Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Inspirations >> Pajangan Fotografer Part1

Perjalanan Menggapai Bintang - Pemotretan Astrofotografi Justin Mott Untuk Pertama Kalinya

2017-05-03
1
2.57 k
Dalam artikel ini:

Ada yang menganggap astrofotografi sebagai genre fotografi yang paling teknis, namun astrofotografi telah meraup popularitas di kalangan fotografer profesional dan amatir selama beberapa tahun ini. Justin yang terkenal dengan fotografi potret dan jalanan yang menakjubkan, mencoba astrofotografi untuk pertama kalinya dan menceritakan pemikirannya dalam pengalaman kali ini.

EOS 5D Mark IV, lensa EF24-70mm f/2.8L II USM, f/4, 25 detik, 24mm, ISO6400
Ujung Borneo

Itu adalah pertama kalinya Anda melakukan pemotretan astrofotografi, bagaimana perasaan Anda sebelum pemotretan?

Saya telah melakukan hampir semua jenis pemotretan pada level profesional kecuali astrofotografi, jadi saya merasa senang bisa belajar dari salah seorang fotografer terbaik, Mark Gee.

Apa saja tantangan awal yang Anda rasakan sebagai hal yang paling sulit untuk diatasi?

Kesabaran, dulu saya terus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya, dan dalam astrofotografi, Anda harus menunggu dan merencanakan dengan baik. Terdapat begitu banyak perencanaan hanya dalam satu pemotretan, hal ini memaksa Anda untuk memperlambat langkah dan benar-benar memikirkannya dengan baik. Ini hampir seperti pemotretan film.

Bagaimana perasaan Anda tentang gambar-gambar yang berhasil Anda abadikan? Apakah Anda senang?

Lumayan, saya lebih berfokus menyaksikan Mark bekerja dan mempelajari tekniknya, saya tidak terlalu menambahkan gaya saya dalam gambar-gambar itu. Begitu saya mempelajari tekniknya dengan lebih baik, saya ingin sekali menanamkan gaya saya dalam astrofotografi saya.

EOS 5D Mark IV, lensa EF24-70mm f/2.8L II USM, f/4, 25 detik, 24mm, ISO6400
Siluet pohon palem yang menyendiri di tengah langit berbintang

Apakah Anda terinspirasi untuk melakukan lebih banyak pemotretan astrofotografi di masa mendatang?

Tentu saja, seperti yang saya katakan tadi, saya ingin menanamkan gaya saya ke dalam astrofotografi saya dan menjadikannya sebagai gaya khas milik saya. Sebagai contoh, saya suka memotret orang-orang, jadi saya ingin menemukan cara terbaik untuk menampilkan mereka dalam bingkai saya.

Apakah Anda pikir Anda akan menggabungkannya ke dalam hasil karya Anda?

Bisnis saya, Mott Visuals, melakukan banyak fotografi resor dan produksi video di beberapa tempat yang menakjubkan seperti Vanuatu dan Fiji. Saya harap dulu saya bisa mempelajari teknik-teknik tersebut lebih awal karena negara-negara itu memiliki langit cerah yang penuh bintang, sehingga saya bisa menggabungkan astrofotografi dalam pemotretan arsitektural untuk para klien saya.

Apa saja pemikiran Anda tentang astrofotografi saat ini setelah Anda mencobanya?

Setelah menyaksikan Mark menghasilkan foto-fotonya dengan begitu cermat, I sangat hormat dan kagum dengan keindahan astrofotografi.

Bagaimana perasaan Anda ketika melihat foto pertama yang berhasil Anda abadikan?

Saya lebih terkesan dengan kamera tersebut dibandingkan dengan saya sendiri. Mengagumkan sekali ketika melihat semua details dan warna-warna yang indah di langit dengan pemotretan pencahayaan yang panjang dengan ISO yang tinggi. Langkah selanjutnya bagi saya adalah tidak membiarkan kamera tersebut yang melakukan segalanya – saya perlu menambahkan sisi kreatif dan gaya saya pada gambar-gambar tersebut.

EOS 5D Mark IV, lensa EF24-70mm f/2.8L II USM, f/4, 25 detik, 24mm, ISO6400
Lukisan cahaya pada pohon palem

Saksikan video tentang cara melakukannya di sini:

 

 

 

 

 

Artikel ini adalah bagian dari seri “Perjalanan Menggapai Bintang”. Baca lebih banyak artikel dari seri ini di sini:

Perjalanan Menggapai Bintang - Pemotretan Astrofotografi Justin Mott Untuk Pertama Kalinya
Perjalanan Manggapai Bintang - Ulasan Mark Gee Tentang EOS 5D Mark IV untuk Astrofotografi
Perjalanan Menggapai Bintang - Cara Jitu Menuju Astrofotografi
Perjalanan Menggapai Bintang - Astrofotografi di Kudat

 

Daftar dan dapatkan update terbaru tentang berita, kiat dan trik fotografi!

Mengenai Penulis

Justin Mott

Justin adalah seorang fotografer dokumenter, editorial dan komersial pemenang penghargaan yang lahir di Rhode Island AS dan tinggal selama lebih dari delapan tahun di Asia Tenggara. Hasil karyanya telah ditampilkan dalam beragam publikasi seperti The New York Times, TIME, The Wall Street Journal, Newsweek, The Guardian, BBC, CNN, Bon Appetit, Forbes dan berbagai publikasi internasional lainnya.

Askmott.com
justinmott.com

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami