Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

4 Cara untuk Mengambil Foto Tanaman Anda Seperti Seorang Profesional

2020-12-24
0
339
Dalam artikel ini:

Apakah anda sudah merawat beberapa tanaman selama waktu anda tinggal di rumah dan saat ini anda adalah orang tua yang membanggakan bagi tanaman anda?Baiklah, anda bisa mengambil kesempatan ini untuk memperlihatkan tanaman-tanaman kecil anda yang sedang tumbuh pesat dengan memberikan pemotretan foto untuk mereka dengan 4 konsep fotografi tanaman yang kreatif ini!


Sebuah Seri Foto Netral

Tanaman bisa menjadi layu atau kering. Saat hal ini terjadi, bagian tanaman yang layu akan berubah warna menjadi kecoklatan, membuat anda bisa mengambil fotonya dalam palet warna netral yang selaras untuk membuat sebuah seri fotografi tanaman.

Saat mencoba konsep ini, cobalah untuk menjaga atau menemukan sebanyak mungkin subyek foto sebisa anda. Kemudian, bereksperimenlah dengan cara-cara alternatif untuk mengambil foto subyek dalam sudut pandang yang berbeda. Bila subyeknya adalah sekuncup bunga, coba kupas kelopak bunganya untuk menunjukkan hal yang tersembunyi di dalamnya. Saat anda merasa senang dengan tampilan subyek anda, bermainlah dengan keseimbangan warna putih  untuk melengkapi foto anda dengan filter yang hangat Anda bisa mencoba Cloudy, Shade atau sesuaikan untuk membuat sebuah kustomisasi filter keseimbangan warna putih. Kami juga menggunakan kedalaman lapang pandang yang dangkal untuk fokus pada area tertentu dari subyek untuk memberikan tampilan yang lembut.

Latar belakang yang digunakan adalah kertas berwarna untuk mengangkat corak warna netral dari subyek. Jangan menutupi detil-detil foto dengan menggunakan kertas berwarna yang terlalu dekat warnanya dengan palet warna subyek anda. Lebih baik buat kontras bisa dengan latar belakang yang berwarna lebih terang atau lebih gelap.


Kelopak-Kelopak Bening

Kelopak bunga sering terlihat sedikit tembus cahaya dan dengan pencahayaan backlit yang tepat, pola seperti vena atau yang dikenal dengan venasi bisa ditonjolkan sebagai detil-detil yang cantik. Untuk pengambilan foto ini, kami mengambil beberapa bunga kembang sepatu dan melemparkan bunga-bunga tersebut ke langit. Efek pencahayaan backlit saling menyempurnakan dengan indah bersama bokeh yang cantik yang dibuat dengan lensa RF 35 mm f1.8 Makro IS STM.

Venasi juga menambahkan aura kelembutan dari struktur-struktur kelopak bunganya yang organik.

Bila anda berencana untuk mencoba konsep ini, bereksperimenlah dengan bokeh dan coba bermain dengan kualitas organik bunga-bunga. Jagan terlalu kaku dengan mempunyai pengaturan komposisi tetap untuk tampilan akhir anda, atau memiliki titik fokus yang tetap.

Tetesan Air dan Gemerlap

Kredit foto: @Abdulgapurdayak
Canon EOS 7D, EF 100 mm F 2,8 L USM, F 5.6, ISO 200, 1/80 detik, 100 mm

Tetesan air dan gemerlap cahaya membawakan efek yang sangat lembut untuk fotografi tanaman anda. Bila anda memiliki lensa makro, pelajari cara membuat tetesan air dalam tutorial langkah-demi-langkah berikut di sini! Anda harus memilih tanaman yang bisa menahan tetesan awal dengan baik, dan lebih baik dengan warna-warna untuk menonjol dari latar. Bila area sekitarnya terlalu berantakan atau berserakan, anda bisa memilih bukaan kamera yang lebih lebar untuk membuat bokeh latar belakang.

Gunakan alat injeksi yang tipis untuk menempatkan tetesan air pada subyek anda. Untuk pengaturan pencahayaan, bola lampu yang sederhana diarahkan ke bawah pada tetesan air akan cukup untuk membuat efek berkilau dan menerangi adegan foto makro, seperti di atas ini.

Perspektif Sudut Rendah

Untuk pohon-pohon yang lebih muda, permainan sudut pandang bisa bekerja untuk memberikan ilusi tinggi yang menjulang pada subyek anda.Hal ini juga menberikan tampilan yang lebih bersih bersama langit sebagai latar belakang berwarna putih dan menunjukkan sisi bagian bawah daun yang unik.

Untuk pengambilan foto ini, kami menggunakan kamera Canon EOS 850D yang datang dengan LCD Vari-angle, membuat kami bisa menyusun komposisi sudut rendah ini dengan fleksibel tanpa harus berbaring di lantai. Mulailah dengan menempatkan kamera anda dengan layar yang menghadap lantai dan lensa anda berada dekat pada salah satu batang utama subyek foto. Lalu, bermainlah dengan kedalaman lapang pandang yang dangkal (dengan fokus pada batang tanaman) untuk menciptakan ilusi jarak dari batang ke daun-daun tanaman.

Saat mencoba fotografi tanaman, kami menyarankan agar anda bekerja dengan kamera yang memiliki kemampuan makro untuk mengambil foto tanaman dalam ruangan bersama detil-detil tanamannya. Cobalah bereksperimenlah dengan jarak fokus terdekat yang bisa anda dapatkan dengan lensa kamera untuk menangkap kerapatan potongan subyek pada foto anda tanpa perlu diolah lagi pasca pemrotetan. Bila anda sudah mencoba salah satu konsep ini dan ingin memamerkannya, cobalah untuk memasukkan foto anda ke dalam Cerita Canon Kami!

Untuk artikel yang sejenis:
Teknik Makro Telefoto: Sekuncup Daun Sederhana Mendapatkan Sorot Perhatian
Fotografi Makro: Embun, Dedaunan dan Bunga
Mengatasi Cahaya Alami: Bunga-Bunga Makro Telefoto dalam Cahaya Malam
Perkenalan Pemula pada Fotografi Bercocok-Tanam

 

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami