Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Menggunakan Filter untuk Fotografi Hitam Putih

2021-10-20

Gambar asli berwarna

Saat Anda membayangkan fotografi hitam putih, yang biasanya ada di pikiran Anda adalah foto monokromatik yang menampilkan berbagai warna sebagai gradasi abu-abu. Tapi tahukah Anda bahwa filter warna dapat secara dramatis mengubah tampilan dan nada gambar hitam putih Anda? 

Di masa lalu, fotografer akan memasang filter berwarna pada lensa mereka saat kamera menggunakan film hitam putih. Dengan fotografi digital saat ini, kita memiliki pilihan untuk melakukannya melalui pengolahan pascapemotretan di komputer atau dengan mengubah pengaturan warna pada kamera. Keuntungan besar melakukan ini di kamera adalah Anda dapat melihat efeknya di LCD terlebih dahulu dan juga fleksibilitas untuk mengganti filter agar sesuai dengan subjek. Dengan dapat melihat gambar akhir di LCD sebelum menekan rana, itu juga membantu Anda dalam mengomposisi ulang foto jika diperlukan, dan itu dapat menghasilkan foto yang lebih baik. 

Sebelum kita membahas hal itu, mari kita lihat berbagai efek yang dapat dimiliki filter warna pada gambar hitam putih. 

 

Gambar dengan filter kuning yang diterapkan di kamera. 

Filter Kuning

Filter kuning adalah salah satu filter warna yang paling umum digunakan untuk mengubah kontras dalam fotografi hitam putih. Ini adalah filter "pilihan" untuk menggelapkan langit biru, membuat awan putih lebih menonjol. Peningkatan kontras melalui pemisahan visual ini berguna bagi fotografer lanskap yang mungkin menangkap bentangan langit yang lebih luas. 

Dengan menggunakan filter kuning, nada warna lainnya seperti hijau, merah, kuning, dan oranye juga direproduksi dalam gradasi abu-abu yang lebih terang.

 

Gambar dengan filter merah yang diterapkan di kamera.

Filter Merah

Fotografer yang ingin membuat efek berani dan dramatis sering melirik ke filter merah. Saat filter ini digunakan, langit biru menjadi hampir hitam, yang akan membuat awan putih semakin menonjol.

Anda juga dapat menggunakan filter merah untuk memotret bangunan, di mana strukturnya akan terlihat lebih jelas berkat kontras yang lebih tinggi. Hal ini dapat membuat garis tampak lebih tegas dan kuat, memberikan nuansa dan tekstur yang berbeda pada arsitekturnya. 

 

 Gambar dengan filter oranye yang diterapkan di kamera.

Filter Oranye

Filter oranye memberikan hasil yang berada di antara filter merah dan kuning. Fotografer yang mencari nada warna yang lebih seimbang bisa menggunakan filter oranye. Meskipun efeknya tidak sedramatis menggunakan filter merah, namun tetap memberikan 'nuansa' yang lebih tegas dibandingkan dengan filter kuning. 

An orange filter delivers results that are in-between the red and yellow filters. Photographers looking for more balanced tones will stand to benefit from using an orange filter. While the effects are not as dramatic as using a red filter, it still delivers more ‘punch’ compared to a yellow filter.  

 

Gambar dengan filter hijau yang diterapkan di kamera.

Filter Hijau

Filter hijau sangat baik untuk memotret dedaunan karena secara langsung memengaruhi berbagai gradasi hijau dan mereproduksinya dalam nuansa abu-abu. Warna hijau tertentu mungkin menjadi lebih muda, sedangkan warna hijau yang lebih gelap menjadi hampir hitam. Hal ini memungkinkan fotografer lanskap mengubah kontras untuk nada warna hijau tertentu sambil mempertahankan efek langit.  

 

 

Sepia

Alih-alih nuansa abu-abu, gambar monokrom Anda sekarang memiliki nuansa cokelat saat Anda mengaktifkan efek filter sepia di kamera Anda. Hal ini sering dikaitkan dengan foto yang diambil di masa lalu dan dapat memberikan kesan nostalgia pada pemandangan tersebut. 

Nada Warna Biru, Hijau dan Ungu

Filter efek nada warna biru, hijau dan ungu dalam pengaturan monokrom memasukkan nada warna masing-masing ke dalam foto hitam putih. Meskipun ini mungkin tidak terdengar seperti nada warna yang umum untuk digunakan pada foto Anda, mereka membuat palet warna yang menarik yang dapat membuat foto monokrom Anda terlihat berbeda.

Sekarang setelah Anda memiliki pemahaman dasar tentang bagaimana filter warna dan nada warna memengaruhi abu-abu dalam fotografi hitam putih, berikut adalah 3 tip untuk membantu Anda menerapkannya:

 

1) Di kamera Canon Anda, atur ke fungsi Monokrom. Sekarang saat Anda mengakses pengaturan kamera, Anda seharusnya dapat melihat pilihan Filter dan Nada Warna. Dari sana, Anda dapat memilih filter apa yang ingin Anda terapkan pada foto Anda berikutnya. 

2) Jika Anda menggunakan DSLR, aktifkan Live View setelah memilih filter warna atau nada warna. Ini akan menerapkan efek pada layar, dan Anda akan dapat melihat bagaimana gambar hitam putih Anda akan terlihat saat filter tertentu diterapkan. 

3) Untuk lebih banyak fleksibilitas, foto dalam RAW + JPEG. Dengan cara ini, Anda tidak hanya memiliki versi monokrom dalam JPEG yang siap dibagikan dengan teman atau di media sosial Anda, tetapi juga salinan RAW berwarna, dan Anda dapat mengeditnya lebih lanjut di komputer Anda dalam hitam putih dan membuat lebih banyak penyesuaian sesuai keinginan Anda.

Perhatikan bahwa kamera yang berbeda mungkin menawarkan rangkaian filter yang berbeda, jadi cobalah pergi ke menu kamera Anda untuk melihat apa yang tersedia untuk pemotretan Anda berikutnya. 

 

Sekarang setelah Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana filter berwarna mengubah tampilan gambar hitam putih, mengapa tidak mencobanya saat Anda memotret? Mungkin Anda akan terkejut dengan hasilnya!

 

Untuk artikel serupa:

Fotografi Hitam Putih Eddie Sung

Fotografi Hitam Putih: Sebuah Studi Singkat