Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Cara Mempersiapkan Kamera tanpa Cermin untuk Sebuah Pemotretan di Bawah Air

2020-04-08

Ketika mengambil gambar di bawah air dengan kamera tanpa cermin. Dari memilih mode pengambilan gambar yang ideal sampai pilihan pencahayaan dan menggunakan cahaya kilat, infografik ini bisa memberikanmu wawasan mengenai cara mempersiapkan kamera tanpa cermin untuk pemotretan di bawah air.

PELINDUNG KAMERA KEDAP AIR

Sebelum anda menyelami detail menggunakan Segitiga Paparan (Apertura, Kecepatan Rana Kamera dan ISO) atau menyesuaikan Keseimbangan Warna Putih, syarat untuk mempunyai pelindung kedap air masihlah hal yang paling mendasar dari semua ini. Catatlah spesifikasi kamera anda, dan ambil tindakan pencegahan yang sesuai Pada kasus ini, seri kamera tanpa cermin tidak kedap air, oleh karena itu kamera ini membutuhkan pelindung bawah air.

 

MODE PENGAMBILAN GAMBAR

Berikut adalah rekomendasi mode pengambilan gambar yang bisa digunakan pada fotografi bawah air

Prioritas Rana: Berguna bila anda memahami kecepatan rana kamera dan mengetahui cara membekukan ambilan gambar anda (kecepatan rana kamera tinggi) atau menciptakan gerakan kabur (kecepatan rana kamera rendah). Kamera akan mengkompensasi kedalaman lapangan untuk mencapai kecepatan rana yang sudah diatur.

Manual: Mode ini didedikasikan untuk para fotografer yang memiliki pengetahuan yang kuat mengenai fotografi bawah air dan ingin memegang kendali dari semua pengaturan kamera. Mode ini juga memperkenankan fleksibilitas paling besar untuk menciptakan gayamu sendiri dalam mengambil gambar. Berkesperimenlah dengan membuat gelembung-gelembung udara atau tidur di daratan samudra untuk menciptakan kedalaman atau menambah esensi insaniah ke dalam gambar.

Catatan: Ingatlah untuk selalu menyiapkan pengaturan kamera anda sebelum menyelam ke bawah air karena bisa menjadi masalah bila anda harus mengubah pengaturan kamera saat di bawah air.

 

KESEIMBANGAN WARNA PUTIH

Menyesuaikan keseimbangan warna putih dilakukan untuk mengoreksi temperature warna agar foto yang diambil bisa menggambarkan mendekati keadaan aslinya seperti yang dilihat oleh mata manusia. Keseimbangan warna putih bisa datang dari berbagai pilihan, meliputi: Otomatis, Cahaya Siang, Bayangan, Tungsten, Kilat Cahaya, Kustomisasi, Temperatur Warna dan masih banyak lagi. Masing-masing memiliki ciri khas tersendiri – tetapi untuk pengambilan gambar di bawah air, kami akan merekomendasikan antara pengaturan Otomatis, Kustomisasi, atau Cahaya Siang tergantung pada kedalaman lokasi penyelaman anda.

Untuk air yang dangkal atau ketika menggunakan lampu strobo (kilatan bawah air), gunakan pengaturan cahaya siang hari atau otomatis untuk menghapus pengeluaran cahaya yang ditangkap kamera. Pengaturan cahaya siang/otomatis bekerja untuk melapisi warna hangat dengan corakan kebiruan untuk menyesuaikan warna subyek mendekati warna “aslinya”. Sebagai alternatif, anda juga bisa menggunakan pengaturan kustomisasi pada daerah air yang lebih dalam (atau area dimana penetrasi cahaya berkurang) dengan menurunkan papan putih penyelaman  (atau lebih sering dikenal sebagai kartu abu-abu) sebagai titik referensi untuk menyesuaikan kesesimbangan warna putih. Sebagai referensi, berikut adalah beberapa pengaturan keseimbangan putih yang bisa anda gunakan pada titik kedalaman spesifik tertentu:
 

Untuk kedalaman air yang dangkal (atau dekat dengan permukaan): Pengaturan Siang hari atau 5200K.

Untuk kedalaman air 5-15 meter: Pengaturan Berawan atau 6000K.

Untuk kedalaman air 15-25 meter: Pengaturan Bayangan atau 7000 K.


Tetapi, contoh-contoh diatas hanya cocok untuk situasi tertentu karena keseimbangan warna putih bergantung pada cahaya, kekuataan sinar matahari dan kolorasi samudra. Bila ada corakan warna kebiruan pada foto anda, sesuaikan keseimbangan putih kamera anda secara manual sampai 7500K. Terus periksa keseimbangan warna putih ketika anda bergerak ke lokasi atau kedalaman air yang berbeda.

Catatan: Pastikan untuk mengambil foto dalam bentuk RAW karena akan lebih mudah untuk mengoreksi keseimbangan warna putihnya dalam perangkat pasca-pengeditan. Juga, gunakanlah mode tampilan langsung untuk lebih mudah mengidentifikasi masalah koreksi warna dan untuk membuat perubahan yang diperlukan sebelum tiap ambilan gambar.

 

PENCAHAYAAN & ISO

Cahaya semakin lemah saat bergerak melalui air. Tergantung pada visibilitas air, lampu strobo normalnya menjadi “tidak berguna” ketika subyek anda berjarak lebih dari dua meter. Ketika visibilitasnya buruk, bergerak lebih dekat ke arah subyek anda akan membantu mengurangi defleksi radiasi (strobo atau partikel cahaya internal lampu kilat di bawah air antara lensa dengan subyek). Ketika visibilitas baik, anda akan terkejut oleh seberapa detail strobo anda, pada kekuatan penuh dan dengan pengaturan apertura yang tepat, bisa membawamu pada subyek bawah air anda bahkan ketika lokasinya sudah cukup jauh

Karena ISO tidak sepenting kecepatan rana kamera atau apertura pada fotografi bawah air, sesuaikan pengaturan ISO menurut jumlah filter cahaya yang melewati tempat pengambilan foto bawah air anda selama pengambilan gambar. Bila foto terlihat memiliki eksposur yang berlebihan, turunkan ISOnya, atau naikkan ISO bila foto terlihat kurang terang. ISO akan berbeda tergantung pada lokasi anda saat itu, kilatan cahaya kamera anda dan kekuatan cahaya lampu strobo anda. Oleh karena itu, buatlah menjadi sebuah kebiasaan untuk memeriksa kembali pengaturan ISO anda sekali-sekali

 

JARAK PAPARAN

Sebelum anda memulai petualangan fotografi penyelaman yang dalam, pastikan bahwa anda sudah mengambil beberapa foto percobaan di bawah air untuk menentukan paparan yang tepat (eksposur tidak berlebihan atau kurang terang) dengan menyesuaikan jarak paparan yang sesuai.  Teruslah membuat perubahan yang penting setiap kali anda menyelami lokasi baru (direkomendasikan: setiap 1,5 – 3 meter).

 

KILAT CAHAYA KAMERA

Kilat cahaya kamera berguna pada situasi dimana cahaya tidak cukup untuk pengambilan gambar, khususnya pada daerah air yang dalam. Selalu periksa bila mungkin ada struktur karang yang menonjol yang bisa timbul antara subyek dan lampu strobo anda.  Sesuaikan posisi strobo Anda sehingga menyinari subjek Anda, bukan karang.

Catatan: Jangan memaparkan hewan lautan yang sensitif cahaya dengan paparan cahaya yang kuat apalagi lama di atas batas kenyamanan hewan tersebut.

 

Cari tahu lebih banyak mengenai lensa kamera anda pada Pahami Lensa Kamera Tanpa Cermin Anda, atau siapkan pengambilan foto pertamamu dengan 10 Peralatan yang Harus Dibawa untuk Sebuah Pemotretan. Periksalah artikel ini 4 Hal Penting untuk Diingat pada Pengambilan Foto di Bawah Air dan 5 Hal untuk Dicatat ketika Menyusung Foto-Foto Bawah Air Anda sebelum anda berangkat ke perjalanan berikutnya.

Dapatkan salinan infografik bagi anda sendiri disini.