Tips & Tutorials

Dasar-Dasar Kamera #12: Viewfinder

Apabila menyangkut soal pemotretan, bagian kamera yang paling penting adalah viewfinder. Dewasa ini, ada sejumlah kamera yang tidak dilengkapi viewfinder, dan hanya memiliki pemotretan Live View. Namun demikian, semakin Anda berpengalaman dengan fotografi, Anda akan menyadari, betapa besar pengaruh pemotretan dengan viewfinder pada foto Anda. Dalam artikel ini, kita akan mencermati viewfinder. (Dilaporkan oleh: Tomoko Suzuki)

 

Dengan viewfinder optik, Anda bisa memusatkan perhatian pada subjek Anda

Hal yang perlu dicatat

- Mencegah cahaya eksternal mengganggu bidikan Anda.
- Anda dapat memusatkan perhatian pada subjek tanpa gangguan.
- Mudah melacak subjek yang bergerak.
 

Viewfinder adalah jendela kecil pada kamera yang tembus pandang agar dapa menyusun foto Anda dan menetapkan fokus pada subjek. Perbedaan antara pemotretan Live View, di mana Anda menggunakan monitor LCD, dan pemotretan viewfinder, yaitu, pada viewfinder, cahaya eksternal dicegah untuk memengaruhi cara Anda mempersepsikan tampilan pada layar. Dengan demikian, Anda dapat mencurahkan perhatian sepenuhnya pada subjek di depan mata Anda, yang pada gilirannya akan lebih memudahkan untuk melacak subjek bergerak.

Kamera digital dilengkapi dengan salah satu dari dua jenis viewfinder: viewfinder optik (OVF), dan viewfinder elektronik (EVF).

Viewfinder optik (OVF) terutama ditemukan pada kamera DSLR seperti EOS 77D dan EOS 1300D. Pada kamera tersebut, cahaya yang melintasi lensa dipantulkan keluar cermin dan masuk ke dalam viewfinder, yang memungkinkan Anda membidik sambil melihat gambar yang sesungguhnya. Keuntungannya yaitu, Anda bisa lebih mudah melacak benda bergerak, dan juga melihat warna yang lebih akurat. Sebaliknya, karena cermin diperlukan untuk memantulkan cahaya, maka, terdapat batasan pada keringkasan ukuran kamera yang bisa dibuat. Pratinjau efek white balance dan kompensasi pencahayaan juga tidak tersedia.

Sementara itu, viewfinder elektronik (EVF) biasanya terdapat pada kamera mirrorless seperti EOS M5. Kamera ini secara elektronik memproyeksikan gambar yang ditangkap oleh sensor gambar pada panel LCD kecil, dan inilah yang sesungguhnya Anda lihat saat mengintip melalui EVF. Karena dalam kasus ini tidak diperlukan cermin, maka, kamera bisa dibuat lebih ringkas. Anda bisa membesarkan tampilan pada area fokus dan memeriksa efek penyesuaian warna serta kecerahannya sebelum membidik. Namun demikian, karena EVF secara relatif mengkonsumsi daya lebih besar, maka kemungkinan akan menggunakan masa pakai baterai agak banyak.

 

Viewfinder optik

Sebagian besar terdapat pada kamera DSLR

EOS 77D
Keunggulan

- Mampu melihat subjek dalam waktu nyata
- Mudah melacak subjek yang bergerak
- Secara akurat mendeteksi warna subjek

Kelemahan
- Membatasi ukuran kamera saku
- Tidak dapat meninjau ulang efek white balance dan kompensasi pencahayaan sebelum melepaskan rana

 

Viewfinder elektronik

Sebagian besar terdapat pada kamera mirrorless

EOS M5
Keunggulan

- Kamera bisa dibuat lebih ringkas
- Mampu memperbesar tampilan untuk menetapkan fokus
- Bisa meninjau kembali efek white balance dan kompensasi pencahayaan sebelum melepaskan rana

Kelemahan
- Memakai daya sedikit lebih banyak

 

Konsep 1: Membidik subjek bergerak dengan OVF

EOS-1D X Mark II/ EF500mm f/4L IS II USM/ FL: 500mm/ Manual exposure (f/11, 1/320 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto

 

Alasan keunggulan OVF dalam membidik benda bergerak lantaran kemampuannya menggunakan AF pendeteksian fase. Karena AF pendeteksian fase bidang gambar dapat mencapai fokus pada kecepatan yang amat sangat tinggi, ini merupakan mode AF paling sesuai untuk membidik subjek bergerak.

Sampai baru-baru ini, sebagian besar orang akan secara otomatis mengaitkan pembidikan subjek bergerak dengan penggunaan viewfinder optik. Namun demikian, dengan diperkenalkannya Dual Pixel CMOS AF yang mengimplementasikan AF pendeteksian fase bidang gambar, sekarang dimungkinkan untuk mengambil foto benda bergerak dengan viewfinder elektronik. Khususnya, EOS M5 mampu membidik pada kecepatan beruntun 7 fps, dan dikombinasikan dengan penggunaan prosesor gambar termutakhir DIGIC 7 yang dimilikinya, maka subjek bergerak dapat ditangkap dengan amat sangat akurat.

Sebagai awal pengenalan Phase Detection AF (AF Pendeteksian Fase), yang juga dikenal sebagai AF pendeteksian perbedaan fase, bacalah:
Dasar-Dasar Kamera #11: AF Pendeteksian Fase

 

Konsep 2: Tinjau ulang efek dengan EVF sebelum membidik

(Kiri)
WB: Auto
Exposure compensation: EV±0
Lantaran ada cahaya latar yang masuk dari jendela, lampu tampak gelap dalam gambar. Inilah situasi di mana Anda sebaiknya menggunakan kompensasi pencahayaan untuk mendapatkan efek yang lebih cerah.

(Kanan)
WB: Daylight
Exposure compensation: EV+1,0
Tetapkan exposure compensation (kompensasi pencahayaan) ke EV+1,0 dan WB ke Daylight. Dalam contoh ini, EVF memungkinkan Anda mengecek bahwa gambar sekarang terlihat lebih cerah sebelum melepaskan rana.

Kedua gambar: EOS M/ EF-M22mm f/2.0 STM/ FL: 22mm (setara 35mm)/ Aperture-priority AE (f/2, 1/320 det.)/ ISO 100

 

Keunggulan terbesar viewfinder elektronik yaitu, sewaktu membidik, Anda dapat melakukan pratinjau efek perubahan pengaturan sebelum mengambil foto. Dengan cara ini, EVF memiliki keunggulan yang lebih hebat daripada OVF, yang mengharuskan Anda mengecek gambar setelah memotret, berulang-ulang kali.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Tomoko Suzuki

Setelah lulus dari Tokyo Polytechnic University Junior College, Suzuki bergabung dengan perusahaan periklanan. Dia juga bekerja sebagai asisten fotografer, termasuk Kirito Yanase, dan mengkhususkan diri dalam bidikan komersial untuk produk perlengkapan busana dan kosmetik. Sekarang, dia bekerja sebagai fotografer studio untuk produsen perlengkapan busana.

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.