Foto & Persona

Jadi, Anda Ingin Jadi Seorang Fotografer Lepas

Inilah daftar 5 hal teratas yang telah saya pelajari selama bertahun-tahun dan masih sedang saya pelajari meskipun saat ini saya telah berkarier sebagai seorang fotografer. (Laporan oleh: Jeremy Lim)

Apa yang terjadi setelah Anda memutuskan untuk melakukan lompatan keyakinan dan memutuskan untuk mengubah hobi Anda menjadi sebuah profesi? Apakah pertanyaan seperti "Apakah ada orang yang akan mempekerjakan saya?" atau "Apakah saya benar-benar cukup bagus untuk ini?" terus membayangi Anda?

Sebelum Anda membiarkan semua pemikiran ini membebani Anda, ambillah satu langkah mundur dan tarik napas. Setiap orang merasa gelisah ketika mereka memulai sesuatu yang baru dan belum pasti, tetapi setiap orang memulai dari suatu tempat, jadi mari kita nikmati perjalanan ini.

1. Bersikap ramah!

Menjadi seorang fotografer bukan hanya tentang bepergian dan mengambil foto yang bagus dan memotret momen-momen yang luar biasa. Ini adalah tentang orang-orang yang Anda temui dan yang bekerja sama dengan Anda.

Begitu Anda memulai, Anda memerlukan orang-orang yang akan percaya pada Anda dan hasil karya Anda, dan bersedia mengambil risiko untuk mendapatkan hasil yang baik bersama Anda. Sebagian besar datang dari keluarga dan teman Anda, yang mengenal Anda dan mengetahui betapa baiknya keahlian Anda. Ketika bisnis Anda mulai bertumbuh, orang-orang akan terus kembali pada Anda bukan hanya karena hasil karya Anda yang hebat, tetapi karena terdapat hubungan dan orang-orang menyukai Anda.

2. Kembangkan jaringan Anda!

Berapa kali Anda sudah memotret momen-momen yang luar biasa dan fotonya hanya disimpan di dalam komputer Anda atau bertengger di dalam hard disk Anda? Mulailah membuat sebuah blog! Ini akan menjadi kesempatan yang akan menghubungkan Anda dengan orang-orang lain dan membiarkan semua orang mengenal Anda melalui karya Anda! Pastikan kontennya orisinal dan belum pernah terlihat sebelumnya, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi orang-orang dan mereka akan kembali pada Anda lagi. Perbarui blog Anda setiap hari jika Anda bisa, bukan hanya dengan karya yang berbasis klien, tetapi juga dengan proyek pribadi. Ini akan menjadikan Anda tetap siap dan berkonsentrasi, serta memungkinkan Anda untuk belajar lebih banyak tentang diri Anda sendiri dan hasil karya Anda. Kemampuan sebagai seorang fotografer seperti ini sangat menarik.

3. Sesuatu yang besar datang dalam wujud kecil

Begitu nama Anda dikenal di luar sana dan portofolio Anda berkembang, Anda tidak akan pernah tahu kapan Anda akan mendapatkan proyek besar.

Setiap tugas selanjutnya bisa mengarah ke sesuatu yang besar, jadi jangan biarkan setiap kesempatan berlalu dan lakukan 110% untuk setiap tugas. Tangani setiap pekerjaan seakan-akan itu adalah yang terakhir dan seakan-akan imbalannya akan langsung berada di pojok ruangan Anda. Setiap fotografer yang sukses memulai dari sesuatu yang kecil, tetapi sesuatu yang besar datang dari wujud yang kecil.

4. Terus bertumbuh

Seseorang pernah berkata pada saya "Anda hanya sehebat hasil pemotretan Anda yang terakhir" dan ternyata itu benar sekali, bahkan sampai saat ini. Selalu temukan jalan dan cara untuk mengembangkan diri Anda sendiri. Amati majalah atau luangkan waktu untuk melakukan pencarian di internet. Miliki bahan referensi atau ikuti akun para fotografer yang Anda kagumi dan pelajari bagaimana mereka melakukan pemotretan mereka dan cobalah lakukan perbaikan dari sana. Temukan waktu untuk proyek pribadi atau lakukan pemotretan sambil berjalan-jalan di sekitar lingkungan Anda - sesuatu mungkin bisa menarik perhatian Anda dan memberikan perspektif baru kepada Anda yang akan berguna dan bisa diterapkan dalam tugas Anda selanjutnya.

5. Bersikap Percaya Diri

Yang terakhir, bersikap percaya diri dalam apa yang Anda lakukan. Fotografi sebagai hobi dan sebagai pekerjaan merupakan dunia yang terpisah. Hal ini tidaklah mudah dan Anda akan melakukan kesalahan di sepanjang perjalanan. Namun, Anda harus bangkit lagi, jalani sekali lagi dan pelajari untuk tidak melakukan kesalahan yang sama lagi.

Jeremy Lim

Sejak Jeremy memegang sebuah kamera untuk pertama kalinya saat tahun-tahun awal dalam sekolah menengah, kamera selalu membuatnya terkagum-kagum. Dengan kemampuan untuk menangkap momen berharga dan berbagi dengan setiap orang di sekelilingnya, Jeremy telah melakukan peliputan berbagai acara untuk majalah Navy News selama menjalani wajib militer di Singapura dan juga memberikan pelayanan dalam tim fotografi pemuda di gerejanya. Dengan kepercayaan bahwa setiap pernikahan bersifat intim dan spesial, lahir dari kasih pasangan tersebut, dia ingin menangkap Kasih itu dengan setiap klik dari kameranya.

http://jeremylimdl.com/

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.