LOGIN/SIGN UP function is disabled for upgrade and maintenance. It will resume on 22/01/2022 10.30 AM SGT. Sorry for any inconvenience caused.
Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Contoh Flat Lay untuk Menginspirasi Fotografi Makanan Anda

Menerapkan Filter-Filter Kreatif pada Fotografi Makanan BerseniDengan banyaknya foto flat lay yang diambil dan diunggah secara online setiap hari, mungkin sulit untuk terlihat lebih menonjol dari semuanya. Hari ini, kita akan membedah tiga flat lay indah yang diambil oleh komunitas fotografer makanan Canon untuk mempelajari cara melakukannya dan agar Anda dapat mempelajari satu atau dua trik!


EOS 5D Mark III, EF50mm f/1.2L USM, f/8, ISO 100, 1/160s, 50mm
Oleh @benetan74

Komposisi Simetris: teknik sederhana namun efektif untuk flat lay adalah dengan menempatkan subjek (atau hidangan) utama Anda tepat di tengah gambar atau frame dan membuat pola simetris menggunakan elemen lain untuk membingkainya. Dalam gambar ini, hidangannya dibingkai oleh mangkuk nasi dan sumpit yang terlihat serupa. Komposisi ini lugas dan jelas, memungkinkan pemirsa untuk secara akurat mengidentifikasi titik fokus dalam foto.

Kontras: ada banyak kontras yang terjadi pada gambar. Salah satu kontrasnya adalah nasi yang berwarna putih dan hidangan berwarna cerah di tengahnya. Kontras yang lebih halus ada pada pilihan sayuran dalam hidangan utama dengan piring merah tempat sayuran tersebut disajikan. Ini meningkatkan efek foto karena memungkinkan elemen utama terlihat menonjol untuk menarik perhatian pemirsa. Pelajari cara menangkap warna secara akurat dalam gambar Anda di sini!

Elemen Netral: elemen yang digunakan tidak bersaing untuk mendapatkan perhatian. Sebaliknya, mereka memiliki nada warna yang hampir sama dengan latar belakang dan hanya ada di sana untuk mengungkapkan cerita.

 

EOS 5D Mark III, EF50mm f/1.2L USM, f/8, ISO 100, 1/160s, 50mm
Oleh @benetan74

Kontras dan Pembingkaian: menggunakan terang dan gelap, gambar ini diambil di tepi meja berwarna putih yang kontras dengan lantai dan kursi kayu yang berwarna gelap. Ini menciptakan komposisi bingkai-dalam-bingkai, menonjolkan makanan di atas meja putih. Penggunaan latar belakang netral (meja dan lantai kayu) menciptakan efek kontras yang berpadu apik dengan piring yang cerah dan warna pada makanan.

Tekstur: perhatikan bagaimana semua hal lain dalam gambar terlihat datar dan tidak bertekstur kecuali makanannya? Hal ini memungkinkan makanan terlihat lebih dimensional dan menggugah selera. Tentu saja, pencahayaan juga berperan penting dalam menciptakan jumlah bayangan yang tepat pada nasi.

Penempatan Tidak di Tengah: meskipun menempatkan subjek di tengah itu bagus, membuatnya tidak tepat berada di tengah memberikan keseimbangan asimetris dinamis pada gambar karena satu sisi menjadi lebih berat daripada sisi lainnya. Gambar ini sekarang memberikan lebih banyak penekanan pada bagian bawah, menambahkan lebih banyak daya tarik.

 


EOS 70D, EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS STM, f/8, ISO 320, 1/5s, 29mm
Oleh @nickastig

Elemen Manusia: menambahkan elemen manusia dalam foto flat lay Anda akan memanusiakan gambar dan membuatnya lebih terhubung dengan pemirsa. Elemen manusia juga bisa digunakan untuk menghadirkan drama melalui aksi tertentu dalam gambar. Berikut adalah contoh menambahkan drama melalui foto menarik keju!

Bercerita: penggunaan elemen, seperti beri merah dan daun, terkait dengan makanan dan menambahkan alur cerita yang sentimental, bernuansa pedesaan, dan meriah ke dalam gambar. Seseorang dapat dengan cepat menafsirkan gambar ini terinspirasi oleh Natal atau Thanksgiving.

Tips Bonus:

  1. Jika bukan Anda yang menyiapkan makanan, Anda tidak akan memiliki banyak kontrol atas bagaimana warna muncul di hidangan utama. Namun, Anda selalu dapat bermain-main dengan elemen yang dapat Anda kontrol, seperti alat peraga, latar belakang, dan komposisi. Usahakan untuk memilih alat peraga yang melengkapi nuansa warna pada gambar untuk tampilan yang kontras atau dalam nada warna yang sama untuk nuansa monokromatik.
  2. Flat lay tidak cocok untuk semua makanan! Beberapa makanan terlihat lebih baik saat difoto dari sudut lain. Namun, Anda masih bisa bereksperimen dengan penempatan makanan jika diperlukan. Misalnya, Anda dapat mengambil tumpukan hamburger, memotongnya menjadi dua dan menghadapkannya ke atas untuk menampilkan makanan dengan cara yang berbeda.
  3. Gunakan tripod dengan lengan ekstensi! Dengan cara ini, Anda dapat menangkap foto dari atas ke bawah tanpa perlu memotret dengan mode genggam. Anda juga dapat memutar monitor LCD Vari-angle di kamera Anda agar bisa melihat di layar dengan nyaman (ponsel, tablet atau komputer saat menggunakan metode tethered shooting). Selain itu, ini memungkinkan lebih banyak penyesuaian untuk menyesuaikan foto dengan akurat sambil membantu pembingkaian dalam gambar. Anda bahkan dapat menampilkan tangan Anda sendiri dalam foto dengan cara ini karena Anda dapat menggunakan timer dan kedua tangan Anda bisa digunakan dengan bebas!
  4. Pilih depth-of-field yang dalam jika Anda membingkainya di dalam layar LCD. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa semua elemen yang diperlukan terlihat jelas!

 

Inilah mengapa kamera mirrorless memungkinkan komposisi yang lebih mudah untuk foto Anda!

 

Untuk artikel serupa, silakan kunjungi:

Menerapkan Filter-Filter Kreatif pada Fotografi Makanan Berseni

Cara Membuat dan Mengambil Foto Struktur Susunan Makanan

Fotografi Produk Sederhana: Bunga & Gula-gula