Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Inspirations >> Pajangan Fotografer

Warna-warni Kota Hue – Gaya Seni Memotret

2016-11-28
9
12.15 k
Dalam artikel ini:

Canon EOS 5D Mark IV, EF24-70mm f/2.8L II USM lens, f/2.8, 67mm, 1/500, ISO 100
Seorang pedagang kios menatap dari kejauhan

Dari jalan-jalan yang ramai dan sibuk di pusat kota hingga kampung nelayan di Hue, selalu ada kesempatan untuk menghasilkan potret yang indah. Tetapi bagaimana cara menggambarkan karakter-karakter yang menarik ini?

 

Seni Memotret Lingkungan

Canon EOS 5D Mark IV, EF24-70mm f/2.8L II USM lens, f/2.8, 47mm, 1/6400, ISO 500
Seorang wanita dalam pakaian tradisional Vietnamese akan memulai harinya

Biasanya menggambarkan kehidupan sehari-hari, seni memotret lingkungan menampilkan subjek dalam lingkungan umum, baik di rumah atau dalam pekerjaan. Genre seni memotret ini bagus untuk menampilkan karakter dari subjek serta objek-objek di sekelilingnya sebagai simbol hidupnya. Dengan menampilkan subjek di lingkungannya, ia akan merasa lebih nyaman, sehingga menghasilkan foto yang lebih alami.

Canon EOS 5D Mark IV, EF24-70mm f/2.8L II USM lens, f/2.8, 39mm, 1/2500, ISO 500
Seorang pria tua tersenyum menghadap kamera

Latar belakang yang kacau bisa mengalihkan perhatian, tetapi dalam seni memotret lingkungan, hal ini bisa menguntungkan karena menambahkan dimensi pada foto Anda. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan diafragma rendah untuk kedalaman ruang yang lebih besar untuk mengarahkan fokus pada subjek Anda.

Bacalah lebih lanjut tentang dasar pengaturan Diafragma: [Pelajaran 3] Belajar tentang Aperture

 

Seni Memotret Inkonvensional

Canon EOS 5D Mark IV, EF24-70mm f/2.8L II USM lens, f/2.8, 47mm, 1/6400, ISO 500
Seorang nelayan wanita menambal jaringnya di bawah sinar matahari sore

Pikirkan genre ini sebagai seni memotret reguler Anda, tetapi dengan sedikit putaran. Menyatukan perlengkapan dari objek sehari-hari bisa menguntungkan Anda dengan menambahkan dimensi ekstra pada kisah Anda – Anda hanya perlu berpikir kreatif dengan apa yang harus digunakan! Dalam foto di atas, saya memotret wanita dari kampung nelayan ini melalui jaring ikan miliknya yang tergeletak untuk menciptakan komposisi yang unik. Hal ini juga menekankan kembali siapa dia dan apa mata pencahariannya.

Canon EOS 5D Mark IV, EF24-70mm f/2.8L II USM lens, f/2.8, 24mm, 1/2500, ISO 500
Seorang pria tua tersenyum di tengah batang bambu kering

Ada beberapa pemotretan terbaik yang terjadi secara kebetulan – cukup pastikan kamera Anda selalu dalam keadaan siaga!

 

Seni Memotret Jalanan

Canon EOS 5D Mark IV, EF24-70mm f/2.8L II USM lens, f/2.8, 35mm, 1/640, ISO 250
Seorang pembuat dupa tradisional menunjukkan hasil kerja kerasnya selama sehari

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan dengan seni memotret jalanan – direncanakan dan tidak direncanakan. Dalam seni memotret jalanan yang direncanakan, Anda tidak mengubah sekeliling subjek, melainkan subjeknya. Berikan sesuatu untuk dipegang oleh mereka atau tempatkan mereka di posisi yang terbaik menurut Anda untuk foto Anda (ingatlah untuk bersikap sopan saat Anda memintanya). Dalam foto pembuat dupa ini, saya pikir warna dupanya benar-benar terlihat menonjol di tengah pintu biru, jadi saya memintanya berdiri di sana.

Canon EOS 5D Mark IV, EF16-35mm f/4L IS USM lens, f/4, 16mm, 1/3200, ISO 100
Seorang nelayan di laut, melemparkan jaringnya penangkapan hari itu

Seni memotret jalanan yang tidak direncanakan mungkin memerlukan sedikit kesabaran (saya memotret pria ini setidaknya 50 kali sebelum mendapatkan foto ini) tetapi tentunya hasilnya tidak mengecewakan. Ada beberapa pemotretan terbaik yang terjadi secara kebetulan – cukup pastikan kamera Anda selalu dalam keadaan siaga!

Saksikan keseluruhan video di sini:

 

 

 

 

 

 

Daftar dan dapatkan update terbaru tentang berita, kiat dan trik fotografi!

 

Mengenai Penulis

Justin Mott

Justin adalah seorang fotografer dokumenter, editorial dan komersial pemenang penghargaan yang lahir di Rhode Island AS dan tinggal selama lebih dari delapan tahun di Asia Tenggara. Hasil karyanya telah ditampilkan dalam beragam publikasi seperti The New York Times, TIME, The Wall Street Journal, Newsweek, The Guardian, BBC, CNN, Bon Appetit, Forbes dan berbagai publikasi internasional lainnya.

Askmott.com
justinmott.com

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami