Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Produk >> Semua Produk

[Bagian 1] Tantangan lensa EF – EF200-400mm f/4L IS USM Extender 1.4x

2014-03-20
2
1.68 k
Dalam artikel ini:

EF200-400mm f/4L IS USM Extender 1.4x adalah lensa zoom telefoto super berkinerja tinggi dengan built-in optical 1.4x extender. Lensa ini tidak saja menghasilkan kualitas gambar yang tinggi, tapi, hanya dengan menjentik sakelarnya, kisaran zoom bisa meningkat ke 280 hingga 560mm. Bacalah cerita di balik layar tentang pengembangan lensa ini. Di Bagian 1, kita akan menengok latar belakang dan tahap awal pengembangannya.

Prolog

Kelahiran lensa zoom telefoto ultra

Pada musim semi 2013, produksi massal lensa baru dimulai di pabrik Utsunomiya Canon, sebelah utara Tokyo. Sudah lebih dari dua tahun berlalu sejak pengembangan lensa ini, barulah EF-200-400mm f/4L IS USM Extender 1.4x, diumumkan. Untuk menjelaskan, mengapa diperlukan waktu begitu lama untuk menciptakan produk baru ini, kita harus menoleh ke belakang beberapa tahun.

Ketika merencanakan untuk memulai lensa ini, Canon tengah mempertimbangkan pengembangan lensa zoom baru untuk menambah deretan lensa telefoto ultranya. Sejumlah survei yang menargetkan fotografer profesional peringkat puncak, menunjukkan secara jelas bahwa permintaan untuk lensa zoom telefoto ultra memang semakin meningkat.

Lensa tersebut tidak lagi merupakan barang langka di pasar. Kelihatannya memang mudah bagi Canon, dengan teknologi canggih mereka dan tata-cara yang dimiliki, untuk mengembangkan lensa zoom telefoto ultra yang menghasilkan kualitas gambar yang super hebat.

Tetapi, personel perencanaan produk di divisi lensa dan staf yang bertanggung jawab atas pengembangan produk di Optics R&D Center menetapkan sasaran yang sangat ambisius: Untuk mengembangkan lensa yang akan melemahkan gagasan konvensional bahwa lensa zoom pada umumnya lebih rendah dalam performa optik daripada lensa focal length tunggal.

Pada waktu itu, salah satu lensa paling populer yang digunakan di antara fotografer berita dan olahraga profesional adalah EF400mm f/2.8L IS USM. Setiap orang dalam tim yang mengembangkan lensa zoom telefoto ultra yang baru, sepakat untuk menetapkan sasaran, yaitu menciptakan lensa zoom yang menawarkan kualitas gambar tinggi yang sebanding dengan lensa yang saat ini menjadi favorit para profesional.

Fotografer berita dan olahraga hanya membawa sejumlah kecil lensa lantaran ada kendala fisik dan tempat. Lensa zoom 200-400mm f/4 akan merupakan batas yang realistis untuk lensa dengan ukuran dan berat praktis yang dapat digunakan. Tetapi, alih-alih mengarahkan tujuan untuk mengembangkan lensa zoom 2x yang sederhana, anggota tim pengembangan menetapkan pandangannya pada peraihan performa optik lensa focal length tunggal yang didesain dengan kualitas gambar sebagai prioritas utama. Sebagai hasilnya, tim menghadapi rintangan yang jauh lebih besar daripada yang mungkin akan mereka jumpai apabila mengembangkan lensa zoom biasa.

EF200-400mm f/4L IS USM Extender 1.4x (bawah), EF400mm f/2.8L IS USM (atas)

Tatkala mereka mulai melontarkan berbagai gagasan untuk lensa baru, para pengembang mencuatkan gagasan memperlengkapi lensa dengan built-in extender. Sejak awal dalam sejarah panjang Canon yang mengembangkan berbagai lensa untuk penyiaran, perusahaan melengkapi lensa-lensa ini dengan built-in extender. Para pengembang lensa zoom telefoto ultra baru berpendapat bahwa mungkin lensa dapat diperluas kegunaan dan keserbagunaannya dengan menambahkan extender ke formula optik lensa zoom 2x.

Belum pernah ada lensa semacam itu yang dikomersialisasikan untuk SLR, sampai saat itu. Tetapi, para fotografer profesional telah memasangkan extender ke lensa telefoto untuk menangkap dunia dengan cara-cara yang diperluas melampaui kapabilitas lensa itu sendiri.

Penambahan built-in extender akan memberikan kenyamanan yang jauh lebih besar. Selanjutnya, dengan menyelaraskan tradisi Canon memproduksi lensa yang pertama dalam jenisnya, yaitu, penciptaan lensa dengan built-in extender, menawarkan kualitas gambar yang mengimbangi lensa focal length tunggal yang akan menambah warisan inovasi perusahaan dan membuka babak baru dalam sejarah lensa.

Berbagai gagasan ini mendorong para pengembang untuk mengadopsi sasaran, menciptakan lensa untuk kualitas gambar super tinggi pertama di dunia dengan built-in extender. Maka, dimulailah proyek pengembangan untuk lensa zoom telefoto ultra baru.

Canon menyiarkan lensa dengan built-in extender.

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami