Close
Produk >> All Products

Memperkenalkan EOS-1D X Mark III (2): Video dan Jaringan

Pada tanggal 7 Januari 2020, Canon mengumumkan kamera DSLR unggulan profesional yang baru: EOS-1D X Mark III. Sarat dengan sejumlah teknologi Canon terbaru, kamera full-frame yang baru ini memberikan kualitas gambar yang luar biasa, kecepatan dan presisi sangat tinggi, lompatan yang mengagumkan dalam hal spesifikasi pemotretan still dan perekaman video dibandingkan kamera pendahulunya. Dalam Bagian 2 dari artikel yang terdiri atas 2 bagian ini, kita akan menjajaki kemampuan video dan fungsi jaringan terobosan. (Klik di sini untuk Bagian 1: Performa Still Shooting [Pemotretan Diam])

 

4K tanpa krop, perekaman film RAW 5,5K: Kamera sinema yang istimewa

Kemampuan EOS-1D X Mark III dalam perekaman film, juga merupakan peningkatan yang sangat besar. Kemampuan untuk menciptakan efek fokus dangkal tersedia pada sensor gambar full-frame 35mm kamera, tetapi selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan sepenuhnya area sensor besar untuk merekam 4K movie oversampled tanpa krop dari 5,5K, serta film RAW di kamera. Tanpa krop, berarti bahwa pada panjang fokus setara 35mm tertentu, sudut pandang akan sama seperti yang Anda dapatkan sewaktu melakukan still shooting, yang merupakan suatu keunggulan, khususnya apabila membidik pada sudut lebar.


Perekaman video balapan motor dengan EOS-1D X Mark III

Mampu merekam dalam 4K DCI  (4096×2160) standar yang secara luas digunakan dalam pembuatan film, dan 4K UHD (3840×2160) standar yang digunakan dalam penyiaran, EOS-1D X Mark III juga mendukung perekaman internal dalam Canon Log 4:2:2 10-bit. Apa pun yang Anda rekam, apakah film atau cuplikan film untuk penyiaran, Anda bisa memastikan bahwa EOS-1D X Mark III akan memenuhi kebutuhan Anda.


Perbedaan di antara berbagai macam standar perekaman video

Ukuran 4K DCI (oversampled), 4K UHD (oversampled) dan 4K DCI (dikrop)

A: DCI 4K (oversampled dari 5,5K)
B: UHD 4K (oversampled)
C: DCI 4K (dikrop)


Pemrosesan oversampling berdasarkan teknologi Cinema EOS System (Sistem EOS Sinema)

Apabila merekam film 4K DCI tanpa krop, RGB data dalam 5,5K (5,5K merah, 5,5K hijau, 5,5K biru) dihasilkan terlebih dahulu, kemudian ukurannya diperkecil menjadi data 4K. Hal ini merupakan teknologi oversampling yang sama, yang didapatkan pada sistem Digital Cinema EOS Canon.

Oversampling / debayering berdasarkan Canon Cinema EOS

Anda juga dapat memilih untuk melakukan syuting pada 4K yang dikrop. Apa pun yang Anda pilih, melakukan syuting pada 4K yang dikrop atau tanpa krop, Anda dapat menikmati footage yang lebih detail daripada EOS-1D X Mark II berkat High Detail Low-Pass Filter yang baru dengan pemisahan 16 titik dan pemrosesan ketajaman high-resolution oleh prosesor gambar DIGIC X.


Spesifikasi yang tinggi untuk membantu membuat rangkaian cerita melalui video

Selain sensor CMOS dan prosesor gambar DIGIC X yang sudah di-upgrade, penggunaan kartu CFexpress dengan kecepatan tulis sangat tinggi, juga berkontribusi untuk performa EOS-1D X Mark III dalam perekaman film yang lebih tinggi. Dengan ukurannya yang relatif ringkas untuk kamera sinema digital dan kemampuannya untuk merekam file RAW 5,5K tanpa perekam eksternal, EOS-1D X Mark III menjadi alat menarik untuk berkreasi dengan video.

Sekian banyak opsi perekaman pada EOS-1D X Mark III, khususnya menarik apabila merekam pemandangan yang memerlukan penyuntingan yang ekstensif. File RAW 5,5K yang dibuat oleh EOS-1D X Mark III dapat diedit dalam perangkat lunak Digital Photo Professional dari Canon, memungkinkan Anda untuk mengubah penampilan footage tanpa penurunan kualitas gambar dengan cara menyesuaikan white balance, Picture Style dan parameter lainnya, persis seperti Anda mengedit file RAW still image (gambar diam). Juga dimungkinkan untuk mencuplik still frame sekitar 16 megapiksel dari RAW 5,5K (5472×2886)60 fps/50 fps footage dan mengekspornya sebagai file JPEG, TIFF atau HEIF. 

Selain itu, ada juga rencana untuk kompatibilitas plug-in dengan perangkat lunak pengembangan Cinema RAW Canon dan perangkat lunak dari produsen lain, yang akan meningkatkan efisiensi alur kerja penyuntingan.


Standar perekaman utama yang didukung
*Frame rates: PAL/NTSC

●MP4 H.264 (YCbCr 4:2:0/ 8bit)
Tanpa Krop: DCI 4K 50p/60p (ALL-I/IPB) (khusus MF)
Tanpa Krop: DCI 4K 25p/24p (PAL) atau 30p/25p/24p (NTSC) (ALL-I/IPB) (AF)
Over Sampling: UHD 4K 50p/60p (ALL-I/IPB) (khusus MF)
Over Sampling: UHD 4K 25p/30p (ALL-I/IPB) (AF)
Krop: DCI 4K 50p/60p(ALL-I/IPB)

●MP4 HEVC Canon Log (YCbCr 4:2:2/ 10bit)
Tanpa Krop: DCI 4K 50p/60p (ALL-I/IPB) (khusus MF)
Tanpa Krop: DCI 4K 25p/24p (PAL) atau 30p/25p/24p (NTSC) (ALL-I/IPB) (AF)
Over Sampling: UHD 4K 50p/60p (ALL-I/IPB) (khusus MF)
Over Sampling: UHD 4K 25p/30p (ALL-I/IPB) (AF)
Krop: DCI 4K 50p/60p(ALL-I/IPB)

●RAW (12 bit)
Tanpa Krop: 4K DCI 50p/60p (khusus MF)
Tanpa Krop: DCI 4K 25p/24pP (PAL) atau 30p/25p/24p (NTSC) (dengan AF)


Kamera ini juga mendukung output HDMI untuk 4K/FHD (Log Canon non-kompresi / YCbCr 4:2:2/ 10bit), perekaman perekam eksternal, dan output untuk monitor tampilan eksternal. Perekaman high frame-rate (laju bingkai tinggi) pada Full HD 100p/120p juga dapat dilakukan.

Alur kerja penyuntingan video EOS-1D X Mark III


Pemfokusan presisi dengan Dual Pixel CMOS AF, termasuk AF Pendeteksian Mata

Sistem Dual Pixel CMOS AF, yang menggunakan semua piksel pada sensor gambar CMOS untuk pendeteksian fase, juga aktif selama syuting film*. Malahan, Movie Servo AF sudah disempurnakan akibat pembacaan yang lebih cepat dari sensor CMOS dan pemrosesan yang lebih cepat oleh DIGIC X. Ini secara otomatis melakukan penyesuaian yang diperlukan ke kecepatan AF dan karakteristik pelacakan untuk memastikan pelacakan subjek yang lancar dan dapat diandalkan, sehingga memungkinkan untuk merekam tanpa asisten kamera.

High definition 4K movies (film 4k definisi tinggi) berarti bahwa, ini akan sangat menonjol kalau fokusnya agak melenceng, tetapi presisi tinggi Dual Pixel CMOS AF, yang mencakup berbagai fitur seperti Eye Detection AF, membantu Anda untuk mengunci fokus secara mudah, bahkan dalam situasi syuting yang sulit, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas footage. Selama pemfokusan manual, data jarak dari Dual Pixel CMOS AF digunakan untuk Focus Guide (Panduan Fokus), yang menampilkan posisi fokus untuk membantu akurasi fokus.

* Hanya MF yang memungkinkan untuk: 
- Cropless oversampled 4K DCI 50p/60p dan 4K UHD 50p/60p
- 4K DCI 50p/60p RAW

 

Operabilitas yang lebih baik

Tombol bersinar pada EOS-1D X Mark III

Panel LED belakang definisi tinggi sekitar 2,1 juta titik pada EOS-1D X Mark III menyediakan pandangan pemandangan yang jernih. Meskipun pengoperasian sentuh hanya tersedia untuk kontrol AF pada EOS-1D X Mark II, namun hampir semua menu dapat diaktifkan oleh pengoperasian sentuh pada EOS-1D X Mark III, termasuk pemutaran ulang dan papan ketik lunak.

EOS-1D X Mark III juga dilengkapi dengan tombol bersinar agar lebih memudahkan ketika melakukan syuting dalam gelap: MENU, INFO, Q, Playback, Index/Magnify/Reduce, Erase dan tombol Protect/Voice memo.

 

Kemampuan jaringan yang disempurnakan

EOS-1D X Mark III adalah kamera seri EOS-1D X pertama yang dilengkapi dengan konektivitas Wi-Fi/Bluetooth built-in. Dengan begitu, penggunanya dapat mentransfer foto dan video ke smartphone serta melakukan syuting jarak jauh dengan menggunakan smartphone yang berpasangan, yang sudah diinstal aplikasi Canon Camera Connect.


Berpasangan dengan Wireless File Transmitter WFT-E9 untuk transmisi yang lebih cepat, transfer file menjadi lebih aman.

Kompatibel dengan IEEE 802.11ac/2x2 MIMO, Wireless File Transmitter WFT-E9 memiliki dua antena Dual Band (Jalur Ganda) yang kompatibel, yang mampu melangsungkan transmisi kecepatan tinggi hingga 270Mbps. Kamera ini juga mendukung protokol FTP/FTPS/SFTP, sehingga Anda dapat menghubung ke server dengan keamanan tinggi. Kamera ini memiliki kisaran transmisi maksimum 150m. 

Saran: Gunakan konektivitas Wi-Fi built-in untuk pengoperasian jarak sedang yang sederhana. Gunakan Wireless File Transmitter WFT-E9 pada penugasan yang lebih besar untuk melaksanakan transmisi yang lebih cepat dan aman, serta pengoperasian jarak jauh pada jarak yang lebih jauh lagi.

EOS-1D X Mark III juga mendukung koneksi LAN aman yang sudah lebih baik, yang mampu melakukan transmisi dengan kecepatan hingga 700Mbps.

Wireless File Transmitter WFT-E9

EOS-1D X Mark III+Wireless File Transmitter WFT-E9

 

Lebih ramping dan ketat: Keseimbangan sempurna antara bobot ringan dan durabilitas

EOS-1D X Mark III memiliki sejumlah perbaikan dalam spesifikasi dari pendahulunya, namun bobotnya 80g lebih ringan. Hal ini disebabkan para pengembang yang meninjau kembali masing-masing dan setiap komponen serta mengintegrasikan sirkuit elektronik, merampingkan desain mekanisnya untuk memastikan bahwa bagian yang tidak penting, ditiadakan.

EOS-1D X Mark II: kira-kira 1,530g
EOS-1D X Mark III: kira-kira 1,440g

 

Bodi aloi magnesium EOS-1D X Mark III

Bobot yang lebih ringan tidak memengaruhi durabilitas dan ketahanan yang dimiliki EOS-1D X. Eksterior bodi terbuat dari aloi magnesium, yang menawarkan daya tahan terhadap benturan keras dan tameng elektromagnetik yang istimewa, serta strukturnya yang kedap debu dan cairan, setara dengan bodi EOS-1D X Mark II.


Segel cuaca pada EOS-1D X Mark III

Daya tahan ini mencakup struktur bodinya. Walaupun EOS-1D X Mark III menggunakan baterai LP-E19 yang sama seperti EOS-1D X Mark II, tetapi ini dapat membidik lebih dari dua kali lipat jumlah bidikan pada pengisian satu kali*, berkat pengelolaan pemakaian daya yang sudah lebih baik. Unit rana EOS-1D X Mark III sudah pula didesain agar lulus dari uji ketahanan siklus rana sebanyak 500.000 kali dengan mempertimbangkan peningkatan dalam jumlah bidikan karena memiliki kemampuan pemotretan beruntun yang lebih baik.

*Untuk still shooting.  

Ketahanan dan keandalan inilah, selain kecepatan, ketepatan, dan daya pencitraan, yang membuat EOS-1D X Mark III cocok untuk para profesional.


EOS-1D X Mark III

GIF EOS-1D X Mark III

 

Spesifikasi utama:

- Pemotretan beruntun hingga 16 fps (OVF)/20 fps (Live View) dengan pelacakan AF/AE
- Sensor AF resolusi tinggi 191 titik (OVF)
- Kecepatan Native ISO hingga 102.400, dapat diperluas hingga 819.200
- Sensor CMOS 20,1MP + prosesor gambar DIGIC X
- Mendukung perekaman 10-bit HEIF (HDR PQ)
- Syuting film RAW dalam kamera tanpa krop 5,5K 50p/60p
- Slot kartu Dual CFexpress
- Canon Log (YCbCr 4:2:2, 10-bit)
- Konektivitas Wi-fi/Bluetooth hemat energi

 

Gambar Contoh

Rusa Kutub di sungai

EOS-1D X Mark III/ EF600mm f/4L IS III USM/ FL: 600mm/ Manual exposure (f/8, 1/2000 det., EV-1)/ ISO 1250/ WB: Auto


Awan tebal di atas padang rumput

EOS-1D X Mark III/ EF24-105mm f/4L IS II USM/ FL: 24mm/ Aperture-priority AE(f/5.6, 1/60 det., EV-1)/ ISO 200/ WB: Auto


Perenang di dalam air

EOS-1D X Mark III/ EF400mm f/2.8L IS III USM/ FL: 400mm/ Manual exposure (f/2.8, 1/2000 det.)/ ISO 160/ WB: Auto


Potret wajah seorang gadis

EOS-1D X Mark III/ EF85mm f/1.4L IS USM/ FL: 85mm/ Manual Exposure (f/1.4, 1/500 det.)/ ISO 800/ WB: Auto

 

Ketahui lebih lanjut mengenai EOS-1D X Mark III dalam artikel
Menguasai Permainan: EOS-1D X Mark III - DSLR Full-frame Unggulan (Versi Inggris)

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!