Close
Produk >> All Products In Focus: EOS 200D- Part 4

Ulasan EOS 200D: Fotografi Perjalanan dan Fotografi Jalanan

EOS 200D baru yang dirilis bulan Juni 2017, adalah kamera yang ringan, ideal untuk fotografi perjalanan dan fotografi jalanan. Dalam artikel ini, mari kita cermati kemampuan fotografis kamera ini melalui sejumlah bidikan lanskap panorama yang saya abadikan sewaktu berkunjung ke Istanbul dan Cappadocia. (Dilaporkan oleh: Kazuo Nakahara)

Foto jalanan, dibidik dengan EOS 200D

 

Ukurannya yang ringkas dan kemampuan fotografisnya, ideal untuk fotografi perjalanan dan fotografi jalanan

Saya bepergian ke luar negeri dengan membawa tiga lensa EF yang ringan dan EOS 200D, yang telah mengalami sejumlah kemajuan besar sekaligus mempertahankan bobotnya yang ringan dan bentuknya yang ringkas. Tujuan saya kali ini adalah Istanbul dan Cappadocia di Turki. Alih-alih memutuskan mengenai subjek yang akan difoto terlebih dulu, saya memutuskan untuk berkeliling sambil berjalan ke mana saja yang saya inginkan, dan menjepret foto berbagai subjek yang mendorong hati saya untuk mengabadikannya.

Foto jalanan di Istanbul, dibidik dengan EOS 200D

EOS 200D/ EF-S10-18mm f/4.5-5.6 IS STM/ FL: 10mm (setara 16mm)/ Aperture-priority AE (f/5, 1/30 det., EV-0,7)/ ISO 100/ WB: Auto

Saat saya berkeliling di Grand Bazaar, kebetulan saya melihat lokasi yang sepi, yang diterangi oleh cahaya matahari. Prosesor gambar DIGIC 7 memberikan kontrol gradasi yang istimewa terhadap bagian berbayangan, bahkan untuk pemandangan yang kecerahannya sangat kontras.

 

Keuntungan terbesar membawa EOS 200D bersama saya saat bepergian, tidak lain karena ringkas dan ringan. Sepanjang perjalanan selama delapan hari tujuh malam dengan suhu di atas 30°C, terkadang saya harus berjalan sejauh lebih dari 10km. Namun begitu, saya dapat menyelesaikan perjalanan tanpa terganggu oleh panas yang terik, dan saya yakin, itu juga karena saya memilih EOS 200D menjadi pendamping saya. Saya baru menyadarinya kemudian, bahwa saya telah mengambil rata-rata sekitar 1.000 bidikan setiap hari. Seakan-akan kamera ini sudah menjadi bagian dari tubuh saya.

Tidak saja kamera ini ringan, tetapi juga dilengkapi dengan prosesor gambar DIGIC 7 dan sensor CMOS ukuran APS-C 24,2 megapiksel, yang mana keduanya digunakan pada model kamera Canon yang lebih canggih. Untuk alasan inilah, EOS 200D dapat menggambarkan bentangan jalanan dan alam Istanbul – situs Warisan Dunia UNESCO – hingga sepenuh-penuhnya, menghasilkan level kualitas gambar yang melampaui DSLR level pemula. Kamera ini membuat saya sadar betapa pentingnya mobilitas dalam fotografi perjalanan dan fotografi jalanan. 

 

Galeri Foto

Mesjid Biru, dibidik dengan EOS 200D

EOS 200D/ EF-S10-18mm f/4.5-5.6 IS STM/ FL: 10mm (setara 16mm)/ Aperture-priority AE (f/8, 1/320 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto

Konon, Mesjid Sultan Ahmed (Mesjid Biru) adalah mesjid paling indah di dunia. Dengan EOS 200D yang ringkas, mengganti lensa saat Anda sedang memotret di luar, tidak akan membuat Anda stres. Mesjid berskala sangat besar, sehingga tidak bisa disampaikan tanpa menggunakan lensa ultra lebar.

 

Dibidik dengan EOS 200D, menggunakan Picture Style (Landscape)

EOS 200D/ EF-S55-250mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 135mm (setara 216mm)/ Aperture-priority AE (f/5.6, 1/400 det., EV+0,3)/ ISO 100/ WB: Auto

Selat Bosphorus yang menghubungkan Laut Hitam dengan Laut Marmara, memancarkan warna biru lazuardi yang indah. Di sini, saya menetapkan Picture Style ke Landscape untuk menegaskan birunya laut dan langit serta menciptakan kontras dengan warna merah yacht dan bentangan kota.

 

Penggambaran renik-renik permukaan batu karang secara detail, dibidik dengan EOS 200D

EOS 200D/ EF-S18-55mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 30mm (setara 48mm)/ Aperture-priority AE (f/8, 1/500 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto

Kastil Uchisar di Cappadocia dibangun oleh bebatuan ringan berpori yang dibentuk oleh timbunan abu vulkanik. Lubang yang terukir pada permukaan batu karang, direproduksi sesuai aslinya, berkat sensor CMOS ukuran APS-C 24,2 megapiksel.

 

Kontras kecerahan yang mengagumkan pada EOS 200D

EOS 200D/ EF-S18-55mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 18mm (setara 29mm)/ Aperture-priority AE (f/8, 1/80 det., EV+0,3)/ ISO 100/ WB: Auto

Dari naungan salah satu batu karang dengan bentuk aneh, yang membuat Cappadocia tersohor, saya mengambil bidikan balon udara pada awal pagi. EOS 200D level pemula, mampu secara akurat merekam data gambar tanpa blowout, meskipun kontras kecerahannya begitu besar dalam pemandangan seperti ini.

 

Bekerja sama dengan: Kantor Konselor Budaya dan Informasi, Kedutaan Besar Turki


Untuk informasi selengkapnya mengenai EOS 200D, bacalah artikel berikut ini:
EOS 200D: Mencermati 4 Fitur Utama
EOS 200D: Ulasan dengan Contoh Gambar

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

 

Digital Camera Magazine

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Kazuo Nakahara

Kazuo Nakahara

Lahir di Hokkaido pada tahun 1982, Nakahara berpaling ke fotografi setelah bekerja di perusahaan manufaktur bahan kimia. Ia mengambil jurusan fotografi di Vantan Design Institute dan ia juga berprofesi sebagai penceramah untuk lokakarya serta seminar fotografi, selain bekerja dalam bidang fotografi komersial. Ia juga merupakan perwakilan dari situs web informasi fotografi, studio9.

http://photo-studio9.com/