Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

Difuser Cahaya Buatan Sendiri: Bahan yang Berbeda, Hasil Akhir yang Berbeda

2020-09-03
3
1.75 k
Dalam artikel ini:

Anda tidak memerlukan peralatan atau produk paling mahal untuk mendapatkan hasil foto yang bagus. Ada banyak alternatif sederhana yang bisa anda temukan - khususnya di rumah anda - yang bisa membantu anda mendapatkan hasil foto yang anda dambakan.

Kami memulai perjalanan DIY fotografi ini dengan memperlihatkan anda cara membuat DIY kotak cahaya, difuser, reflektor cahaya yang tidak mahal, dan kegunaan dari masing-masing produk. Kali ini kami akan memperlihatkan anda bagaimana anda bisa memanfaatkan benda-benda umum yang dapat anda temukan di rumah sebagai panel difuser untuk difuser dan kotak cahaya DIY anda serta hasil akhir yang berbeda dengan masing-masing bahan yang berbeda.

 

Kertas Minyak

Menjaga pengaturan pencahayaan dan segitiga paparan eksposur tetap konstan, kami memutuskan untuk bereksperimen dengan lapisan kertas minyak yang berbeda untuk menguji bagaimana hal ini akan memengaruhi hasil akhirnya.





Penemuan: Cahaya menjadi lebih tersebar dan membuat kita mendapat hasil akhir foto yang lebih pudar saat lapisan tambahan ditambahkan pada panel difuser.

 

Kertas Putih

Bila dibandingkan dengan kertas minyak, kertas putih kurang transparan dan akan membutuhkan kecepatan rana kamera yang lebih lambat, ISO yang lebih tinggi, atau bukaan kamera yang lebih besar untuk mendapatkan hasil foto yang lebih cerah. Kami menggunakan kecepatan rana kamera yang lebih lambat untuk contoh di bawah ini.

Tips saat bekerja dengan kecepatan rana kamera yang lebih lambat adalah dengan memanfaatkan tripod untuk menghilangkan segala blur yang disebabkan oleh gerakan tangan yang memegang kamera.

 

Tas Plastik Putih

Mirip dengan kertas minyak, tas kresek transparan bisa bekerja dengan baik seperti lembaran difuser. Namun, mereka cukup rapuh dan tidak mudah untuk ditangani saat dipotong ukurannya menjadi ukuran biasa untuk mencocokkan pada bingkai dari hasil fotografi DIY anda.

 

Kertas Roti

 

Kertas Transparan Berwarna

Bila anda berpikir untuk menambah lapisan atasnya dengan warna yang indah bagi pengambilan foto produk anda, pilihlah kertas transparan berwarna. Kami mrnggunakan kertas kaca cetak berwarna untuk mendapatkan hasil foto di bawah.

Tips: Anda juga bisa menggunakan tas kresek transparan berwarna.




Efek di atas didapatkan dengan meletakkan panel kotak cahaya di kiri dengan kertas transparan berwarna kuning dan pada panel kotak cahaya di kanan dengan kertas transparan berwarna biru.

Teori warna bekerja saat lapisan kertas transparan yang berbeda bekerja bersama. Kuning dan biru menciptakan lapisan warna hijau di atasnya!

 

Bubble Wrap

Percobaan terakhir kami adalah dengan menggunakan bahan bertekstur seperti bubble wrap jni. Untuk pengambilan foto ini, kami memilih untuk menggunakan dua lampu flash dari dua ponsel daripada dengan lampu sorot studio biasa (karena cahaya dari lampu studio terlalu kuat dan akan melemahkan bayangan yang dibentuk dari masing-masing plastik bubble). Secara keseluruhan, kami merasa bahwa efek yang muncul memberikan sentuhan yang unik pada tampilan foto.



Kemudian, kami mewarnai beberapa bagian bubble wrap dengan spidol permanen dan warna-warnanya muncul!Tidakkah efeknya terlihat seperti kaleidoskop?

Daftar ini tidak berhenti di sini!Teruslah mencoba dan berkreasi dengan benda-benda yang anda miliki di rumah seperti bahan yang bertekstur, kantung plastik berpola dan masih banyak lagi. Temukan hal yang bekerja dengan baik baik anda atau benda yang memberikanmu keunikan tersendiri dibandingkan dengan orang lain, jangan lupa juga untuk membagikan hasil foto atau menginspirasi komunitas fotografi anda untuk mencoba hal yang sama juga!

 

Untuk artikel yang mirip:
3 Produk Fotografi Esensial yang Anda Bisa Buat Sendiri (DIY)
Cara Membuat Kotak Cahaya yang Murah dari Dasar

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami