Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Yang Baru >> All Happenings

Melihat Melalui Lensa Para Fotografer Kreatif yang Berbeda

2020-04-13

Semua orang melihat suatu hal dengan sudut pandang yang berbeda.Seperti halnya dalam fotografi, rasa yang disampaikan oleh masing-masing subyek yang difoto bervariasi di antara orang-orang.Kami memperoleh tiga para profesional kreatif untuk mengambil dan membagikan sudut pandang kreatif mereka yang unik melalui fotografi, sembari merayakan bagaimana fotografi bisa membagikan cerita dengan subyek, sudut pandang, dan gaya apa saja.Bila ada salah satu dari gaya yang difitur terlihat menarik bagimu, kami juga memasukkan beberapa tips cepat untukmu memulai – bacalah dan dapatkan inspirasinya!

 

Henry Lim, Penulis Digital: Fotografi Konseptual

Bagi seorang fotografer amatir seperti Henry Lim, menangkap sebuah pemandangan tidaklah tentang menunggu momen yang tepat (tidak seperti fotografi alam liar atau fotografi olahraga).Henry melihat fotografi sebagai sebuah proses yang membutuhkan mengatur, membuat konsep, bekerja dengan ide-ide dan banyak percobaan dalam mencapai hasil yang diharapkan.


EOS RP, RF 35 MM f/1.8 Makro, f/4.5 IS STM, ISO 100, 1/200 detik, 35 mm


EOS RP, RF 24-105 mm f/4 L IS USM, f/4.5, ISO 3200, 1/60 detik, 29 mm


EOS RP, RF 24-105 mm f/4 L IS USM, f/4.0, ISO 6400, 1/800 detik, 29 mm

Masing-masing 3 foto ini berasal dari sebuah ide yang berbeda, memiliki ceritanya sendiri, dan dibuat secara independen:

  1. Menggunakan bentuk daun dan polanya yang unik untuk memperlihatkan dan menyembunyikan bagian-bagian dari wajah manusia.
  2. Penggunaan tanaman rumah sehari-hari untuk pengambilan foto yang aneh digunakan agar tampak menyerupai metomorfosis
  3. Fitur wajah yang berbentuk aneh ditangkap melalui penggunaan sederhana dari gelas dan air

Bila gaya fotografi konseptual ini terlihat menarik untuk anda, berikut ini ada beberapa hal yang bisa anda ingat untuk anda mulai:

  • Awalilah dengan membentuk sebuah ide dan menciptakan moodboard atau peta pikiranApakah pesan yang anda harapkan, dan adakah sebuah kunci percobaan yang ingin anda coba dan tangkap selama pengambilan foto?Akankah menjadi sebuah distorsi melalui biasan obyek kaca ataukah anda lebih terfokus pada keseluruhan mood yang muncul?
  • Pilihlah subyek yang anda lebih inginkanBila kepala manusia adalah fokus utama anda, teliti dan pelajarilah bagaimana anda bisa bereksperimen pada subyek anda untuk bisa membentuk konsep ide-ide anda.Bagaimana anda bisa memperkaya aspek emosional dari subyek yang anda pilih?
  • Identifikasi unsur-unsur yang anda inginkan sebagai bagian dari pengambilan foto.Apakah foto di luar ruangan, membutuhkan pencahayaan yang dramatis, akankah cahayanya jadi kurang terang, apakah anda membutuhkan properti atau simbol yang merepresentasikan ide anda?

Baca lebih lanjut pada dasar dari fotografi konseptual, tips dan trik dan menggunakan emosi dan elemen dalam pengambilan foto anda.

 

Seah Yun Ting, Direktur Seni: Fotografi Dokumenter

Direktur Seni, Seah Yun Ting, datang ke jalanan untuk menangkap rasa cintanya pada interaksi manusia.Dalam mini-seri ini, dia mengeksplorasi sebuah pasar basah dalam sebuah tawaran untuk menangkap aktivitas sehari-hari dan interaksi antara pemilik kedai, pelanggan, dan barang-barangnya.Dia mendeskripsikan gayanya sebagai fotografi dokumenter, tetapi tidak seperti pilihan lazim hitam-dan-putih, dia percaya bahwa dengan adanya warna akan membuat momen-momen yang ditangkapnya itu menjadi lebih berharta.

Karena fotografi dokumenter digunakan untuk menjaga sebuah momen yang signifikan dalam sejarah, Yun Ting menjelaskan alasannya dalam mengambil foto pasar basah adalah karena berkurangnya perdagangan di Singapura.


EOS RP, RF 35 mm f/1.8 Makro IS STM, f/2,8, ISO 400, 1/85 detik, 35 mm


EOS RP, RF 35 mm f/1.8 Makro IS STM, f/2.8, ISO 500, 1/500 detik, 35 mm


EOS RP, RF 35 mm f/1.8 Makro IS STM, f/3.2, ISO 800, 1/125 detik, 35 mm

Walaupun tidak ada prosedur standar, orang tersebut harus mengikuti aturan ketika mencoba fotografi documenter, inilah beberapa peraturan yang harus anda ikuti sebagai seorang pemula:

  • Bila foto anda dalam fotografi dokumenter meliputi adanya subyek manusia, mengembangkan kemampuan berkomunikasi dengan orang-orang akan membantu anda lebih jauh dibandingkan dengan kecakapan secara teknik.Mendekatlah dan mulai pembicaraan.Ingatlah, subyek anda hanya akan sangat alami dan santai di depan lensa kamera anda bila mereka merasa nyaman dengan anda.
  • Sampaikan pesan dengan jelas.Apa yang anda dokumentasikan?Apakah sudut padang anda dalam foto-foto ini?Apakah mereka menggambarkan sebuah adegan yang membicarakan isu sosial tertentu, ataukah mereka menyoroti komunitas yang kurang diketahui?
  • Riset, teliti, telaah.Cari tahu dimana subyek anda berkumpul, perilaku mereka, topik pembicaraan dan lebih banyak lagi.Hal-hal ini akan menyiapkan anda ketika anda mendekatkan diri pada subyek anda dalam sebuah percakapan!
  • Datangi tempatnya sebelum tanggal pengambilan foto, biasakan diri anda dengan tempat sekitar dan orang-orangnya agar momen yang anda tangkap lebih autentik dan mungkin dalam perspektif yang lebih unik.

Merencanakan pengambilan foto pertama anda?Berikut ini adalah apa yang harus anda bawa dalam tas travel kamera anda

 

Rhonda Wong, Desainer Grafis: Fotografi Minimalis

Sebuah aestetik yang bersih adalah bagaimana Rhonda memandang dunia melalui lensa kameranya.Fotografi minimalis sering hanya menggunakan tidak lebih dari tiga campuran warna, menghapuskan elemen-elemen yang tidak perlu, dan menjaga keseluruhan foto tampak bersih dan berbeda melalui kesederhanaan – yang seringnya bisa ditingkatkan dengan komposisi yang menawan, pencahayaan dan mengerti warna-warna komplemen.

Kesederhanaan ini seringnya adalah satu genre fotografi yang sering menggunakan minimalisme adalah fotografi arsitektur. Anda bisa membaca panduan fotografi minimalis dalam arsitektur di sini.


EOS RP, RF 35 mm f/1.8 Makro IS STM, f/3.5, ISO 100, 1/125 detik, 35 mm



EOS RP, RF 35 mm f/1.8 Makro IS STM, f/3.2, ISO 100, 1/800 detik, 35 mm


EOS RP, RF 35 MM f/1.8 Makro, f/4.5 IS STM, ISO 100, 1/200 detik, 35 mm

Di lain hal, berikut ini ada beberapa tips cepat untuk anda memulai:

  • Membuat sebuah titik fokal lewat penggunaan kontras bekerja dengan bagus dalam fotografi minimalis.Contohnya adalah dengan menggunakan warna yang kontras untuk memunculkan perhatian pada subyek anda melawan latar belakang yang monokrom atau dengan menggunakan pola-pola seperti lingkaran dalam foto penuh persegi.
  • Menggunakan teknik-teknik komposisi yang kuat untuk membingkai foto anda seperti penggunaan teknik bingkai dalam bingkai (seperti pada foto di atas) untuk memandu mata pengamat foto anda pada subyek foto.
  • Cara termudah untuk mengawalinya adalah dengan memulai memasukkan lebih banyak ruang negatif dalam komposisi anda.Terkadang, sedikit itu lebih baik.

Untuk topik-topik terkait komposisi, baca lebih banyak di sini: Teknik komposisi simetris dan pusat, komposisi diagonal, dan Aturan Sepertiga.

Latihan terus-menerus akan memberikan hasil yang sempurna, dan butuh waktu untuk menemukan gaya, subyek, dan niche fotografi anda.Terus bereksperimen dan bertanyalah saran-saran untuk terus mengembangkan kemampuan teknis dan daya kreatif anda.Bila anda berpikiran untuk membuat portofolio digital (seperti sebuah akun Instagram), baca mengenai cara anda membuat estetik Instagram anda di sini!