Tips & Tutorials

Kiat untuk Menjadi Seorang Fotografer Minimalis yang Lebih Baik dalam Arsitektur

Fotografi minimalis bukanlah hanya tentang mengisolasi sebuah subjek dari suatu foto. Namun adalah tentang melihat suatu subjek secara berbeda dari yang lainnya, berpikir lebih dalam pada area seperti bentuk, geometri, pencahayaan dan ruang. Ketika selesai dilakukan, foto Anda akan memiliki cerita yang kuat dan juga menyenangkan secara estetis. Berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam fotografi minimalis yang harus kita perhatikan.

EOS 6D, EF24-105mm f/4L IS USM, f/4.0, 105mm, 1/1250 detik, ISO100 oleh Asparukh Akanayev

LAKUKAN: Pertimbangkan berbagai aspek dari fotografi minimalis

Komposisi, warna yang solid, geometri, skala dan tekstur adalah beberapa area yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan pemotretan. Pikirkan pesan yang ingin Anda sampaikan kepada pemirsa Anda, bagaimana aspek tersebut dapat menarik secara visual dan bagaimana aspek tersebut mempengaruhi sebuah foto sebelum menekan tombol shutter.

JANGAN LAKUKAN: Hanya memotret tepi dari sebuah bangunan

Memotret subjek Anda dengan jumlah yang besar pada ruang negatif dapat membingungkan pemirsa. Tujuan dari fotografi hilang ketika komposisi tidak menuntun mata pemirsa kepada subjek, sehingga kehilangan semua konsepnya.

Pelajari kiat dan trik untuk memotret fotografi minimalis yang luar biasa dari arsitektur di sini: Panduan Fotografi Minimalis dalam Arsitektur

EOS 760D, EF-S18-200mm f/3.5-5.6 IS, f/3.5, 18mm, 1/40 detik, ISO200 oleh Susanne Nilsson

LAKUKAN: Bermainlah dengan garis

Gunakan garis arsitektur sebagai teknik komposisi untuk menciptakan kesan kedalaman. Garis dapat ditafsirkan dalam berbagai cara, dari pemisahan, koneksi hingga isolasi. Susun bingkai Anda secara bijak - dua bangunan yang terpisah, atau satu dengan garis menuju langit. Pilihlah pengaturan yang tepat dan biarkan garis tersebut melakukan sisanya.

EOS 500D, EF-S18-200mm f/3.5-5.6 IS, f/5.6, 200mm, 1/250 detik, ISO1600 oleh Cristian Bortes

JANGAN LAKUKAN: Menganggap bahwa Aturan Sepertiga adalah satu-satunya aturan

Berlawanan dengan keyakinan yang populer, Valentina Loffredo, fotografer minimalis ini berpikir bahwa aturan sepertiga tidak berlaku dalam fotografi minimalis. 'Aturan sepertiga tidak berlaku di sini, mungkin aturan keempat atau kelima dapat diterapkan,' katanya. 'Saya tidak suka ketika suatu foto memiliki sebuah titik fokus di sekitar tengah foto namun tidak benar-benar ada di sana. Hal itu seperti suatu kesalahan, bukan suatu pilihan.'

LAKUKAN: Latihlah mata Anda untuk melihat bentuk

Cobalah untuk tidak memotret sesuatu secara harfiah. Jendela bukanlah hanya jendela, namun juga terdiri dari persegi, persegi panjang, garis, dan kurva. Tangga bukanlah hanya anak tangga - melainkan terdiri dari segitiga, diagonal dan garis lurus. Jika Anda melatih mata untuk melihat subjek seperti ini, Anda akan membuka sebuah dunia yang terdiri dari bentuk, geometri, dan peluang.

EOS 600D, EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS II, f/32, 45mm, 1/15 detik, ISO100 oleh M. Accarino

JANGAN LAKUKAN: Memotret apa yang dipotret oleh orang lain

Seribu gambar yang berbeda pada subjek yang sama dengan sudut yang sama... terdengar akrab? Jangan melakukan kesalahan yang dilakukan oleh orang lain. Sebagai seorang fotografer minimalis, selalu cari sudut pandang yang baru ketika memotret arsitektur. Tampil beda dan ciptakan sudut pandang unik untuk Anda sendiri.

LAKUKAN: Luangkan waktu untuk mengamati arsitektur

Chan Dick, fotografer minimalis ini menghabiskan waktu untuk berjalan di sekitar suatu bangunan, mengamati dan membenamkan dirinya dalam hubungan dari dirinya dengan arsitektur tersebut sebelum memotretnya. Terkadang, mengetahui sebuah arsitektur dengan baik dapat menghasilkan sudut pandang, komposisi yang lebih baik dan tentunya, sebuah foto yang indah.

JANGAN LAKUKAN: Hanya memotret bangunan

Menambahkan elemen manusia dalam sebuah bingkai dapat menciptakan banyak perbedaan dalam sebuah foto. Ingatlah bahwa minimalis tidak berarti hanya memotret seseorang di sebuah jendela, atau seseorang di sebuah trotoar untuk menceritakan sebuah kisah dan memancarkan emosi seperti kesepian, melankolis, atau menggambarkan kualitas dari kebebasan.

 

Daftar dan dapatkan update terbaru tentang berita, kiat dan trik fotografi!

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.