Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Perawatan Badan Kamera dan Lensa (Bagian II)

2020-06-05

Tidak peduli apakah anda seorang fotografer profesional atau amatir, secara rutin memelihara badan kamera dan lensa anda sangatlah penting. Seperti bagaimana seorang koki menajamkan pisaunya secara teratur atau menggunakan papan talenan yang tidak merusak pisau untuk menjaga masa hidupnya, anda juga perlu melakukan hal yang sama pada peralatan anda.

Mengapa?Untuk permulaan, walaupun sebagian besar lensa didesain dengan struktur yang sekeras mungkin, faktor dari lingkungan luar bisa memengaruhi lensa – bahkan dengan filter yang menyala. Bagian dalamnya yang lembut mungkin saja tertutup, tetapi bagian luarnya – yang menerima sebagian besar kerusakan – bisa dipengaruhi oleh kelembaban, zat debu, garam (dari pengambilan foto di pinggir laut) dan minyak dari tangan anda.

Seiring berjalannya waktu, bila dibiarkana begitu saja, zat debu yang memasuki bagian dalam lensa bisa memengaruhi kualitas foto anda sementara bagian yang lembab bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dalam lensa dan muncul sebagai titik-titik kecil di dalam foto. Catatlah bahwa walaupun anda membersihkan jamurnya, bisa jadi jamur tersebut sudah memakan bagian pelapis lensa sehinggaa menurunkan kualitasnya. Hal yang sama juga berlaku pada badan kamera: Pembersihan teratur akan sangat berguna dalam memperpanjang masa hidup peralatan, khususnya bila anda cenderung sering mengambil foto di luar ruangan. Bagaimanapun, garam, pasir dan debu adalah musuh terbesar seorang fotografer.

Tetapi perawatan alat-alat sejatinya tidak berhenti hanya dengan melakukan pembersihan saja – berikut ini hal-hal yang perlu anda ketahui mengenai perawatan lensa dan badan kamera serta bagaimana cara penyimpanan alat dengan benar.

 

#1 Hindari bersih-bersih yang berlebihan
Dalam membersihkan alat, terlalu banyak melakukan sesuatu bisa berakibat buruk. Selama kamera dan lensa anda didesain dengan bentuk yang kokoh (karena anda juga sering membawa mereka ke luar ruangan), hubungan berulang dengan alat-alat anda, meliputi pembersihan alat, akan meningkatkan risiko menggores lensa kamera atau tidak sengaja merusak sensor kamera anda. Jadi harus seberapa sering anda membersihkan alat?Sedikit nalar bisa membantu anda: bila anda kerap kali mengambil foto dan sering mengganti lensa, membersihkan alat sekali dalam sebulan biasanya cukup. Bila anda hanya kadang-kadang bekerja sebagai fotografer, membersihkan alat anda cukup sekali dalam beberapa bulan saja.

#2 Tidak semua metode pembersihan sama
Sudah jelas bahwa perawatan alat-alat yang digunakan pada cuaca yang cerah dan kering akan berbeda dengan alat-alat yang digunakan pada badai hujan dan cuaca dingin. Bila pengambilan foto anda bertempatan di lingkungan yang sering hujan atau di samudera dalam waktu yang panjang, seka bersih alat ketika anda sudah kembali ke rumah karena paparan air asin dan angin dengan garam bisa mengikis kamera anda. Pada cuaca yang lebih kering, pertimbangkan untuk menggunakan peniup udara untuk mengeluarkan zat debu dengan hati-hati.

#3 Ruang Penyimpanan dan Hal yang perlu dicatat
Karena sekarang anda sudah meniup dan menyeka debu serta partikel kotor lainnya dari alat anda – sudah saatnya untuk menyimpan alat. Tetapi, sebelum anda menaruh semua alat dalam kotak yang kering, pertimbangkan hal-hal berikut ini:

Tutup lensa: tips utama – dapatkan rol kain dan bersihkan dengan hati-hati bagian dalam kamera dari adanya debu atau zat lain, lalu seka semuanya dengan lembut menggunakan kain yang halus dan lembab. 

Filter lensa: selalu gunakan tempat atau tas filter lensa untuk memastikan filter terlindungi dengan baik. Bila anda menyimpan banyak filter lensa, jangan menaruh mereka dalam kotak atau tas yang sama. Namun, gunakan rak atau sistem ruang penyimpanan untuk banyak filter. Mungkin terlihat merepotkan, tetapi hal kecil ini akan bermanfaat dalam jangka panjang untuk mencegah timbulnya goresan.

Layar LCD: Seka layar LCD anda dengan lembut menggunakan kain pembersih mikrofiber atau kain lembut yang sudah dibasahi. JANGAN menggunakan pelarut atau pembersih cairan karena bisa menyebabkan pelapis layar LCD mengelupas. Sesungguhnya, jangan gunakan pelarut apapun pada semua bagian kamera karena pelarut yang digunakan bisa benar-benar merusak badan kamera anda.

Akhirnya, selalu simpan peralatan anda di lemari kering yang memiliki fungsi menghilangkan kelembaban berlebih untuk mencegah tumbuhnya jamur – sangat penting khususnya bila anda tinggal di Asia Tenggara. Tetapi, catatlah bahwa bila tingkat kelembaban turun terlalu rendah, bagian karet pada alat anda bisa berpotensi retak bila anda tinggalkan dan tidak digunakan dalam waktu lama. Bila anda sedang dalam budget, pertimbangkan untuk menjaga alat anda dalam kotak kedap udara yang diisi dengan bungkus dehumidifier. Ingatlah untuk sering memeriksa peralatan anda dari hari ke hari bila ada yang rusak akibat kelembaban.


Walaupun ada banyak hal yang bisa anda pelajari dari YouTube, JANGAN SEKALI-KALI MEMPERBAIKI SENDIRI atau mengangkat sendiri bagian dari alat anda. Kecuali anda sudah terlatih memperbaiki kamera, anda akan sangat mungkin makin merusak alat dan menyebabkan biaya perbaikan yang lebih mahal. Selalu biarkan para profesional yang memperbaiki alat anda – carilah situs pelayanan pelanggan atau nomor kontak pelayanan yang ada di negara anda.

 

Bacalah lebih banyak lagi mengenai perawatan kameraa dan lensa di sini:

Perawatan Badan Kamera dan Lensa (Bagian I)

Cara Membersihkan Sensor Foto