Produk

[Bagian 2] PowerShot G9 X: Tipis, Namun Mudah Digenggam—Rahasia di Balik Pegangan

Perhatian khusus dicurahkan pada desain bodi PowerShot G9 X, dan para pengembang mempunyai tantangan baru dalam memastikan bahwa pegangannya tidak merusak desain ramping, tapi bisa digenggam erat. Mereka memberi tahu kami lebih lengkap tentang hal ini, serta mengungkapkan rahasia di balik kualitas gambar kamera, yang secara dahsyat berbeda dari kualitas smartphone.

Halaman: 1 2

(Dari kiri ke kanan)

UI: Ryo Takahashi, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Kualitas Gambar: Tsutomu Ogasawara, Senior Engineer, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Kepala Desain: Futoshi Kobayashi, Staff Engineer, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Perencanaan Produk: Masashi Matsumoto, Manajer Staff Rekanan, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 3

Optik: Kenji Shinohara, Pengoperasian Produk Komunikasi Gambar, Pusat Pengembangan ICP 1

Desain: Keita Takatani, Pusat Desain Produk, Div. Desain 1

Tidak klasik maupun modern.
Desain yang tak lekang dimakan usia meskipun waktu terus berlalu.

- Bukankah selera desain dan kesannya berbeda dari model PowerShot sampai sekarang?

Desain (D di bawah) Takatani Itu betul. Kali ini, kami memilih “Timeless” (Abadi) sebagai konsepnya. Saya ingin membuat sesuatu yang klasik, menyatukan esensi kamera, tetapi juga tidak terlalu bernostalgia. Jadi, dengan desain berbasis horizontal dan vertikal, saya juga mencampurkan sebagian elemen modern. Saya berupaya keras untuk menghasilkan desain yang akan dicintai dan tidak lekang dimakan usia meskipun waktu terus berlalu.

Kepala Desain (C di bawah) Kobayashi Pada desain kali ini, ada banyak sekali tantangan, jadi, saat pengerjaan terus berlangsung, saya merasa ragu, apakah hal ini sungguh bisa dicapai. Pada awalnya, ada beberapa usulan desain yang mengikuti kamera PowerShot sampai sekarang, tetapi kemudian, saya merasa cukup yakin, inilah desainnya, dan saya membuat perubahan kebijakan secara menyeluruh.

Desain (D di bawah) Takatani Selama hampir delapan tahun saya bertanggung jawab atas desain kamera, dan ini adalah model yang paling sulit. Ini memang bukan konvensional, dan ada begitu banyak tantangan, yang membuat saya ragu, apakah mungkin bisa terwujud (sambil tertawa).

C Kobayashi Yang jelas, saya benar-benar ragu, apakah ini bisa mencapai tahap produksi (sambil tertawa), belum lagi soal variasi warna.

D Takatani Betul, ini adalah seri G pertama yang memiliki variasi warna. Warnanya silver (perak), tetapi bukan sembarang silver, namun silver kisaran menengah dengan sedikit kesan kedalaman dan kecanggihan. Mengombinasikan ini dengan pegangan warna cokelat, menurut saya, ini menghasilkan selera yang juga menawan bagi kaum wanita.

Pegangan dengan materi baru serta daya genggam yang mantap, diterapkan di sekeliling bodi kamera.

- Pegangannya sungguh memikat mata, bukan?

D Takatani Kami ambil tantangan soal pegangan, dan menggunakan proses baru. Untuk mengekspresikan kualitas seri G, saya berpikir untuk menerapkan bahan kulit dan kulit palsu, tetapi dengan begitu, ukurannya pasti akan lebih besar, dan ada masalah dengan durabilitasnya. Namun demikian, jika menggunakan bahan karet, pasti akan menjadi lebih tebal. Oleh karena itu, ketika menggunakan plastik, hanya dengan menambah hiasan timbul (pola kerutan), kekakuan plastik dapat dirasakan dan menonjol, sehingga memberikan kesan murahan. Sewaktu saya sedang memikirkan, bagaimana cara menghasilkan tekstur kualitas yang lebih tinggi, saya mencoba berbagai variasi, dan pada akhirnya, saya menemukan metode pelapisan baru, meniupkan lapisan pada lekuk hiasan timbul yang memberikan kesan ketidakrataan yang unik dari bahan kulit. Karena pelapisan aktualnya juga menyertakan bahan seperti karet, ini memiliki rasa kelekatan dan mudah untuk dipegang. Hasilnya, sementara menekan ukurannya, kami mampu mewujudkan pegangan yang memiliki tekstur unik yang lebih bagus daripada kulit. Dan ini memastikan durabilitasnya lebih hebat daripada bahan kulit.

C Kobayashi Pegangannya juga menyertakan sisi tangan kiri, dan karena pegangan ini mencakup segala tempat yang disentuh jemari Anda, pegangan ini memiliki daya genggam yang tinggi. Dan karena begitu ramping, akan sulit terjatuh.

D Takatani Yah, saya memikirkan semua detail pengoperasiannya juga, kemudian melaksanakan desain. Bagian tonjolan dial menjalani proses mesin, sehingga terasa nyaman pada jemari Anda, dan dengan desain bernada horizontal dan vertikal, tombol pada bagian belakang, mudah ditekan, dan dengan sedikit tonjolan, jemari Anda mudah memegangnya.

Potongan intan diterapkan ke pinggiran sekelilingnya.

Proses mesin yang tegas diterapkan pada lebar sepenuhnya dengan menekankan kerampingan.

C Kobayashi Pemrosesan pada permukaan atas memiliki tingkat kesulitan yang khususnya sangat sulit, bukan? Saya memang merasa tidak begitu nyaman (sambil tertawa).

D Takatani Benar (sambil tertawa). Untuk menciptakan kesan lebih ramping dan citra inovatif, proses mesin yang tegas pada permukaan belakang, dan pengolahan potongan intan diterapkan ke pinggiran sekelilingnya. Untuk memberikan kesan kelas atas, diperlukan teknologi yang amat sangat tinggi untuk mencapai pemrosesan permukaan baru, dari sekarang dan selanjutnya. Yang sungguh membuat penasaran, yaitu, bahkan kemiringan sekecil apa pun dapat langsung terlihat secara kasat mata. Pada akhirnya, dengan memperoleh gagasan untuk bentuk dari semua orang di bagian desain, kami menyelesaikan masalahnya, namun, membawa ini ke tahap produksi, amat sangat sulit dicapai.

Perencanaan Produk (P di bawah) Matsumoto Ini sungguh memiliki reputasi yang hebat. Pabrik dan perusahaan penjualan merasa gembira, jadi saya menanti-nanti sampai kamera ini menjangkau semua orang.

Mencapai daya ekspresi yang tinggi dan pemburaman latar belakang yang signifikan.

1/250det., f/4, ISO 125, FL: 17,8mm

- Dengan ukurannya yang ramping, bagaimana kualitas gambarnya?

Optik (O di bawah) Shinohara Foto close-up pada kisaran yang lebih dekat daripada SLR yang dimungkinkan dengan G9 X, misalnya. Selain itu, dengan pemburaman latar belakang, kamera ini berpotensi untuk mengekspresikan tingkat pemburaman latar belakang yang sama seperti SLR sensor APS-C yang diperlengkapi dengan kit lensa, misalnya. Nilai f cerah lensa sungguh memburamkan dengan mudah.

Kualitas gambar (I di bawah) Ogasawara Selain itu, sensor tipe 1,0 inci yang digunakan kali ini, sama seperti yang digunakan pada G7 X dan G3 X, jadi kami sangat mengenal perilaku sensor ini apabila dipasang di kamera. Karena alasan inilah, kami mampu melaksanakan tuning (penalaan) dengan yakin. Gambar tidak berubah secara signifikan antara sudut lebar dan telefoto, dan tidak ada kesulitan dengan kualitas gambar yang berkaitan dengan bagian spesifik apa pun. Pada tahap itu, saya merasa yakin bahwa kamera ini mampu menciptakan gambar yang bisa diandalkan. Begitu rampingnya, sehingga Anda bisa membidik dengan nyaman, seperti smartphone, tetapi kualitas gambarnya jauh berbeda. Terdapat perbedaan yang cukup signifikan, khususnya pada kecepatan ISO. Satu hal yang pasti, kamera ini mampu memotret langit berbintang (sambil tertawa).

1/250det., f/5, ISO 125, FL: 15,4mm

0,3det., f/7.1, ISO 1600, FL: 30,6mm

O Shinohara Selain itu, karena kualitas gambar G9 X dan F7 X yang tinggi didesain dengan mempertimbangkan tingkat ekuivalen, saya yakin bahwa Canon bisa mengemukakan daya pikat atas kekuatannya sebagai produsen optik. Saya yakin bahwa dengan kombinasi kualitas gambar yang tinggi, ukuran dan beragam luas ekspresi, ini adalah kamera yang menawan.

I Ogasawara Kreasi gambarnya pun otentik. Dengan kamera saku digital, sampai sekarang, pemotretan dengan JPEG bisa dibayangkan, dan memprioritaskan pada kesan foto saat dilirik, namun demikian, seri G melakukan pendekatan terhadap EOS dari segi warna dan pencahayaan, dll. Bahkan bagi mereka yang biasanya memotret dengan EOS, menurut saya, mereka akan dapat menggunakannya sebagai sub-kamera tanpa kesulitan apa pun.

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

Win an EOS M100

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.