Tips & Tutorials

Pengaturan Kamera yang Digunakan untuk Bidikan Rana Lambat yang Mencengangkan!

Yang terhebat tentang foto yaitu, tidak saja Anda dapat menangkap pemandangan seperti yang Anda lihat, dengan menyesuaikan pengaturan secara terampil, seperti aperture dan kecepatan rana, tapi Anda juga dapat menangkap dunia yang biasanya tidak akan Anda lihat. Dalam artikel ini, secara singkat saya akan menjelaskan cara menciptakan foto yang sengaja diburamkan, dengan fokus pada kecepatan rana lambat. (Diedit oleh studio9)

 

Inilah sebagian pengaturan kamera yang berguna!

Untuk menciptakan keburaman yang disengaja, Anda harus menetapkan kecepatan rana yang tepat sesuai dengan pergerakan subjek dan panjang fokus lensa. Namun demikian, saya akan merekomendasikan penggunaan kecepatan rana berikut ini sebagai panduan kasar.

 

Shutter Speed (Kecepatan Rana): Sebagai aturan umum, gunakan 1/10 detik

Sebagai aturan umum, kecepatan rana 1/10 detik, bagus digunakan untuk menciptakan foto yang sengaja diburamkan, yang langsung membangkitkan kesan suatu pergerakan. Dengan tersedianya fungsi image stabilisation (stabilisasi gambar) pada lensa terbaru, kadar keburaman yang tertangkap pada kecepatan rana sekitar 1/10 detik tidak akan ekstrem, asalkan kamera sudah disiapkan dengan benar dan Anda tidak sedang menggunakan ujung telefoto. Apabila semuanya sudah disiapkan, latar belakang akan tampak diam secara sempurna.

Lebih jauh lagi, jika membidik subjek bergerak pada sekitar 1/10 detik, Anda akan dapat memburamkan subjek secukupnya, bahkan jika subjek bergerak pada kecepatan orang berjalan kaki. Untuk pemotretan genggam kamera, Anda bisa mencoba kecepatan rana pada kisaran 1/8 hingga 1/13 detik, karena ini memungkinkan Anda secukupnya menangkap latar belakang yang diam tak bergerak sekaligus menciptakan keburaman yang disengaja.

Harap diperhatikan, bahwa semakin banyak telefoto yang Anda gunakan pada bidikan Anda, semakin mudah terjadi goyangan kamera. Untuk mencegah goyangan kamera, saya merekomendasikan untuk menggunakan panjang fokus dalam kisaran 24 hingga 50mm, pada kesetaraan film 35mm (16 hingga 35mm pada kamera sensor APS-C)

Kecepatan rana yang digunakan di sini 1/8 detik (FL: 35mm)!

Jadi, bagaimana tentang pengaturan kamera?

EOS 5D Mark II/ FL: 35mm/ f/6.3/ 1/8det./ ISO 125

 

Menggunakan mode Tv

Kebanyakan orang biasanya membidik dalam mode Aperture-Priority (Av) Namun demikian, karena memang perlu mengontrol kecepatan rana agar dapat menciptakan foto dengan keburaman yang disengaja, saya akan merekomendasikan penggunaan mode Shutter-Priority (Tv).

Dalam mode Tv, saya menetapkan shutter speed ke 1/10 detik. Sebagai kebalikan dari cara Anda yang selalu harus menentukan sendiri f-number ketika memotret, mode Tv membiarkan Anda menentukan sendiri kecepatan rana, sementara kamera secara otomatis menetapkan aperture.

 

 Jangan keliru, 1/10 detik, bukan 10 detik!

Tergantung pada kamera, ada sebagian model yang menampilkan 1/10 detik, bukan sebagai pecahan, tapi hanya menampilkan angka 10. Sebaliknya, 10 detik ditampilkan sebagai 10", jadi hati-hati, jangan keliru antara 10 dan 10".

 

Tetapkan ISO speed ke "Auto"

Mode Tv bisa agak rumit, jadi jika Anda tidak yakin menggunakannya, atau belum begitu menguasai konsep ISO speed, sebaiknya tetapkan saja ISO speed ke "Auto". Jika Anda menentukan pengaturan secara manual, harap hati-hati, jangan sampai melampaui batas auto exposure (pencahayaan otomatis) kamera.

 

Cara menangkap subjek dengan keburaman yang disengaja, sekaligus mempertahankan latar belakang yang diam tak bergerak

Pertama-tama, latar belakang yang paling sederhana adalah yang diam tak bergerak, jadi beginilah cara menangkap subjek Anda dengan keburaman yang disengaja.

Pegang kamera Anda secara mantap untuk membidik

Untuk memulai, Anda dapat menggunakan pengaturan dan mengambil bidikan subjek bergerak, seperti mobil atau orang. Dengan itu saja, Anda bisa memperoleh efek buram gerakan. Karena menggunakan kecepatan rana lambat, harap ingat untuk memegang kamera secara mantap, dan dengan perlahan-lahan tekan rana supaya menghindari keburaman apa pun yang tidak disengaja.

Cobalah menetapkan ke "1/10 sec." dulu, lalu, jika buram yang dihasilkan tidak Anda sukai, Anda dapat membuat kecepatan rana yang lebih lambat (misalnya, 1/8 sec.), atau jika foto Anda terlalu buram, cobalah membuatnya lebih cepat (misalnya 1/13 sec.).

EOS 5D Mark III/ FL: 24mm/ f/22/ 1/8det./ ISO 160

Kecepatan rana yang digunakan di sini 1/8 detik (FL: 24mm). Anda dapat melihat bahwa jalan tampak diam tak bergerak, tetapi kaki orang yang berjalan diburamkan. Untuk fokus, Anda dapat memprediksi di muka, ke mana subjek akan lewat, fokuskan kamera dan tunggu (fokus dikunci). Cara lain adalah fokus pada latar belakang, dan subjek akan menjadi buram akibat pergerakan.

Menangkap aliran air selembut beludru

Bahkan, pemandangan aliran air yang ditangkap secara umum, misalnya air terjun dan air mancur, dapat diambil relatif mulus dengan menggunakan kecepatan rana sekitar 1/10 detik. (1/10 detik, FL: 85mm)

Kalau bisa, saya akan menggunakan tripod dan membidik pada kecepatan rana lambat sekitar 1 detik. Bahkan, tanpa tripod, air dapat ditangkap secara mulus dengan kecepatan rana sekitar 1/10 detik.

 

EOS 5D Mark II/ FL: 85mm/ f/32/ 1/10det./ ISO 199

 

Cara "membekukan" subjek sekaligus memburamkan latar belakang

Foto berikutnya, agak lebih maju. Saya akan menjelaskan cara "membekukan" subjek sekaligus memburamkan latar belakang—yaitu, menciptakan bidikan panning. 

EOS 5D Mark II/ FL: 33mm/ f/2,8/ 1/10det./ ISO 2500

Kecepatan rana yang digunakan di sini 1/10 detik (FL: 33mm). Anda bahkan dapat menggunakan pengaturan kamera yang sama, yang tadi saya perkenalkan untuk bidikan semacam itu juga. Sebagai aturan umum, gunakan shutter speed 1/10 detik. Namun demikian, Anda mungkin harus berlatih, karena teknik ini secara teknis lebih rumit. Bahkan, seandainya Anda tidak dapat segera melakukannya, jangan putus asa. Terus saja berlatih!

 

Gerakkan kamera secara sinkron dengan subjeknya

Apabila mengambil bidikan panning, jangan memegang kamera pada posisi diam. Alih-alih, tekan rana sewaktu menggerakkan kamera untuk mengimbangi kecepatan subjek yang bergerak.

Jika kecepatan subjek seimbang secara sempurna dengan kecepatan gerakan kamera (pan) Anda, subjek yang bergerak akan tampak diam, sedangkan latar belakang yang juga diam akan tampak buram, sehingga menciptakan foto yang mengagumkan, membangkitkan kesan kecepatan.

 

Kunci fokus Anda, atau gunakan mode tracking (pelacakan)

Anda dapat fokus pada latar belakang jika bermaksud memburamkan secara sengaja subjek yang bergerak. Namun demikian, karena tujuan bidikan panning adalah menangkap subjek yang diam tak bergerak, Anda harus fokus pada subjeknya.

Memang cukup sulit menetapkan fokus seketika pada subjek yang bergerak, jadi pendekatan dasarnya adalah menggunakan teknik "locked focus" (fokus terkunci). Dalam teknik ini, Anda memprediksi ke mana subjek akan melintas, kemudian kunci fokus pada lokasi itu dan tunggu. Anda dapat menekan separuh rana sebelum Anda menunggu, tetapi jika ternyata hal ini sulit, Anda dapat menetapkan kamera ke MF (Manual Focus) supaya fokus tidak akan berubah.

Jika Anda memiliki kamera kelas menengah hingga high-end yang dilengkapi fungsi AF yang menangkap objek bergerak secara unggul, Anda juga dapat menggunakan Al Servo AF. Akurasi pelacakan sebagian bergantung pada pemandangan pemotretan, jadi jika metode ini tidak berhasil dengan baik, cobalah memotret dengan fokus terkunci.

 

EOS 5D Mark II/ FL: 47mm/ f/13/ 1/10det./ ISO 1250

 

Pada pemandangan akuarium, seperti foto di atas, akan membantu jika Anda mengetahui tentang ikan yang bermigrasi, seperti tuna dan amerjack Jepang yang berenang pada jalur tetap pada kecepatan yang tetap. Hal ini memudahkan Anda untuk mengunci fokus serta mengambil bidikan panning.

 

Ambil bidikan burst

Bahkan fotografer yang terampil melakukan bidikan panning, bisa mengalami kesulitan untuk membekukan objek yang bergerak dalam satu kali bidikan. Oleh karena itu, akan membantu jika mengambil banyak bidikan dalam mode burst.

EOS 5D Mark III/ FL: 105mm/ f/22/ 1/10det./ ISO 50

Saya tidak dapat melacak subjek sebaik yang saya inginkan untuk gambar di atas, tetapi Anda dapat melihat, bahwa bidikan panning burung gagak tampak menarik. Anda percaya tidak, kalau ini juga diambil dengan kecepatan rana 1/10 detik (105mm). Betapa mengagumkan tentang apa yang bisa Anda lakukan dengan kecepatan rana 1/10 detik.

 

Mengatasi sebagian masalah umum

f-number tetap berkedip dan mati

Apabila menggunakan mode Tv, Anda dapat menentukan kecepatan rana (normalnya berkisar dari 30 detik hingga 1/400 detik), yang tersedia pada kamera, apa pun lingkungan yang Anda potret. Namun, seandainya Anda menggunakan ultra-fast shutter speed (kecepatan rana ultra cepat) sekitar 1/4000 detik di lingkungan yang gelap, foto Anda akan terlihat gelap gulita (akibat cahaya yang masuk ke lensa kurang).

Dalam situasi semacam itu, f-number yang ditampilkan di dalam viewfinder dan pada monitor LCD akan berkedip, lalu mati. Cobalah mengubah ISO speed untuk menghentikan nilai agar tidak berkedip. Namun demikian, bergantung pada lingkungan, masih dimungkinkan untuk mendapatkan pencahayaan yang sesuai akibat pembatasan kamera Anda.

Kecepatan rana tidak menjadi lebih lambat, apa pun yang saya lakukan

Sering kali pada hari cerah, Anda mungkin menemukan keadaan sekeliling terlalu cerah dan Anda tidak dapat menetapkan kecepatan rana 1/10 detik, bagaimanapun Anda mengupayakannya. Apabila ini terjadi, cobalah menggunakan filter neutral density (ND).

Menggunakan filter ND akan mengurangi jumlah cahaya yang memasuki lensa dan selain itu, Anda dapat menetapkan kecepatan rana yang lebih lambat. Terdapat beberapa tipe filter ND, misalnya ND4 (pengurangan cahaya 2 f-stop), ND8 (pengurangan cahaya 3 f-stop), dan ND16 (pengurangan cahaya 4 f-stop). Namun demikian, jika Anda menggunakan filter untuk pertama kali, saya akan merekomendasikan menggunakan filter ND8, karena Anda dapat memperlambat kecepatan rana 3 f-stop.

Saya tidak dapat berhasil menangkap bidikan panning

Kecuali Anda memang memiliki bakat yang ulung, memang sulit untuk langsung menguasai bidikan panning. Terus saja berlatih. Kiat untuk terampil melacak subjek yaitu, tidak menggerakkan kamera hanya dengan tangan Anda saja, tapi gerakkan juga tubuh Anda dari pinggang sekaligus menjaga agar tangan dan kepala Anda diam. Ini saja akan mampu memberi Anda stabilitas yang cukup bagus.

Selain itu, lupakan tentang komposisi apabila Anda baru pertama kali memulainya, dan tetap berlatih melacak subjek di bagian tengah kamera. Ini juga efektif untuk membidik sedikit lebih lebar pada awalnya, kemudian pangkas gambar Anda untuk memberikan sentuhan akhir pada komposisi Anda.

–––
Dalam artikel ini saya telah memperkenalkan cara mengontrol kecepatan rana untuk mengambil foto. Sementara Anda perlu untuk menguasai cara menyiapkan dan cara memotret, hal ini akan meluaskan kisaran bidikan Anda, dan Anda akan dapat mengambil banyak sekali bidikan yang mencengangkan. Saya harap Anda mencobanya. Kuncinya di sini adalah "1/10 second" (1/10 detik).

 

 

studio9

Situs web fotografi yang didirikan di Jepang pada tahun 2011. Dengan slogan "Menghadirkan fotografi lebih dekat ke Anda", situs ini menyediakan konten yang bermanfaat bagi setiap orang yang menyukai fotografi. Di samping konten web, studio9 juga mengadakan berbagai seminar dan lokakarya.

http://photo-studio9.com/

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.