Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

Tips & Trik: Fotografi Akuarium untuk Ikan Cupang

2017-11-03
15
15.63 k
Dalam artikel ini:

Ikan cupang adalah sejenis ikan air tawar yang hidup di rawa-rawa. Ikan ini banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia dan Vietnam. Pecinta ikan cupang membedakan mereka dalam tiga kategori, yaitu: ikan hias, ikan petarung dan ikan liar. Salah satu jenis ikan cupang dari Indonesia adalah Ikan Cupang Kepala-Ular, dan ikan ini sering ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur.

betta fish photography with canon eos 60d

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; f/20; 100mm; 1/125 sec; ISO-100

Ikan cupang memiliki bentuk dan karakter yang unik. Bentuknya mungil, dengan ukuran paling besarnya hanya mencapai panjang lima sentimeter. Mereka sangat agresif dan teritorial, dan mereka bisa bertahan hingga waktu yang cukup lama, walaupun ditempatkan di dalam kontainer kecil tanpa alat sirkulasi udara.

Ikan cupang hias terdiri dari beberapa tipe, termasuk Halfmoon, Dumbo Ear dan Crowntail. Setiap spesies memiliki karakteristik masing-masing. Halfmoon memiliki sirip simetris dan ekor yang menyerupai bulan setengah, yang membuatnya terlihat anggun saat berenang. Dumbo ear adalah jenis yang paling susah ditemukan di Indonesia. Apa yang membuat Dumbo Ears unik adalah ukuran sirip dadanya. Sementara itu, Crowntails memiliki sirip bercabang yang mirip seperti bentuk kepangan rambut yang disisir.

betta fish photography with canon eos 60d

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; 100mm; f/22; 1/125 sec; ISO-100

Ini adalah tips dan trik untuk memotret ikan cupang:

Bersabarlah dan pelajari tiap gerak-geriknya

Untuk mendapatkan potret yang sempurna, perhatikan detilnya dan bersabarlah. Sebagai fotografer, belajarlah dan amati pola gerakan mereka berenang di dalam akuarium. Ketika kamu telah mengetahui gerak-gerik mereka, memgambil gambar yang sempurna menjadi lebih mudah.

betta fish photography with canon eos 60d

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; 100mm; f/20; 1/125 sec; ISO-100

Memotret pada saat waktu makan

Waktu memotret yang paling baik adalah ketika ikan cupang sedang lapar. Mengapa? Karena mereka akan bergerak memutar saat sedang makan, dan ketika mereka berenang inilah merupakan kesempatan yang baik untuk kita memotret pergerakan yang indah dan unik.

betta fish photography with canon eos 60d

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; 100mm; f/18; 1/125 sec; ISO-100

Persiapkan objek yang runcing

Ikan cupang adalah mahluk teritorial. Ketika mencoba potret, gunakan ujung pensil atau benda runcing lainnya untuk memancing ikan sehingga mereka berada pada posisi yang tepat.

betta fish photography with canon eos 60d

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; 100mm; f/20; 1/125 sec; ISO-100

Gunakan lensa makro dan alas berwarna hitam

Hindari penggunaan alas yang bermotif ramai karena dapat merusak tampilan. Sebagai gantinya, gunakan warna simpel atau hitam sebagai latar belakang. Penggunaan lensa makro juga bisa meningkatkan hasilnya.

betta fish photography with canon eos 60d

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; 100mm; f/22; 1/125 sec; ISO-160

Flash dan pencahayaan lainnya

Gunakan lampu kilat dan pencahayaan lainnya untuk mendapatkan fokus yang halus dan tepat. Pastikan kamu mempunyai alat pencahayaan yang memadai untuk memfokuskan tangki ikan. Belajar bagaimana persiapannya dan bagaimana mempersiapkan lampu kilat dan pencahayaan di artikel ini.

canon eos 60d betta fish photography

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; 100mm; f/22; 1/125 sec; ISO-160

Mengatur aperture dan kecepatan rana

Gunakan pengaturan aperture dari 20-22 dan kecepatan rana tinggi  karena Anda akan memotret ikan yang memiliki pergerakan cepat dan tak terduga.

betta fish photography with canon eos 60d

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; 100mm; f/20; 1/125 sec; ISO-100

Gunakan tripod

Tripod membantumu memegang kamera dalam waktu yang lama ketika pemotretan. Berdasarkan pengalaman saya dalam fotografi ikan, mendapatkan bidikan yang tepat membutuhkan waktu. Jika kamu belum yakin tripod mana yang pantas untuk kebutuhan fotografimu, kamu bisa baca tipsnya di sini

betta fish photography with canon eos60d

EOS 60D; EF100mm f/2.8 Macro USM; 100mm; f/20; 1/125 sec; ISO-100

Simak artikel di bawah ini tentang cara memotret ikan di akuarium:

Canon EOS 80D - DSLR kisaran menengah dengan peningkatan AF

EOS M10 Pelajaran 3: Teknik Mengambil Foto Serba Indah dalam Akuarium dengan Creative Assist Mode

Memotret Ikan yang Berenang tanpa Buram


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Mengenai Penulis

Nyoman Arya Suartawan

Saya mendalami dunia fotografi di tahun 2010, ketika saya bertugas sebagai Video editor di TVRI Bali, salah satu saluran televisi lokal di Indonesia. Saya mempelajarinya secara otodidak tanpa henti lewat teman-teman saya, yang merupakan seorang fotografer profesional. Fotografi telah menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi saya karena fotografi memampukan saya untuk mengabadikan setiap momen yang hanya terjadi sekali saja.

www.nasbali.com  or Instagram: @nyoman_arya_suartawan 

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami