Yang Baru

Para Penggemar Fotografi Cosplay Melampiaskan Kepuasan Mereka di AFA Indonesia 2016

Pada tahun kelima pagelarannya, Anime Festival Asia Indonesia 2016 diadakan di Jakarta, ibu kota Indonesia, selama tiga hari dari 16 hingga 18 September 2016. Banyak cosplayer dan fotografer yang pada umumnya para penggemar anime, hadir di acara yang menarik ini. Kami melaporkan bagi Anda mengenai festival yang sangat meriah ini dan sejumlah ungkapan dari para pengguna kamera EOS yang kami temui.

 

Foto-foto diambil dalam variasi penataan dan tersedia layanan pencetakan bagi mereka

Anime Festival Asia Indonesia 2016 merupakan acara yang digelar pada tahun kelimanya, sejak pertama kali diadakan pada tahun 2012. Di ajang ini, banyak terdapat aneka barang (cenderamata) yang dijual, seperti anime dan games, serta pertunjukan cosplayer yang mengenakan busana karakter populer. Acara ini cukup populer di Indonesia dan menarik banyak sekali pengunjung yang melakukan berbagai aktivitas.

Canon menyiapkan gerai foto dengan latar belakang 3D khusus untuk memainkan kembali adegan dalam anime, sehingga para pengunjung bisa memperoleh pengalaman yang membuai mereka. Model kamera yang populer, seperti EOS 750D, EOS 700D, EOS 1300D dan EOS M10 juga dipajang, faktor yang menarik para penggemar foto di antara penikmat acara.

Empat rangkaian foto menampilkan jalanan Shibuya dan Akihabara di Tokyo, ruang kelas sekolah di Jepang yang direka ulang, dan banyak lagi yang juga tersedia di samping layanan fotografi bagi para peserta, serta hadiah gratis cetakan foto menggunakan printer SELPHY CP1200 atau a PIXMA MG7770. Banyak para fotografer amatir berkumpul di arena foto ini dan sangat antusias mengambil foto staf cosplayer.

Selain itu, artis tamu dari Jepang dan berbagai negara di Asia Tenggara serta cosplayer mengadakan pertunjukan sejumlah segmen di Akiba Mini Stage yang disiapkan di dalam gerai Canon. Tempat ini penuh sesak oleh pengunjung dan fotografer amatir sepanjang hari.

Banyak sekali aktivitas yang memenuhi gerai Canon. Para peserta bisa mengambil foto kenangan bersama cosplayer di gerai foto yang dibuat seperti jalanan di Tokyo.

 

Sebagai hadiah kenangan, para peserta yang mengambil foto di gerai Canon dapat mencetaknya di tempat dengan printer PIXMA dan menyisipkan fotonya ke dalam tempat cenderamata.

 

Akiba Mini Stage tempat para artis mengadakan pertunjukan mereka. Acara ini sangat disambut baik, hampir-hampir tidak ada lagi ruang yang tersisa untuk berdiri.

 

Para fotografer yang bergembira, mengambil foto cosplayers

AFA Indonesia 2016 sukses besar dan menyambut banyak fotografer cosplay yang menggunakan kamera EOS. Kami mendengar dari mereka, dan menanyakan, mengapa mereka menyukai fotografi cosplay, dan apa yang mereka harapkan dapat diperoleh dengan foto mereka.

 

Memperhatikan secara cermat pada perspektif

EOS 600D/ FL: 20mm/ Shutter-priority AE (f/11, 1/80 det., EV+1)/ ISO 800/ WB: Auto
Foto oleh Kirene Naomi
Kirene Naomi, seorang siswa sekolah menengah yang telah melakukan perjalanan panjang untuk bepergian ke tempat festival setiap tahun sejak 2013. Tahun ini, ia menghadiri acara semacam ini untuk yang keempat kalinya. Ia memberi tahu kami, ia memilih kamera EOS, "karena mudah digunakan dan menangkap foto serba cerah." Ia sangat menyukai fotografi cosplay, sampai-sampai ia mengatakan, "Cosplay sangat kreatif dan keren, dan saya ingin mencobanya sendiri suatu hari kelak." Apabila ia mengambil foto, ia "sangat cermat mengenai perspektif".

Kirene Naomi telah mengambil foto selama empat tahun, dan berhasrat untuk "membidik subjek indah yang cantik dan subjek modis yang gaya, serta menjadi lebih baik lagi dalam hal fotografi".

 

Memotret berbagai kostum

EOS 500D/ FL: 25mm/ Manual (f/5.6, 1/40 det.)/ ISO 3200/ WB: Auto
Foto oleh Salahuddinnur Ramadhan
Salahuddinnur Ramadhan, pelajar sekolah menengah, mengatakan bahwa ia memulai fotografi setelah bergabung dalam klub fotografi di sekolahnya. Ia mengatakan, fotografi cosplay "berbeda dari memotret model fashion, karena variasi kostum yang membuatnya sungguh asyik."

Salahuddinnur Ramadhan yang selalu ceria ini mengatakan, "Saya tidak bisa menolak fotografi, karena begitu menyenangkan."

 

 

Menggunakan berbagai sudut untuk mendapatkan penampilan aktual

EOS 5D Mark II/ FL: 35mm/ Manual (f/2.8, 1/80 det.)/ ISO 320/ WB: Manual
Foto oleh Muhammad Fikri
Muhammad Fikri adalah seorang amatir yang sudah mahir, menggunakan lensa EF 24-70mm f/2.8L USM Canon dengan kamera EOS 5D Mark II. Ia mengatakan bahwa kamera ini mudah digunakan dan ia menyukai lensanya, karena "bisa digunakan kapan saja". Mengenai pemotretan cosplayer, ia mengatakan, "Saya bekerja dengan sudut untuk menggambarkan ekspresi yang serupa dengan tokoh anime aktual."

Mengenai pemotretan cosplayer, Muhammad Fikiri mengatakan, "Salah satu alasan saya menyukai fotografi cosplay, karena saya bisa melihat orang yang berdandan seperti tokoh anime favorit saya."

 

Kolaborasi dengan cosplayers

EOS 60D/ FL: 35mm/ Manual (f/2.2, 1/320 det.)/ ISO 100/ WB: Auto
Foto oleh Alvin Ryan Ricardian
Alvin Ryan Ricardian memberikan pengarahan yang rinci kepada cosplayers, seperti pose, ekspresi wajah, dan bagaimana rambut mereka tergerai pada bahu mereka. Sambil tersenyum, ia mengatakan, "Saya bekerja bersama dengan cosplayers, supaya saya bisa menangkap foto yang lebih baik." Kamera pilihannya adalah EOS 60D, karena "tangguh dan ringan", sehingga "mudah ditenteng".

Ketika ditanyakan, apa yang ia sukai mengenai fotografi cosplay, Alvin Ryan Ricardian mengatakan, "Ada banyak faktor menantang yang dipertimbangkan, selain tata rias dan kostum."

 

Warna-warni cosplay yang berseri

EOS 600D/ FL: 50mm/ Aperture-priority AE (f/6.7, 1/90 det., EV-1)/ ISO 1600/ WB: Auto
Foto oleh Muhammad Syauqil Haq
Muhammad Syauqil Haq mengatakan bahwa fotografi cosplay adalah tentang menghadirkan warna-warni kostum dan rambut cosplayers secara jelas. Ia mengatakan, bahwa EOS 600D miliknya "bagus untuk mengambil foto cosplayers, karena bisa menangkap nada warna yang berseri."

Muhammad Syauqil Haq, seorang mahasiswa di universitas, mengatakan, "Saya telah terobsesi oleh cosplay dan fotografi sejak saya menghadiri acara anime saat masih di sekolah menengah."

 

Menjadi semakin terlena dalam fotografi cosplay

EOS 1200D/ FL: 18mm/ Flash Off (f/3.5, 1/30 det.)/ ISO 800/ WB: Auto
Foto oleh Alfira Aulia Rosa
Alfira Aulia Rosa baru duduk di kelas satu sekolah menengah dan tampaknya senang memotret dengan EOS 1200D miliknya. Ia mempelajari bidang fotografi, karena kecintaannya terhadap para tokoh anime, dan ia seorang pemula, baru lima bulan menekuni hobinya. Dengan gembira ia mengatakan, "Ternyata mudah menggunakan kamera." Menurutnya, ia menjadi "begitu terpaku dalam fotografi, memikirkan tentang cara terbaik untuk memotret cosplayers, komposisi, sudut pemotretan, dll."

Alfira Aulia Rosa mengatakan, “Yang penting, saya mengambil foto untuk kenangan, dan foto pun bisa menjadi cenderamata."

 

Menangkap keindahan warna cerah

EOS 600D/ FL: 53mm/ Manual (f/4.5, 1/250 det.)/ ISO 800/ WB: Auto
Foto oleh Ridwan Kia
Ridwan Kia sangat bersemangat mengambil foto dengan EOS 600D dan "sangat senang dengan jumlah piksel kamera”. Ia telah menggunakan DSLR sekitar empat tahun, tetapi baru dua tahun ia menggeluti fotografi cosplay. Ia mengatakan, "Saya menjadi tertarik, karena ini melibatkan warna-warni yang cerah dan gambar yang serba indah." Pada saat ini, ia sedang belajar teknik untuk menyesuaikan sudut kamera dan warna-warni untuk pemotretan.

Di samping mengambil foto cosplayers, Ridwan Kia juga memotret konser musik. Ia mengatakan, "Saya senang memotret orang."

 

Menyesuaikan kecerahan yang tepat

EOS 6D/ EF50mm f/1.4 USM/ Manual (f/1.6, 7.322)/ ISO 800/ WB: Auto
Foto oleh Luki Widjaja
Luki Widjaja mengatakan bahwa ia menyetel kecerahan agar tepat sewaktu mengambil foto. Ia menambahkan, "Saya selalu meluangkan waktu untuk menyesuaikan kecerahan, supaya saya bisa mendapatkan gambar yang cerah, namun tetap terlihat lembut." Sifat perfeksionis ini juga mencakup cosplayer yang ia potret. Apabila sedang mengambil foto, ia suka memastikan bahwa 'tata-rias dan kostum terlihat persis seperti tokoh anime aktual', dan keseluruhan penampilan terliput sampai ekspresi wajahnya".

Luki Widjaja telah lama menjadi penggemar anime sejak masih sebagai pelajar. Ia mengatakan, "Saya menyukai fashion, jadi saya sangat tertarik dengan berbagai kostum."

 

Anime Festival Asia berikutnya akan diadakan di Singapura tanggal 25 - 27 November 2016. Untuk selengkapnya, kunjungi situs resmi AFA SG 2016.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

 

EOS 1200D Kit (EF-S18-55 IS II)

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

Win an EOS M100

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.