Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Produk >> All Products

Memangkas 1000g Lensa Putih Besar: Seperti yang Disampaikan oleh Para Pengembang Canon

2018-11-15

Lensa super telefoto adalah alat yang layak dimiliki untuk menangkap gambar subjek elusif dari kejauhan secara jelas. Kelemahannya adalah bobotnya yang memang berat. Tim pengembangan lensa Canon berhasil membuat EF400mm f/2.8L IS III USM dan EF600mm f/4L IS III USM yang baru-baru ini dirilis, yang secara nyata lebih ringan daripada pendahulunya—memang, bukan hal yang mudah. Berikut ini adalah yang kami ketahui mengenai aspek ini dari wawancara dengan mereka.

Wawancara dengan para pengembang lensa

 

Perbaikan unggul pada lensa andalan

EF400mm f/2.8L IS III USM dan EF600mm f/4L IS III USM, keduanya layak membanggakan daftar peningkatan yang serba menarik: 

1. Bobotnya sangat berkurang (EF400mm f/2.8L IS III USM 26% lebih ringan dari model pendahulunya; EF600mm f/4L IS III USM 22% lebih ringan)
2. Kualitas gambar yang tinggi
3. Lapisan pelindung terhadap panas
4. Daya operasi dan kenyamanan yang lebih baik (kecepatan rana 5 stop untuk performa IS, cincin pemfokusan elektronik, berbagai aksesori baru)
5. Keandalan yang superior (ketangguhan, durabilitas, struktur kedap debu & kedap tetesan cairan, serta lapisan fluorin)
6. Desain berkualitas tinggi

Untuk mencapai tahap pertama, para pengembang harus mencurahkan segenap upaya, yang tidak sekedar membuat lensa yang lebih ringan, tetapi mendesain ulang seluruh lensa untuk memastikan keseimbangannya. Berikut ini, fokus cuplikan wawancara.
(Jawaban sudah diedit agar lebih ringkas dan jelas. Tautan ke wawancara aslinya ada di bawah ini.)

 

1. Visi dan pendekatan desain

Untuk membuat lensa yang akan menjadi “unggulan lensa generasi mendatang”

Nagao (Pimpinan Pengembangan): Ketika pertama kali kami mulai mengembangkan lensa, kami bertanya kepada diri sendiri, “Akan seperti apakah unggulan lensa generasi mendatang?” Kami juga mendengarkan sekian banyak masukan, khususnya dari orang-orang yang memberikan kritik membangun. Hal ini membantu kami untuk membayangkan lensa yang ideal, yang tidak terikat oleh kerangka kerja dari lensa yang ada saat ini. 

Shimada (Perencanaan Produk): Konsep utama kami adalah membuat lensa berbobot ringan. Intinya adalah, seberapa ringan kami bisa membuatnya, namun tetap masih mencapai kualitas gambar yang tinggi.

 

EF400mm f/2.8L IS III USM

EF400mm f/2.8L IS III USM, kira-kira seberat 2.840g.

 

EF600mm f/4L IS III USM

EF600mm f/4L IS III USM, kira-kira seberat 3.050g.

 

Atlet melompati rintangan

Dibidik dengan EF600mm f/4L IS III USM

 

2. Tata letak sistem optik baru yang inovatif

Memupuk gagasan terbaik yang muncul dari kompetisi gagasan level tinggi

Nagao (Pimpinan Pengembangan): Kami selalu mengembangkan berbagai teknologi untuk sejumlah proyek di waktu mendatang. Bahkan, sebelum kami mulai merancang EF400mm f/2.8L IS III USM dan EF600mm f/4L IS III USM, anggota tim Desain Optik sudah menghasilkan sejumlah gagasan baru, sistem optik ringan yang menggunakan bahan kaca baru. Sistem optik baru ini merupakan produk hasil pemupukan gagasan terbaik yang muncul dari kompetisi gagasan level tinggi.

Karakteristik optik lensa baru

Saito (Desain Optik): EF400mm f/2.8L IS III USM dicirikan oleh sistem optiknya. Sistem ini memanfaatkan lensa fluorit dan Super UD serta bahan kaca yang baru, dan memiliki tata letak sistem optik terpadu di bagian belakang dari elemen lensa kedua dan selanjutnya yang terletak menghadap ke belakang. Hal ini ternyata membantu mencegah kilauan yang disebabkan oleh cahaya dari luar bingkai gambar, sehingga memungkinkan detail yang lebih kontras untuk digambarkan, meskipun tidak terdapat cahaya latar. Memiliki elemen lensa (pertama) di depan dengan sendirinya, juga membantu mengurangi pantulan internal.

Nakahara (Desain Optik): EF600mm f/4L IS III USM ini memiliki desain optik yang serupa. Karena sulit mengurangi ukuran elemen lensa pertama, kami kemudian menciutkan diameter elemen lensa kedua dan selanjutnya, serta memaksimalkan jarak antara elemen lensa pertama dan kedua. Kami merombak habis seluruh konfigurasi lensa. Elemen lensa pertama menggunakan bahan kaca yang baru, yang belum pernah digunakan pada produk Canon.

 

Penampang EF400mm f/2.8L IS II USM dan EF400mm f/2.8L IS III USM

Penampang EF400mm f/2.8L IS II USM dan EF400mm f/2.8L IS III USM
EF400mm f/2.8L IS III USM (kanan) hanya memiliki satu elemen lensa yang berbeda dari model pendahulunya (kiri). Namun demikian, tata letak sistem optik terpadu di bagian belakang memungkinkan elemen lensa yang berukuran lebih kecil untuk digunakan setelah elemen lensa kedua, yang membuat lensa ini semakin ringan.

 

Penampang EF600mm f/4L IS II USM dan EF600mm f/4L IS III USM

Penampan EF600mm f/4L IS II USM dan EF600mm f/4L IS III USM
Persis seperti EF400mm f/2.8L IS III USM, EF600mm f/4L IS III USM juga dicirikan oleh jarak antara kelompok lensa pertama dan kelompok lensa selanjutnya, yang terkonsentrasi di bagian belakang.

 

Pengurangan berat hingga 26%

Hayakawa (Desain Mekanis): Kami berhasil mengurangi berat EF400mm f/2.8L IS III USM kira-kira 1.010g (26% lebih ringan daripada versi II). Pada EF600mm f/4L IS III USM, kami mengurangi kira-kira 870g (pengurangan kira-kira 22%).

 

Perubahan dalam bahan kaca dan konstruksi lensa (EF400mm)

Bahan kaca pada EF400mm f/2.8L IS II USM: Kira-kira 1.845g

Konfigurasi lensa EF400mm-70mm f/2.8L II USM

- Kaca pelindung dihilangkan
- Penggunaan aktif fluorit

Bahan kaca pada EF400mm f/2.8L IS III USM: Kira-kira 1.140g

Konfigurasi lensa EF400mm-70mm f/2.8L III USM

A: Lensa Super UD

 

Lion

Dibidik dengan EF400mm f/2.8L IS III USM

 

3. Pendekatan baru terhadap desain struktural dan bahan yang digunakan, juga penting

Memungkinkan inovasi

Hayakawa (Desain Mekanis): Pengurangan berat lebih lanjut, bukan tugas yang mudah. Ada batasannya, seberapa banyak kami dapat menghilangkannya dari laras dan eksterior lensa, yang bisa memengaruhi performa [struktural] kekuatan dan optiknya. Kami harus memastikan bahwa keandalan dan performa optik tidak dikorbankan. Jadi, yang kami lakukan: 

1) Mengubah konstruksi alas dengan menggunakan cetakan injeksi canggih (thixomolding) dan aloi baru,
2) Memperbarui berbagai komponen, misalnya dengan mengimplementasikan cincin fokus elektronik, dan
3) Memanfaatkan mekanisme setelah optik termutakhir.

Peralihan ke cincin fokus elektronik memungkinkan kami meminimalkan jumlah komponen yang diperlukan untuk secara mekanis menautkan cincin fokus dengan unit fokus (USM motor). Hal ini tidak hanya mengurangi berat lensa, tetapi juga memiliki keuntungan untuk rakitan lensa dan ketepatan tata letak.  

Nagao (Pimpinan Pengembangan): Kami juga memutuskan untuk menggunakan karbon baru yang diperkuat magnesium aloi. Untuk laras lensa kelompok pertama pada lensa 400mm, cetakan injeksi membantu kami untuk menghasilkan ketebalan laras 9,8mm, 20% lebih tipis daripada model lensa sebelumnya. Lebih ringan, tetapi tetap cukup kuat. Lensa seri III menggunakan penyesuai optik yang diproduksi secara internal, yang dirancang untuk lensa super telefoto. Hal ini memungkinkan kami melaksanakan penyesuaian digital pada sekian banyak detail halus, mencapai suatu presisi yang tidak mungkin terlaksana melalui sejumlah metode manual yang konvensional. 

 

Laras lensa kelompok pertama

Laras lensa kelompok pertama, adalah salah satu dari hotspot pengurangan berat tim pengembangan. Ini terbuat dari karbon yang diperkuat oleh magnesium aloi, yang jauh lebih ringan daripada aluminium aloi.
 

 

Makna dari lensa super telefoto yang lebih ringan

Pada lensa super telefoto 400mm atau lebih panjang, mobilitas dan portabilitas selalu didambakan, karena begitu ideal dan secara teknologi sulit dicapai. Makna dari pengurangan berat pada kedua lensa L super telefoto baru ini merupakan terobosan yang lebih meleluasakan kita untuk membidik sesuka hati, dengan jangkauan dan kualitas gambar yang sama tinggi, yang kita sukai pada model populer pendahulunya. 

 

 Apa lagi yang dilakukan untuk menjamin kualitas gambar yang tinggi pada lensa baru ini? Perubahan apa yang membantu mencapai kecepatan rana 5 stop stabilisasi gambar? Apa yang memotivasi para engineer untuk terus memperbaiki berbagai aspek desain sampai pada saat-saat terakhir? 
Unduh wawancara selengkapnya *PDF dalam bahasa Inggris untuk berbagai kisah di balik layar dan banyak lagi. 

 

Wawancara dengan para pengembang

Gambar profil tim pengembangan lensa

(dari kiri)
Shota Shimada: Perencanaan Produk
Yuki Nagao: Pemimpin Pengembangan
Shinichiro Saito: Desain Optik
Makoto Nakahara: Desain Optik
Makoto Hayakawa: Desain Mekanis

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!