LOGIN/SIGN UP function is disabled for upgrade and maintenance. It will resume on 22/01/2022 10.30 AM SGT. Sorry for any inconvenience caused.
Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Mempersiapkan Pengalaman Fotografi Serangga pertama Anda

2021-09-01


EOS 80D, EF100mm f/2.8L MACRO IS USM, f/9, ISO 400, 1/125s, 100mm 
Foto oleh @fauzanmaududdin

 

Serangga mungkin berukuran kecil, tetapi jika Anda memperbesarnya di foto, Anda akan kagum dengan detail makhluk ini. Mulai dari sisik pada sayap kupu-kupu hingga rahang semut trap-jaw, sebuah dunia baru sedang menanti untuk Anda temukan jika Anda cukup berani untuk melihatnya dari dekat. Ikuti panduan sederhana ini untuk memulai perjalanan fotografi serangga pertama Anda!

 

Apa yang Ada di Dekat Anda?

Anda tidak perlu pergi jauh dari rumah untuk mengambil foto makro serangga. Taman terdekat (atau bahkan halaman belakang Anda) berisi harta karun alam yang menanti untuk ditemukan. Bagi pembaca kami yang memiliki tanaman di luar apartemen mereka, Anda bisa memulai dengan mencari kemungkinan adanya makhluk kecil yang tinggal di sana. Selama ada tanaman hijau, ada kemungkinan besar Anda bisa menemukan beberapa serangga.  

Untuk memulai, anggaplah Anda mengunjungi taman atau halaman belakang Anda untuk pertama kalinya. Miliki rasa ingin tahu dan dekati semua permukaan untuk mencoba menemukan makhluk-makhluk kecil ini. Beberapa mungkin tersamarkan oleh lingkungan mereka, jadi Anda harus jeli untuk menemukan mereka.

Perhatikan serangga yang tidak berbahaya seperti kepik, capung, dan kupu-kupu. Serangga ini biasanya tidak bergerak kecuali jika Anda menakuti mereka, jadi pastikan Anda tidak membuat gerakan yang besar dan tiba-tiba agar tidak mengagetkan mereka.  

Tip: Saat mencari serangga, jangan hanya mencari di permukaan saja. Lihat di bawah dedaunan dan bebatuan menggunakan layar LCD Vari-angle kamera Anda untuk melihat apakah ada makhluk yang bersembunyi di bawahnya.   


EOS 5D Mark II, EF100mm f/2.8L MACRO IS USM, f/9, ISO 400, 1/100s, 100mm 
Foto oleh @fauzanmaududdin

 

Pilihan Lensa

Jika Anda memiliki lensa makro, bagus! Lensa ini menawarkan pembesaran tinggi, yang akan memungkinkan Anda mereproduksi ukuran makhluk tepat seperti yang terlihat melalui lensa. Beberapa lensa makro favorit kami termasuk EF100mm f/2.8 Macro IS USM, RF85mm f/2 Macro IS STM, dan RF100mm f/2.8 Macro IS USM yang baru.

Jika Anda tidak memiliki lensa makro, jangan khawatir, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti. Pertama-tama, bingkai subjek dan coba dekatkan kamera sedekat mungkin sampai lensa Anda tidak bisa fokus lagi. Dengan sedikit keberuntungan, Anda akan dapat mengambil gambar serangga yang keren.

Jika serangga masih terlihat kecil dalam gambar, Anda dapat mempertimbangkan untuk memotong foto dalam pengolahan pasca pemotretan untuk mendapatkan bidikan yang lebih detail. Kelemahan dari melakukan hal ini adalah Anda akan kehilangan resolusi saat Anda memotong foto.

Alternatif untuk lensa makro adalah extension tube. Ini memungkinkan Anda untuk lebih dekat ke subjek dan meningkatkan rasio perbesaran lensa Anda. Sekarang Anda dapat mengisi lebih banyak frame dengan subjek, seperti yang mungkin dapat Anda lakukan dengan lensa makro. 


EOS 1300D, EF100mm f/2.8 MACRO USM, f/13, ISO 400, 1/100s, 100mm 
Foto oleh @waphah

 

Pengaturan Kamera dan Fokus Otomatis

Pada kamera Anda, gunakan mode prioritas rana dan pilih kecepatan rana yang cepat seperti 1/125 detik ke atas. Ini akan meminimalkan kekaburan yang disebabkan oleh tangan gemetar, yang dapat meningkat jika Anda menggunakan lensa makro telefoto. Aktifkan Penstabil Gambar pada kamera dan/atau lensa Anda untuk lebih mengurangi kekaburan gambar dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan gambar yang tajam. 

Jika Anda memiliki akses ke lensa dengan Hybrid IS, Anda beruntung. Dikembangkan untuk fotografi jarak dekat, Hybrid IS mengompensasi sumbu linier dan rotasi, memberi Anda peluang lebih besar untuk mendapatkan foto serangga yang super tajam.

Tergantung pada kondisi pencahayaan, Anda dapat mengatur ISO Anda antara ISO 200 hingga ISO 1.600. Jika Anda menginginkan kedalaman bidang yang lebih dalam untuk menangkap lebih banyak detail pada serangga, f/stop harus sekitar f/5.6 hingga f/8 ke atas.  

Jika Anda mencoba mengambil gambar serangga yang bergerak, seperti jejak semut yang merayap, aktifkan Servo AF guna menjaga subjek tetap dalam fokus untuk hasil gambar yang tajam.

Saat menggunakan EOS R5 atau R6 untuk memotret dengan jendela bidik, touch-and-drag AF cocok digunakan untuk mengubah titik fokus Anda dengan cepat jika serangga mulai bergerak. Jika Anda menggunakan LCD belakang untuk membingkai bidikan Anda, aktifkan Touch AF dan ketuk pada layar untuk mengarahkan fokus pada serangga lalu ambil foto tersebut.  

Untuk fotografer yang menggunakan kamera full-frame, mode crop pada kamera Anda memiliki fungsi yang sama dengan memangkas sisi-sisinya untuk memberi Anda resolusi yang lebih rendah, sehingga menciptakan ilusi bahwa Anda telah zoom in pada serangga tersebut. Jika resolusi gambar menjadi perhatian Anda, pertimbangkan untuk upgrade ke kamera dengan jumlah megapiksel yang lebih tinggi seperti EOS R5, yang memiliki resolusi asli 45 megapiksel, dan dalam mode crop 1,6x akan menghasilkan gambar 17 megapiksel. Ini lebih tinggi dibandingkan R6, yang memiliki sensor 20 megapiksel dan menghasilkan gambar 7,7 megapiksel dalam mode crop.


EOS 5D Mark II, EF100mm f/2.8L MACRO USM, f/5, ISO 250, 1/80s, 100mm 
Foto oleh @abdulgapurdayak

 

Tetap Aman!

Memiliki pengetahuan dasar tentang serangga mana yang dapat menggigit atau menyengat akan berguna. Jika Anda memotret makhluk seperti itu, dekati mereka dengan hati-hati. Beberapa serangga, seperti lebah, tidak akan menyengat kecuali jika diganggu. Jika Anda memotret mereka, berhati-hatilah untuk tidak memukulnya jika mereka terbang ke arah Anda.

Cukup sekian! Panduan cepat dan sederhana untuk membantu Anda memulai memotret foto makro serangga.  Untuk tips lebih lanjut tentang makro, lihat video ini!

 

Untuk artikel serupa, silakan kunjungi: