Produk

Segalanya Tentang EOS 80D (2): Mode Pemilihan Area AF untuk Pemfokusan Cepat

Kunci pemfokusan secara cepat dan akurat pada EOS 80D terletak pada cara Anda memanfaatkan 45 titik AF. Untuk mempercepat bidikan Anda, penting bagi Anda untuk memilih titik AF dengan mempertimbangkan berbagai kondisi yang ada di sekeliling subjeknya. Dalam artikel ini, kita belajar lebih lanjut mengenai karakteristik keempat mode pemilihan area AF yang memungkinkan menangkap momen yang menentukan, yang tidak akan lagi kita jumpai. (Foto dan naskah oleh: Ryosuke Takahashi)

 

Mode pemilihan area AF: Ikhtisar

Dalam Bagian 1, kita telah belajar tentang tipe titik AF yang berbeda-beda, yang tersedia pada EOS 80D. 

45 titik AF, semuanya pada EOS 80D bisa berfungsi secara independen, tetapi semuanya pun bisa digabungkan untuk membentuk "zona". Untuk memilih jumlah titik AF dan menggabungkannya, Anda gunakan mode pemilihan area AF, yang akan kita pelajari dalam Bagian 2 ini. 

Semuanya, ada empat mode pemilihan AF yang berbeda-beda pada EOS 80D:  

1. Single-point AF (Pemilihan Manual)
2. Zona AF (Pemilihan Zona secara Manual)
3. AF Zona Besar (Pemilihan Zona secara Manual) [Catatan: Ini adalah mode baru, yang tampil perdana pada EOS 80D]
4. 45-point Automatic Selection AF (45 titik AF Pemilihan Otomatis)

Satu cara untuk menentukan mode mana yang harus digunakan, perhatikan karakteristik pemandangan dan pergerakan subjeknya, lalu pilih yang sesuai. Hal ini memerlukan penguasaan berbagai fitur dari masing-masing mode, yang akan dicakup dalam artikel ini.

Sebelum kita mencermati lebih detail masing-masing mode pemilihan area, ada satu hal penting tentang pendeteksian AF yang akan membantu Anda untuk lebih memahaminya: Untuk meningkatkan akurasi AF, semua mode pemilihan area AF memanfaatkan pelacakan warna, pendeteksian nada kulit, dan informasi tentang jarak antara subjek ke kamera. Jika nada kulit tidak dapat terdeteksi AF akan mendeteksi subjek yang terdekat. 

Ingatlah hal ini saat kita mencermati masing-masing mode pemilihan area.

Keempat mode pemilihan area AF

Pengarahan dengan titik tunggal: Single-point AF (Pemilihan Manual)

Menetapkan fokus pada titik tunggal

Mode ini memungkinkan Anda untuk menetapkan fokus dengan titik AF tunggal yang dipilih secara manual. Semua titik AF selain dari titik yang dipilih, akan dinonaktifkan. Mode Single-point AF unggul dalam akurasi pemfokusan. Ini dapat digunakan dalam beragam luas genre untuk subjek dan pemandangan yang tidak banyak pergerakan, seperti lanskap, potret wajah dan foto diam.

 

Pengarahan dengan zona: Zona AF (Pemilihan Zona secara Manual)

Menangkap subjek dengan menggunakan beberapa titik AF

Dalam mode ini, Anda dapat memilih salah satu dari sembilan zona untuk pemfokusan, masing-masing terdiri atas beberapa titik AF. Mode ini cocok untuk subjek yang bergerak sedikit, seperti bidikan potret wajah subjek yang bergerak dan jepretan foto jalanan.

 

Pengarahan dengan zona: AF Zona Besar (Pemilihan Zona secara Manual)

Menangkap subjek dengan area yang lebih lebar

Mode ini membagi layar ke dalam tiga zona besar (kiri, tengah dan kanan), masing-masing memanfaatkan beberapa titik AF untuk pemfokusan. Dibandingkan dengan Zone AF (AF Zona), Large Zone AF (AF Zona Besar) cocok untuk subjek dengan pergerakan yang lebih gesit. Titik AF secara otomatis dipilih dalam zona, dan jumlah titik AF yang digunakan pun bervariasi menurut kondisi subjeknya.

 

Pengarahan dengan zona: 45-point Automatic Selection AF (45 titik AF Pemilihan Otomatis)

Memilih titik AF secara otomatis

Titik AF dipilih secara otomatis dalam mode ini menurut posisi dan ukuran subjeknya. 45 titik AF semuanya dapat dipilih, tetapi jumlah yang dapat digunakan bervariasi menurut faktornya, seperti jarak dari subjek ke kamera. Seperti mode lainnya, pendeteksian nada kulit berfungsi dalam mode 45-point Automatic Selection AF (45 titik AF Pemilihan Otomatis). Ini juga cocok untuk fotografi potret wajah.

 

Bagaimana cara mengubah mode pemilihan area AF?

1. Tekan tombol mode pemilihan area AF atau tombol pemilihan titik AF

Menekan salah satu tombol ini mengaktifkan pemilihan mode pemilihan area AF. Mode yang saat ini dipilih, ditunjukkan oleh panah. Anda bisa mengoperasikannya dengan menggunakan tombol yang lebih mudah bagi Anda.

 

2. Menekan tombol mode pemilihan area AF

Menekan tombol mode pemilihan area AF setiap kali beralih mode, dan kembali lagi ke awal setelah mencapai mode terakhir. Untuk mengonfirmasikan mode, Anda bisa menekan tombol shutter (rana) separuh ke bawah setelah memilih mode yang ingin Anda gunakan.

 

Butir 1: Gunakan Single-point AF jika Anda sangat yakin mengenai tempat yang Anda inginkan untuk menetapkan fokus

Mode Single-point AF cocok untuk sebagian subjek foto diam dan lanskap, serta apabila Anda ingin menetapkan fokus pada mata subjek dalam bidikan potret wajah. Karena hanya titik AF pilihan yang akan menanggapi mode ini, maka tidak perlu cemas bahwa fokus akan otomatis bergeser ke lokasi yang tidak dimaksudkan. Ini merupakan mode pemilihan area AF yang ideal apabila memerlukan pemfokusan yang tepat, misalnya ketika Anda ingin mengurangi depth of field yang memang disengaja. Anda dianjurkan menggunakannya untuk pemandangan yang Anda inginkan untuk menujukan pemfokusan ke sana.

Dalam contoh ini, saya menetapkan fokus pada wajah paprika merah di kanan setelah memilih Single-point AF.

 

EOS 80D/ EF50mm f/1.8 STM/ FL: 50mm/ Aperture-priority AE (f/1,8, 1/60 det.)/ ISO 125/ WB: Auto
Depth of field sangat dangkal pada aperture maksimum. Saya dapat menetapkan fokus yang tajam berkat properti Single-point AF.

 

Butir 2: Gunakan 45-point Automatic Selection AF apabila pergerakan subjek tidak dapat diduga

Mode pemilihan area AF ini praktis untuk pemandangan di mana pergerakan subjek sama sekali tidak dapat diduga. Ini bisa digunakan dalam berbagai cara ketika memotret subjek bergerak, misalnya, burung yang terbang di angkasa, hewan piaraan atau anak-anak. Titik AF yang dipilih untuk pemfokusan bervariasi dengan faktornya, seperti kondisi pemandangan dan panjang fokus lensa yang digunakan. Pilih mode ini apabila prioritas utama Anda adalah memastikan subjek bisa ditangkap, bukan akurasi pemfokusan.

Beberapa titik AF yang berhimpit dengan tubuh burung menyala merah, yang mengindikasikan bahwa pemfokusan sudah dilakukan secara efisien.

 

EOS 80D/ EF70-300mm f/4-5.6L IS USM/ FL: 300mm/ Aperture-priority AE (f/5.6, 1/640 det., EV-0,3)/ ISO 100/ WB: Daylight
Karena tidak perlu memilih titik AF secara manual, mode ini lebih memudahkan untuk menanggapi pergerakan mendadak dan menangkap subjek dengan lebih akurat.

 

Butir 3: Gunakan Large Zone AF untuk menangkap subjek bergerak sekaligus mempertahankan komposisinya.

Mode Large Zone AF, yang membagi layar ke dalam tiga zona, sungguh praktis apabila Anda ingin mengambil bidikan setelah menentukan perkiraan posisi subjeknya. Ini cocok untuk pemandangan dengan pergerakan yang lebih gesit dibandingkan dengan Zone AF, dan bisa digunakan dalam genre yang berkisar dari fotografi jalanan hingga olahraga. Ini mungkin sulit untuk mendapatkan keseimbangan yang bagus antara komposisi dan fokus pada sebagian kasus apabila Anda memotret subjek bergerak, tetapi hal ini bisa dipermudah dengan penggunaan mode Large Zone AF. Ini juga berguna apabila Anda ingin berkonsentrasi pada bidikan Anda.

Dalam contoh ini, fokus hanya ditetapkan pada anak di ayunan dengan titik AF lainnya tidak menanggapi orang-orang dan bangunan lainnya dalam gambar.

 

EOS 80D/ EF-S24mm f/2.8 STM/ FL: 24mm/ Aperture-priority AE (f/5,6, 1/400 det., EV-0.3)/ ISO 100/ WB: Auto
Jika Anda tahu, kapan waktunya untuk membidik, tetapkan terlebih dahulu komposisinya, dan gunakan Large Zone AF sambil menunggu momen yang tepat untuk menangkap subjek.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

EOS 80D Kit II (EF-S18-135mm IS USM)

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

 

EF70-300mm f/4-5.6L IS USM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

 

Ryosuke Takahashi

 

Lahir di Aichi tahun 1960, Takahashi memulai karier freelance pada tahun 1987 setelah bekerja pada studio foto iklan dan penerbit. Melakukan pemotretan untuk majalah besar, ia telah bepergian ke banyak penjuru dunia dari tempat kedudukannya di Jepang dan Tiongkok. Takahashi adalah anggota Japan Professional Photographers Society (JPS).

 

Digital Camera Magazine

 

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.