Tips & Tutorials

Kamera FAQ #12: Apakah Perbedaan Antara Sensor Garis dan Sensor Tipe Silang?

Ketahui lebih lanjut tentang apa yang dimaksudkan dengan istilah "line sensor" (sensor garis) dan "cross-type sensor" (sensor tipe silang) saat saya menguraikannya dan menjelaskan perbedaannya.  (Dilaporkan oleh: Ryosuke Takahashi)

Sensor AF terbuat dari sensor garis—titik sensor tunggal (CMOS atau lainnya) yang tersusun dalam satu garis—yang menghitung jarak subjek dari kamera berdasarkan informasi yang diperoleh. Di sini, digunakan teknologi yang disebut “phase detection” (pendeteksian fase), yang merupakan mekanisme dasar yang sama seperti phase-difference detection AF (AF pendeteksian perbedaan fase). Sensor garis horizontal mendeteksi pada arah vertikal, sedangkan sensor garis vertikal mendeteksi pada arah horizontal. 

Sensor tipe silang adalah sensor AF dengan persimpangan sensor garis. Hal ini memungkinkan akurasi pengukuran yang lebih baik, karena sensor garis yang mendeteksi sepanjang satu arah, tumpang-tindih pada titik yang sama dengan sensor garis yang mendeteksi sepanjang arah yang "berlawanan". Dengan kata lain, sensor tipe silang mampu mendeteksi arah horizontal maupun vertikal. Hal ini tidak hanya mengurangi kesalahan pendeteksian apa pun, tapi juga mencegah terjadinya masalah lainnya, misalnya, bagian tengah di luar fokus (apabila fokus secara tidak sengaja ditempatkan pada latar belakang) serta kesalahan AF, bahkan seandainya subjek tidak memiliki penampakan tiga dimensi, seperti dalam banyak kasus garis horizontal atau belukar pepohonan.

 

Sensor garis

 

Sensor tipe silang

 

A:  Sensor garis vertikal—Mendeteksi garis subjek pada arah horizontal
B:  Sensor garis horizontal—Mendeteksi garis subjek pada arah vertikal

Sensor garis digunakan untuk mendeteksi garis, baik pada arah horizontal ataupun vertikal untuk posisi AF itu. Sebaliknya, sensor tipe silang dapat mendeteksi garis horizontal dan vertikal untuk posisi AF yang sama, mencapai AF akurasi tinggi.

Pada prinsipnya, bisa dikatakan bahwa semakin tinggi jumlah sensor tipe silang yang digunakan, semakin tinggi pula performa pendeteksian AF, dengan akurasi pemfokusan yang stabil pada tiap titik AF. Lebih jauh lagi, karena ukuran bodi kamera berhubungan secara erat dengan pengaturan sensor AF, maka pada umumnya akan lebih mudah untuk melengkapi kamera besar dengan sensor AF yang besar. Oleh karenanya, kamera besar cenderung memiliki jumlah sensor tipe silang yang lebih banyak.

 

Ilustrasi pola AF untuk EOS 7D Mark II

A: AF tipe silang: f/5.6 (vertikal) + f/5.6 (horizontal)
B: AF tipe silang ganda: f/2.8 (diagonal kanan) + f/2.8 (diagonal kiri) + f/5.6 (vertikal) + f/5.6 (horizontal)

Contohnya, EOS 7D Mark II, kamera APS-C flagship Canon, menggunakan sensor tipe silang untuk semua titik AF-nya sebanyak 65. Akurasi AF amat sangat tinggi dicapai karena sensor mendeteksi garis pada arah horizontal maupun vertikal.

 

EOS 70D/ EF70-200mm f/4L IS USM/ FL: 200mm (setara 320mm)/Aperture-Priority AE (f/4, 1/320det, EV-0,3)/ ISO 100/WB: Auto

Sensor tipe silang memudahkan untuk memfokuskan pada hewan yang selalu bergerak ke mana-mana. Di sini, saya dapat menetapkan fokus pada mata subjek, tepat seperti yang saya maksudkan. 19 titik AF pada EOS 70D, semuanya terbuat dari sensor tipe silang.

 

EOS 70D/ EF70-200mm f/4L IS USM/ FL: 200mm (setara 320mm)/Aperture-Priority AE (f/4, 1/1.600det, EV+0,3)/ISO 100/ WB: Auto

Pemfokusan tidak akan keliru jika kamera Anda menggunakan sensor tipe silang, karena sensor tersebut mendeteksi garis pada kedua arah, bahkan untuk subjek yang cenderung berbaur ke dalam latar belakang. Sensor tipe silang khususnya efektif untuk subjek berbentuk tipis, seperti tiang-tiang dalam gambar di atas.

 

 

Ryosuke Takahashi

Lahir di Aichi tahun 1960, Takahashi memulai karier freelance pada tahun 1987 setelah bekerja pada studio foto iklan dan penerbit. Melakukan pemotretan untuk majalah besar, ia telah bepergian ke banyak penjuru dunia dari tempat kedudukannya di Jepang dan Tiongkok. Takahashi adalah anggota Japan Professional Photographers Society (JPS).

 

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.

Diterbitkan oleh Impress Corporation

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.