Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

[Bayi Bagian 2] Menampilkan Kelucuan Bayi Secara Dekat

2015-09-24
0
1.91 k
Dalam artikel ini:

Berbagai fitur lucu khas bayi, seperti tangan dan kakinya yang mungil serta rambutnya yang halus seperti kapas, adalah sebagian hal-hal kecil yang pasti tidak ingin Anda lewatkan untuk diabadikan dalam foto. Dalam artikel kedua serial ini, saya akan menyoroti beberapa saran tentang cara mengambil bidikan close-up bayi. (Diedit oleh: Camera Biyori, Foto oleh: Shino Chikura)

Dekati subjek Anda (tapi curahkan perhatian pada komposisinya)

Apabila memotret bagian yang berbeda-beda pada bayi, kiatnya yaitu, mendekati bagian yang menurut Anda menggemaskan. Dengan begitu, Anda bisa menyoroti bagian yang ingin Anda kemukakan. Yang juga penting adalah mencoba berbagai sudut dan komposisi serta mencurahkan perhatian pada seluruh layar supaya benda yang tak diperlukan tidak tertangkap dalam gambar.

Mode Operasi

Program AE

Kecepatan pun sangat penting apabila mengambil foto bayi. Mode paling aman untuk digunakan yaitu mode Program AE, di mana kamera memerlukan waktu kurang dari sekejap untuk menghitung pencahayaan yang sesuai. Kompensasi pencahayaan bisa ditetapkan pada nilai berapa pun, yang berarti bahwa Anda bisa mengendalikan kecerahan foto dan menyesuaikannya sekehendak Anda.

"Tangan mungil"

[Shooting Conditions]
Lokasi Pemotretan (cuaca): Di Dalam Ruangan (mendung)
Kondisi cahaya: Pencahayaan di dalam ruangan
Kompensasi pencahayaan: EV+2

Bentuk tangan dengan jemari yang lentik tampak lucu, jadi, saya mengambil gambarnya. Dengan sengaja, saya tidak menampilkan wajah bayi, karena rincian tangannya sudah mencakup lebih dari cukup. Karena bayi tidak akan bergerak seperti yang Anda inginkan, maka, ubahlah posisi Anda sambil memeriksa melalui kamera untuk menemukan posisi yang akan memperlihatkan tangan bayi pada sudut yang sesuai.

"Kaki mungil menggemaskan"

[Shooting Conditions]
Lokasi Pemotretan (cuaca): Di Dalam Ruangan (mendung)
Kondisi cahaya: Pencahayaan di dalam ruangan
Kompensasi pencahayaan: EV+2

Kaki mungil berkerut dari bayi baru lahir. Karena bayi sering sekali menggerakkan kakinya, pastikan bahwa kakinya berada dalam fokus. Setelah mengambil beberapa bidikan, tekan tombol playback (putar ulang) untuk memeriksa, apakah ada foto yang buram atau di luar fokus.

"Rambut, halus seperti kapas"

[Shooting Conditions]
Lokasi Pemotretan (cuaca): Di luar ruangan (cerah)
Kondisi cahaya: Sinar dari sisi kiri gambar.
Kompensasi pencahayaan: EV+2

Ini adalah bidikan yang saya ambil ketika saya keluar ruangan. Dengan cahaya yang menyinari dari sisi rambut yang halus seperti kapas, saya menganggap bahwa itu sungguh pemandangan yang indah dan menangkapnya tanpa berpikir dua kali. Saya juga akan merekomendasikan penggunaan kompensasi pencahayaan ketika memotret dalam kehadiran cahaya latar (cahaya menyinari dari belakang subjek). Walaupun bidikan diambil secara spontan, namun rincian rambutnya tampak indah memukau, karena saya sangat dekat dengannya. Seperti pada foto sebelumnya, wajah bayi juga sengaja tidak diperlihatkan di sini. Apabila Anda mengambil bidikan sebagian dengan komposisi bebas, kadang Anda mendapatkan bidikan yang menarik.

[BUTIR] Bagaimana cara Anda mendekati area yang ingin dibidik?

Dekati saja sampai Anda mencapai jarak fokus terdekat

Jarak fokus terdekat yaitu jarak yang menunjukkan seberapa dekat jarak Anda ke subjek. Jarak pendekatan bervariasi menurut lensa dan jarak ini ditunjukkan pada lensa, misalnya “0,25m/0,8ft” dan selanjutnya.

Shino Chikura

Fotografer dan ibu dari dua anak perempuan berusia 4 dan 1 tahun. Setelah lulus dari universitas, ia pergi ke Jerman untuk belajar di bawah asuhan Andre Rival dan Ulrike Schamoni sebelum memutuskan untuk mandiri.

Camera Biyori

Camera Biyori adalah majalah fotografi di Jepang yang memperkenalkan foto serba mempesona dan kegembiraan sehari-hari bersama kamera. Selain mengemukakan berbagai aktivitas ceria yang berkaitan dengan kamera dan fotografi, departemen editorial Camera Biyori juga menawarkan “Camera Biyori Photography School” untuk menganjurkan para pembacanya untuk aktif dalam fotografi dan bergembira-ria.

http://www.camerabiyori.com

Diterbitkan oleh Daiichi Progress Inc.

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami