sayang yang dimilikinya sebagai kakak perempuan yang lebih tua.

 
 

[Saran] Teknik Kamera EOS 700D

Mencoba Creative Filter

 

Opsi [Creative filters] memungkinkan Anda membuat perubahan pada ekspresi fotografi, misalnya, warna, nada, dan efek lensa. Pilih [Creative filters] di tab menu [Playback 1], pilih gambar dan tekan tombol SET untuk menampilkan daftar pilihan efek. Pengaturan yang dianjurkan untuk foto bayi yaitu [Soft focus] dan [Toy camera effect].

 
 

Pada hari kami menyambut anggota keempat di keluarga kami

Yoshihiro Hashiguchi

Sewaktu kelahiran putri bungsu kami, istri saya memilih rumah sakit yang memperbolehkan semua orang dalam keluarga menyaksikan kelahiran bayi. Pada hari persalinan, saya membawa dua kamera SLR, satu digital dan satu lagi film, dan mengambil bidikan yang entah berapa banyak, baik di ruang persalinan maupun di kamar. Bidikan ini, yang saya pilih, menangkap ekspresi kelegaan dari istri saya dan senyuman menawan dari putri kami yang lebih tua.

 
 

Kenangan foto keluarga saat liburan

kagioka ryumon

Foto keluarga ini diambil di tempat tidur hotel sewaktu kami bepergian ke kampung halaman istri saya. Biasanya saya tidak meminta keluarga untuk melihat ke kamera, atau berpose, supaya ekspresi mereka dalam bidikan tatap muka ini terlihat menyegarkan bagi saya. Anak bungsu kami sekarang berusia satu setengah tahun, dan foto ini diambil sekitar satu tahun lalu. Sekarang, kalau saya mengenang lagi saat itu, saya baru sadar kalau pipi anak-anak saya montok dan ekspresinya lebih menggemaskan daripada yang saya bayangkan. Bayi tumbuh sangat cepat, dan penampilan mereka pun berubah secara pesat. Dengan membiasakan diri untuk memotret anggota keluarga secara rutin sejak awal, kelak Anda akan dapat menikmati kembali ketika melihat foto mereka.

 
 

Foto favorit yang selama ini saya tampilkan di ruang tamu selama satu dekade.

Katsuhiro Hirata

Anak saya baru saja menginjak usia 10 tahun Foto ini diambil pada acara piknik keluar dan saat bunga mawar sedang bermekaran. Anak saya baru berusia tiga bulan saat itu. Saya suka menyertakan pemandangan sekeliling saat menyusun bidikan. Walaupun keduanya tidak melihat ke kamera, namun bagaimanapun, saya tetap menyukai suasana foto ini, yang berhasil menangkap tatapan kasih istri saya kepada bayi kami di bawah cahaya matahari yang lembut.

 
 

Pada hari sang adik lelaki hadir di dalam keluarga. Bidikan pertama mereka bersama-sama

Shigeki Kanamaru

Kakak yang lebih tua sangat mencintai adiknya, dan membantu memberikan susu botol kepadanya. Pada hari ini, saat sang adik pertama kali tiba di rumah, putra saya yang lebih tua meminta saya untuk mengambil foto mereka berdua. Meskipun putra saya yang memintanya, tiba-tiba ia merasa agak malu-malu, dan memutuskan untuk memakai topeng, sedangkan sang adik kecil berbaring tak berdaya di tempat tidur. Ini adalah bidikan favorit saya, karena sangat menyentuh hati. Ini juga merupakan momen yang sangat khusus bagi anak-anak saya.

 
 

Foto ‘Langsung Jadi' kakak-adik pada suasana pagi sehari-hari

Takuya Miyamoto

Ini adalah foto ‘Langsung Jadi' putra saya yang kedua dan ketiga, yang baru bangun tidur di pagi hari. Putra kedua saya, sang pencinta buku, menaruh gambar buku di sekeliling adiknya yang berbaring di tempat tidur. Tampak seakan-akan ia sedang membacakan cerita kepada adiknya. Sang adik tersenyum, seakan-akan ia sedang menikmati momen itu. Foto ini selalu membuat saya tersenyum setiap kali saya melihatnya. Meskipun kebanyakan foto bayi merupakan bidikan close-up, namun saya menyukai foto ini, karena diambil dari jarak agak jauh sehingga para pemirsanya dapat juga melihat keadaan di sekeliling.

 
 
Camera Biyori

 

Camera Biyori adalah majalah fotografi di Jepang yang memperkenalkan foto serba mempesona dan kegembiraan sehari-hari bersama kamera. Selain mengemukakan berbagai aktivitas ceria yang berkaitan dengan kamera dan fotografi, departemen editorial Camera Biyori juga menawarkan "Camera Biyori Photography School" untuk menganjurkan para pembacanya untuk aktif dalam fotografi dan bergembira-ria.

http://www.camerabiyori.com

Penjualan: Tanggal 20 setiap bulan ganjil. Harga: 780 Yen Jepang. Diterbitkan oleh Daiichi Progress Inc.

 
 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.