Foto & Persona

Ketika yang Muda & Berani Saling Berhadapan!

Dengan semakin terjangkaunya harga kamera, dan pengetahuan tentang fotografi yang lebih mudah diakses secara online (ada ribuan tutorial video di YouTube saja!), jumlah fotografer muda berbakat telah meningkat, Bulan ini, kami berbincang-bincang dengan Thawiphum Techaphan, usia 12 tahun, pemenang HISTORY’S Photo Face-Off: tantangan Chiang Mai Episode 3!

 

Memasuki musim kedua tahun ini, Photo Face-Off adalah acara kompetisi fotografi terkemuka di Asia, yang membawa serta 16 fotografer amatir berwisata-ria ke sebagian tempat paling fotogenik di Asia Tenggara. Setiap episode mempertandingkan tiga peserta lomba lokal untuk saling mengadu kebolehan dan Fotografer Profesional yang tinggal di tempat itu, dan mereka melaksanakan tiga tantangan sulit (Kecepatan, Tema, dan Ekstrem) untuk memenangkan tempat yang didambakan di babak Grand Finale. Dengan tiap tantangan dirancang untuk memacu setiap keterampilan, pengetahuan dan kreativitas peserta hingga setinggi-tingginya, bagaimana Thawiphum Techaphan, yang dipanggil Theo oleh sesama pesaing, akhirnya muncul sebagai pemenang episode?

Canon Snapshot (CS): Hai Theo! Dapatkah menceritakan tentang dirimu dan bagaimana kamu menekuni fotografi?

Theo (T): Umur saya 12 tahun, dan saya berasal dari Hua Hin, Thailand! Saya mulai memotret saat berusia 10 tahun, ketika ayah saya memberikan kamera film tua miliknya. Saya hanya boleh menggunakan lensa 35mm dan, kalau saya ingin melakukan zoom, saya harus lebih dekat ke subjeknya untuk membidiknya! Ayah mengajari saya cara menggunakan kamera dan ibu mengajari sejumlah kiatnya.

CS: Wah, itu bagus sekali! Jadi, kamu berasal dari keluarga fotografer!

T: Saya tumbuh dewasa bersama fotografi. Ibu saya, Phamai Techphan, adalah fotografer profesional, dan ayah saya, Thomas Groves, adalah guru fotografi. Dia memperkenalkan saya ke fotografi dan cara ‘melihat’ gambar serta momennya.

CS: Kamera apa yang kamu gunakan sekarang?

T: Sekarang, saya menggunakan Canon EOS 7D. Saya sangat menyukainya! Cepat, bagus dalam semua kondisi cuaca dan cukup tangguh untuk mengimbangi saya.

CS: Jadi, bagaimana rasanya menjadi pemenang episode untuk episode Thailand?

T: Senang sekali! Saya bahagia bisa mewakili Thailand pada Photo Face-Off dan menang. Saya juga berharap dapat memberikan inspirasi kepada para fotografer muda usia, karena saya ingin menunjukkan, bahwa usia bukan merupakan masalah jika menyangkut fotografi. Yang penting, menceritakan suatu kisah.

CS: Apakah kamu menemukan kesulitan apa pun selama episodemu?

T: Saya menyukai fotografi kegiatan, budaya, dan jalanan, jadi bagi saya, tema "fotografi makanan" adalah yang paling menantang, karena saya belum pernah secara iseng mengambil foto makanan saya. Kami juga harus menggunakan kotak cahaya dan kotak lunak, yang juga tidak pernah saya gunakan sebelumnya.

CS: Lalu, bagian apa yang paling menyenangkan?

T: Segalanya! Ini kesempatan sekali seumur hidup. Saya bisa bertemu dengan fotografer hebat lainnya, yang sampai sekarang pun saya masih suka berbincang dengan mereka setiap hari. Saya mendapatkan pengalaman tentang bagaimana acara TV dibuat, mengadakan konferensi pers saya yang pertama, dan sekarang melakukan wawancara dengan Canon Snapshot!

CS: Apa yang ingin kamu coba berikutnya?

T: Fotografi olahraga, karena saya menyukai intensitas yang terungkapkan pada tubuh dan wajah pemain.
Saya juga ingin sekali memotret sejumlah tempat, seperti tambang Belerang di Indonesia, dan penyaliban Kristus di Filipina, di antaranya.

CS: Terakhir, apakah punya saran untuk para fotografer muda usia seperti kamu?

T: Saran saya, jangan sekali-kali menyerah. Jika tidak berhasil dengan bidikan yang kamu lakukan, cobalah sudut dan tempat yang berbeda. Semakin banyak gambar yang diambil, dan semakin banyak kesalahan yang dibuat, akan semakin bagus gambar yang kamu ambil.

Sepenggal nasihat paling penting: jangan menggubris orang lain yang mengatakan bahwa usia muda berarti kamu tidak bisa mengambil gambar yang bagus. Kalau kamu menyukai fotografi jalanan atau perjalanan, jangan takut untuk bersikap wajar, dan hasil gambarmu akan menjadi semakin baik. Dan, jangan lupa untuk menikmati setiap momen! Kadang, hal terbaik untuk dilakukan yaitu, membidik satu atau dua foto, lalu simpan kameranya, dan hanya menikmati keadaan di sekitarmu.

Thawiphum Techaphan

Theo, usia 12 tahun menyukai fotografi, karena dia bisa menceritakan berbagai kisah dari sudut pandangnya, dan dia juga senang bepergian ke tempat-tempat yang menarik. Peserta termuda di acara serial TV, HISTORY’S Photo Face-Off, berharap dapat membuktikan, bahwa usia hanya sekadar angka apabila menyangkut soal kemampuan menghasilkan gambar yang hebat.

 
 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

Win an EOS M100

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.