Close
Produk >> All Products

EOS R3 vs EOS R5: Manakah yang Sebaiknya Saya Pilih?

Dengan dirilisnya EOS R3, para pengguna memiliki rangkaian kamera sistem EOS R yang lebih luas lagi untuk dipilih. Sebagian fitur, seperti koreksi goyangan kamera melalui In-Body Image Stabilizer (In-Body IS) dan kemampuan pendeteksian subjek yang lebih canggih berdasarkan teknologi deep learning, sama-sama dimiliki oleh semua kamera sistem EOS R generasi kedua, tetapi masing-masing model kamera memiliki karakternya sendiri-sendiri—dan begitulah, kita akhirnya bingung memilih kamera yang akan dibeli! Dalam artikel ini, kita akan menelusuri sejumlah perbedaan antara EOS R3 dan EOS R5, yang sudah diperbarui dengan firmware termutakhir, versi 1.5.0.

1. Ukuran dan berat: Apa yang tidak diungkapkan oleh angka
2. Kualitas gambar diam dan berbagai kemungkinan penggambaran
3. Performa kecepatan ISO Tinggi
4. Rana mekanis
5. Performa rana elektronik
6. Performa AF
7. Stabilisasi gambar
8. Kemampuan video
Kesimpulan: Kecepatan tinggi, atau resolusi tinggi?

 

1. Ukuran dan berat: Pertimbangkan tentang apa yang tidak diungkapkan oleh angka

Pada pandangan pertama, EOS R5 terlihat lebih kecil daripada EOS R3. Juga lebih ringan:


EOS R3:
- Dimensi: kira-kira 150,0×142,6×97,2mm (P×L×T)
- Bobot: kira-kira 1015g (termasuk baterai dan kartu memori)


EOS R5:
- Dimensi: kira-kira 138,5×97,5×88,0mm (P×L×T)
- Bobot: kira-kira 738g (termasuk baterai dan kartu memori)


Catatan #1: Genggaman vertikal

Namun demikian, satu hal yang tidak langsung kentara dari angka-angka ini, yaitu EOS R3 dilengkapi dengan genggaman vertikal built-in. EOS R5 juga memiliki aksesori pegangan baterai opsional, Battery Grip BG-R10 (dijual terpisah).

Mari kita lihat bagaimana perbandingan EOS R3 dan EOS R5 saat Battery Grip BG-R10 dipasangkan pada EOS R5.

 

Kedua kamera sekarang tidak jauh berbeda dalam hal ukuran dan berat. Malahan, EOS R3 sekarang lebih ringan 100g!


Catatan #2: Durasi baterai

Sementara EOS R3 secara tak terduga "menang" dari segi bobot saat kami memperhitungkan genggamannya, Anda juga dapat mempertimbangkan kapasitas baterainya. Paket baterai LP-E19 EOS R3 memiliki kapasitas 2700mAh, sedangkan LP-E6NH EOS R5 berkapasitas 2130mAh. Namun demikian, Battery Grip BG-R10 menggunakan dua baterai, yang memberikan EOS R5 total 4260mAh apabila baterai dipasang.


Bagaimana dengan keseimbangan antara genggaman dan bodi kamera?

Dari segi keseimbangan, tidak banyak perbedaan. Sementara genggaman vertikal dirancang sebagai bagian dari EOS R3 dan oleh karena itu dibuat secara alami untuk memberikan keseimbangan terbaik dengannya, Battery Grip BG-R10 juga memberikan keseimbangan yang cukup baik pada EOS R5 meskipun merupakan aksesori tambahan.

 

2. Kualitas gambar diam dan berbagai kemungkinan penggambaran


Resolusi Megapiksel

Dari segi resolusi jumlah piksel, EOS R5 memiliki hampir dua kali jumlah megapiksel EOS R3. Resolusi optimal pada banyak platform media sosial adalah sekitar 2000 piksel pada ujung panjang, yang berarti bahwa 45 megapiksel (8192×5464) pada EOS R5 memungkinkan Anda untuk memangkas gambar sebanyak 75% tanpa penurunan yang kentara saat diposting di media sosial. Dan jika Anda ingin mencetak gambar Anda, 45 megapiksel sudah lebih dari cukup untuk mencapai cetakan format A2 pada 350 dpi, belum lagi cetakan komersial format besar.

Di sisi lain, rata-rata pengguna hampir tidak mencetak lebih besar dari A3. 24,1 megapiksel (6000×4000) pada EOS R3 cukup untuk pencetakan A3. Jadi, kecuali Anda berniat melakukan krop gambar yang sangat banyak, atau membutuhkan fleksibilitas ekstra untuk mengkrop, resolusi piksel EOS R3 sudah cukup.


Fitur penggambaran: Perbedaan dalam HDR dan DPRAW

EOS R3 dan EOS R5 memiliki banyak fungsi yang sama, yang membantu penggambaran kreatif: Beberapa eksposur, pengatur waktu interval, bracketing fokus, dan sebagainya. Namun demikian, semua hal tersebut memiliki perbedaan besar dalam pemotretan/syuting HDR dan fitur DPRAW.


Mode pemotretan/syuting HDR

Baik EOS R3 dan EOS R5 memiliki mode HDR (High Dynamic Range), yang mengambil tiga bidikan braket eksposur berturut-turut dan secara otomatis menggabungkannya dalam kamera untuk menghasilkan satu gambar dengan rentang dinamis yang lebih luas. Keduanya juga mendukung perekaman dalam format HDR PQ HEIF, yang mendukung rentang dinamis yang lebih luas dalam format file yang tidak perlu menjalani pasca-proses atau diproses lebih lanjut untuk melihat efeknya.

Namun demikian, EOS R3 mampu mengambil tiga bidikan yang dibraket dalam rentang waktu yang lebih pendek: secepat 0,02 detik dalam mode rana elektronik. Ini mengurangi kemungkinan komposisi akan bergeser karena gerakan tangan atau goyangan kamera selama pemotretan genggam.

Pada EOS R3, Anda juga dapat memilih untuk memotret bidikan braket eksposur dalam format HDR PQ, yang selanjutnya memperluas jangkauan dinamis dari gambar akhir. EOS R5 hanya mendukung bracketing dengan file JPEG dan RAW.


DPRAW

Sebaliknya, EOS R3 tidak mendukung pemotretan Dual Pixel RAW (DPRAW), yang menyimpan informasi parallax ekstra dari fotodioda ganda sensor gambar Dual Pixel CMOS. Informasi ini memungkinkan penyesuaian tingkat piksel tambahan dalam perangkat lunak Digital Photo Professional Canon, seperti Penyesuaian Mikro Gambar, Pergeseran Bokeh, dan Pengurangan Ghosting (bentuk bayangan yang teramati secara jelas). Ini juga mendukung fungsi pasca-pemrosesan pada EOS R5, seperti Portrait Relighting, di mana Anda dapat mengubah arah dan intensitas pencahayaan dalam potret setelah Anda memotretnya, dan Background Clarity, yang memungkinkan Anda menyesuaikan kejernihan latar belakang.

 

3. Performa kecepatan ISO Tinggi

EOS R3
EOS R5
Native ISO 102,400
Diperluas hingga ISO 204,800
Batas AF rendah cahaya: EV -7,5
Native ISO 51,200
Diperluas hingga ISO 102,400
Batas AF rendah cahaya: EV -6

EOS R3 memiliki performa kecepatan ISO tinggi yang lebih kuat sekitar 1 stop eksposur. Hal ini terutama disebabkan oleh dua faktor:
1. EOS R3 memiliki piksel lebih sedikit daripada EOS R5, yang berarti piksel (reseptor cahaya) lebih besar.
2. Sensor gambar CMOS tumpuk bercahaya belakang yang baru dikembangkan meningkatkan kemampuan pengumpulan cahaya.


Fokus otomatis (AF) juga berfungsi dalam kondisi yang lebih gelap pada EOS R3, yang memiliki batas AF minim cahaya yang lebih rendah, EV -7,5.

 

Dibidik dengan EOS R3 pada ISO 6400

“Tetapi ISO 102.400 agak ekstrem, dan saya tidak akan memotret dalam kondisi seperti itu, jadi apakah itu penting?” Anda mungkin bertanya-tanya. Jawabannya, hal itu memang penting. Kecepatan native ISO yang naik satu stop lebih tinggi menunjukkan bahwa kualitas gambar pada kecepatan ISO menengah seperti ISO 6400 akan lebih baik, yaitu setara dengan satu stop. Ini membebaskan Anda untuk menggunakan kecepatan rana yang lebih cepat atau pengaturan aperture yang lebih sempit dalam cahaya rendah tanpa khawatir mengenai bintik butiran, sehingga memperluas kemungkinan kreatif.

 

4. Rana mekanis

Pada EOS R3 dan EOS R5, kecepatan pemotretan beruntun maksimum yang mungkin dilakukan dengan rana mekanis adalah sama: 12 fps. Unit rana mekanis pada kedua model kamera juga memiliki daya tahan yang setara: keduanya telah lulus uji ketahanan rana hingga 500.000 siklus.

 

5. Performa rana elektronik

Rana elektronik pada EOS R3 mampu melakukan pemotretan beruntun hingga 30 fps—sekitar 1,5 kali lebih cepat dari maksimum 20 fps pada EOS R5. Ini bukan hanya karena pembacaan sensor lebih cepat yang dimungkinkan oleh jumlah piksel yang lebih kecil: Sensor gambar CMOS tumpuk bersinar-latar itu sendiri juga mampu membaca sinyal lebih cepat.

Pembacaan sensor yang lebih cepat pada EOS R3 juga secara signifikan mengurangi distorsi rana bergulir, meningkatkan kegunaan gambar yang dibidik dengan burst kecepatan tinggi pada rana elektronik. Selain itu, sensor ini juga membuat kecepatan rana yang secepat-cepatnya hingga 1/64,000 detik, memperluas jangkauan momen sekilas yang dapat Anda tangkap.

Juga berkat pembacaan sensor yang lebih cepat, EOS R3 mendukung fotografi lampu kilat dalam mode rana elektronik, yang tidak mungkin dilakukan pada EOS R5. Membekukan tindakan cepat dengan kontrol cahaya yang lebih baik, atau menembakkan lampu kilat tanpa mengganggu suara rana yang memengaruhi perekaman audio—jika itu yang Anda butuhkan, EOS R3 dapat menyediakannya.


Momen bidikan bunker golf, ditangkap pada 1/64.000 detik pada EOS R3. Kecepatan rana yang ekstrem ini telah membekukan partikel pasir yang beterbangan di atas tanah.

Baca juga:
Shutter Modes & Continuous Shooting Modes: Kapan menggunakan apa?

 

6. Performa AF

Baik EOS R3 maupun EOS R5 memiliki sistem Dual Pixel CMOS AF II. Kedua kamera ini juga dilengkapi dengan sistem EOS iTR AF X, yang memanfaatkan teknologi deep learning untuk melakukan pengenalan dan pelacakan subjek tingkat lanjut. Keduanya memiliki cakupan posisi AF yang padat dan jumlah posisi AF yang tidak jauh berbeda. Area AF juga sama: sekitar 100% gambar dalam mode pendeteksian subjek yang sepenuhnya otomatis, dan sekitar 100% × 90% gambar selama pemilihan manual.


Perbandingan spesifikasi AF dasar

EOS R3
EOS R5
1053 zona bingkai AF
4779 posisi AF
1053 zona bingkai AF
5940 posisi AF


Peningkatan dengan firmware EOS R5 versi 1.5.0

Memperbarui EOS R5 ke firmware versi 1.5.0 meningkatkan kemampuan pendeteksian subjek kamera, yang meningkatkan respons kamera untuk berbagai jenis olahraga yang lebih bervariasi. Semua perbaikan ini termasuk:
- AF Pendeteksian Kendaraan, yang mendeteksi mobil dan sepeda motor
- Pendeteksian kepala yang disempurnakan untuk olahraga musim dingin: Mengidentifikasi pemain ski dan papan luncur salju yang bahkan sedang memakai perlengkapan seperti helm dan kacamata pelindung
- Pendeteksian dan pelacakan subjek yang lebih presisi untuk gerakan yang rumit seperti mereka yang sedang senam, melalui penggunaan pendeteksian bagian tubuh sewaktu wajah dan kepala subjek tidak dapat terdeteksi.


Pembaruan firmware juga meningkatkan presisi Eye Detection AF, sehingga fokus tetap pada wajah subjek meskipun sebagian besar tertutup masker atau rambut. Secara keseluruhan, semua peningkatan ini memberi EOS R5 kemampuan pendeteksian subjek yang setara dengan EOS R3.


Perbandingan kemampuan pendeteksian subjek

Subjek
EOS R3
EOS R5 (dengan Firmware Ver. 1.5.0)
Orang
Mata/ Wajah/ Kepala/ Tubuh
Mata/ Wajah/ Kepala/ Tubuh
Anjing/ Wajah/ Tubuh
Mata/ Wajah/ Tubuh
Mata/ Wajah/ Tubuh
Kendaraan
(Mobil, sepeda motor)
Bodi kendaraan/Helmet
Bodi kendaraan/Helmet


Eye Control AF

Sementara pembaruan firmware ke EOS R5 membawa kinerja AF-nya lebih dekat dengan kinerja EOS R3, EOS R3 memiliki satu keunggulan dalam pengoperasian AF: Eye Control AF. Eye Control AF menggunakan sensor di viewfinder untuk membaca garis pandang fotografer, sehingga titik AF dapat dipindahkan sebagaimana mestinya.

Kombinasi pendeteksian subjek berbasis deep learning yang canggih dan Eye Control AF menjadikan EOS R3 "lebih pintar" daripada EOS R5—suatu hal yang perlu dipertimbangkan jika Anda lebih memilih untuk menyerahkan fokus ke kamera.

 

7. Stabilisasi gambar

EOS R3
EOS R5
- In-Body IS: Hingga 8 stop
- Coordinated Control IS
(apabila digabungkan dengan IS Optik)
- In-Body IS: Hingga 8 stop
- Coordinated Control IS
(apabila digabungkan dengan IS Optik)

Baik EOS R3 maupun EOS R5 dilengkapi dengan In-Body Image Stabilizer (In-Body IS) 5-sumbu, sehingga tidak jauh berbeda dalam hal kemampuan stabilisasi gambar. Apabila lensa dengan Optical Image Stabilizer (Optical IS) terpasang, kedua kamera mendukung Coordinated Control IS, di mana In-Body IS dan Optical IS berkoordinasi untuk mencapai stabilisasi gambar hingga 8 stop. Kedua kamera juga mampu mencapai stabilisasi gambar hingga 8 stop melalui In-Body IS saja dengan lensa RF tertentu tanpa Optical IS.

Lensa
Panjang fokus teruji
Optical IS (maks.)
Control IS Terkoordinasi (maks.)
RF35mm f/1.8 Macro IS STM
35mm
5,0 stop
7,0 stop
RF85mm f/2 Macro IS STM
85mm
5,0 stop
8,0 stop
RF100mm f/2.8L Macro USM
100mm
5,0 stop
8,0 stop
RF14-35mm f/4L IS USM
35mm
5,5 stop
7,0 stop
RF15-35mm f/2.8L IS USM
35mm
5,0 stop
7,0 stop
RF24-70mm f/2.8L IS USM
70mm
5,0 stop
8,0 stop
RF24-105mm f/4L IS USM
105mm
5,0 stop
8,0 stop
RF24-105mm f/4-7.1 IS STM
105mm
5,0 stop
8,0 stop
RF24-240mm f/4-6.3 IS USM
240mm
5,0 stop
6,5 stop
RF70-200mm f/2.8L IS USM
200mm
5,0 stop
7,5 stop
RF70-200mm f/4L IS USM
200mm
5,0 stop
7,5 stop
RF100-400mm f/5.6-8 IS USM
400mm
5,5 stop
6,0 stop
RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM
500mm
5,0 stop
6,0 stop
RF50mm f/1.8 STM
50mm
Tanpa IS Optik
7,0 stop
RF50mm f/1.2L USM
50mm
Tanpa IS Optik
7,0 stop
RF28-70mm f/2L USM
70mm
Tanpa IS Optik
8,0 stop
RF85mm f/1.2L USM
85mm
Tanpa IS Optik
8,0 stop
RF85mm f/1.2L USM DS
85mm
Tanpa IS Optik
8,0 stop

 

8. Kemampuan video

 
EOS R3
EOS R5
Resolusi Maksimum
6K RAW 59,94/50,00fps
8K RAW 29,97P/25,00fps
High Frame Rate
4K UHD 119,88/100,00fps
FHD 119,88/100,00fps
4K UHD 119,88/100,00fps
FHD 119,88/100,00fps
HDR
Canon Log 3
HDR PQ
Canon Log
Canon Log 3
HDR PQ


8K vs 6K

Perbedaan utama dalam kemampuan video antara EOS R5 dan EOS R3, adalah resolusi maksimumnya: 8K (EOS R5) atau 6K (EOS R3)? Kalau pemotretan/syuting 8K penting bagi Anda, pilihan yang pasti adalah EOS R5. Namun, dalam praktiknya, banyak yang akan menganggap 4K sudah mencukupi jika kita mempertimbangkan lingkungan tampilan dan tampilan saat ini.

Kamera memiliki kemampuan video 4K yang sama: hingga 4K DCI 59,94/50,00 fps. EOS R5 dapat melakukan oversample (teknik meningkatkan frekuensi sampling yang tampak dari sinyal digital dengan mengulangi setiap digit beberapa kali, untuk memfasilitasi penyaringan berikutnya dari noise yang tidak diinginkan) dari 8K; EOS R3 dapat melakukan oversample dari 6K, tetapi perbedaan hasilnya tidak terlalu besar. Hal tersebut, pada dasarnya juga memiliki kemampuan pemotretan/syuting High Frame Rate yang sama.

Diagram di atas menunjukkan perbedaan ukuran antara resolusi video yang berlainan. 8K memberikan banyak detail, dan juga banyak ruang untuk fleksibilitas pasca-produksi jika Anda ingin menghasilkan dalam 4K. Misalnya, Anda dapat memotong atau melakukan efek transisi digital seperti memperbesar dan memperkecil, menggeser, dan panning, hanya dengan melakukan pasca-pemrosesan footage yang ada. Sebagai perbandingan, 6K tidak memberikan banyak keleluasaan.


Canon Log mode

Untuk fitur video HDR, kedua kamera memiliki kemampuan yang sama untuk merekam video dalam mode HDR PQ. Namun demikian, EOS R3 hanya mendukung Canon Log 3, sedangkan EOS R5 mendukung Canon Log dan Canon Log 3. 

Meskipun begitu, Canon Log 3 mempertahankan karakteristik Canon Log tetapi dengan rentang dinamis yang meningkat, jadi memiliki fitur ini saja sudah cukup. 


Durasi syuting

Untuk perekaman berdurasi lama, EOS R3 memberikan keuntungan yang jauh lebih signifikan. EOS R5 memiliki batas syuting 30 menit, sedangkan EOS R3 dapat merekam video hingga 6 jam terus menerus, dan video High Frame Rate hingga 1 jam 30 menit. Sementara waktu pemotretan yang sebenarnya tergantung pada kondisi panas yang berlebih, EOS R3 dibuat untuk menahan durasi pemotretan yang lebih lama.


Video selang waktu

EOS R5 memiliki mode Timelapse Movie yang dapat menghasilkan video selang waktu (video timelapse) 8K, 4K, atau Full HD di dalam kamera. EOS R3 tidak memilikinya, tetapi dilengkapi dengan pengatur waktu interval yang memungkinkan Anda melakukan syuting interval otomatis untuk gambar diam. Anda kemudian dapat menggabungkan untuk membuat video selang waktu (timelapse) selama pasca-produksi. Karena itu, mode Timelapse Movie pada EOS R5 membuat segalanya menjadi nyaman.

Sistem Realitas Virtual EOS yang baru

RF5.2mm f/2.8L Dual Fisheye (Versi Inggris) adalah lensa unik yang memiliki dua lensa fisheye 180°, memungkinkan Anda membuat video VR 3D 180° dengan mudah. Saat ini hanya mendukung EOS R5. Kemampuan membuat footage VR 3D 8K 180° dapat secara hebat merampingkan alur kerja produksi VR180.

 

Kesimpulan: Kecepatan tinggi, atau resolusi tinggi?

Walaupun ada perbedaan, namun EOS R3 dan EOS R5 masing-masing memiliki kemampuannya sendiri-sendiri yang menonjol dan sejumlah fitur yang saling mengungguli fitur pada kamera tandingannya. Kalau salah satu dari semua fitur ini harus Anda miliki, maka, tidaklah sulit untuk membuat keputusan!


EOS R5…
- Dapat memotret gambar diam dan merekam video beresolusi lebih tinggi karena jumlah megapikselnya yang lebih tinggi, yang memberikan lebih banyak fleksibilitas jika Anda harus melakukan krop.
- Mendukung DPRAW, yang memungkinkan Anda untuk membuat penyesuaian halus dalam pasca-pemrosesan dengan cara yang tidak mungkin dilakukan tanpa informasi DPRAW.

Dengan demikian, ini adalah pilihan yang lebih baik jika pasca-pemrosesan dan retouching adalah bagian yang sangat penting dari alur kerja Anda.


EOS R3…
- Memiliki kemampuan pemotretan beruntun kecepatan tinggi yang lebih cepat
- Mendukung kecepatan rana yang sangat cepat
- Memiliki kemampuan kecepatan ISO tinggi yang lebih baik.

Ini menjadikannya kamera yang diarahkan untuk mengabadikan momen tertentu. Jika gaya pemotretan Anda adalah mengabadikan momen menentukan yang terjadi tepat di depan mata Anda, EOS R3 yang memiliki kecepatan yang bagus, akan menjadi pilihan yang baik.

 

Baca juga:
EOS R3 vs EOS-1D X Mark III: Bagaimana Memutuskannya?
EOS R5 vs EOS R6: 5 Perbedaan Penting yang Perlu Dicatat

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!