Tips & Tutorials

Menangkap Aliran Dinamis Air Terjun Besar

Air terjun merupakan salah satu subjek terpopuler dalam fotografi lanskap. Gambar yang dihasilkan akan sangat berbeda, tergantung pada komposisi yang Anda pilih untuk air terjun, serta pengaturan kecepatan rana yang Anda gunakan. Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil oleh fotografer profesional untuk membuat foto dengan dampak yang kuat. (Dilaporkan oleh: Teppei Kohno)

FL: 32mm/ Manual exposure(f/20, 8 det.)/ ISO 200/ WB: Auto/ Picture Style (Otomatis/ Gaya Gambar): Landscape/ filter ND: ND400. Gunakan tripod dan remote controller.

Saya mengambil bidikan air terjun yang menakjubkan ini dengan menggunakan filter ND dan kecepatan rana lambat. Gerakan aliran air serta awan yang berarak tertangkap, dan menambah efek dinamis pada foto yang dihasilkan. Walaupun bidikan dilakukan pada hari cerah, namun ada sejumlah awan di langit, yang membantu saya menangkap aliran air dengan blowout minimal.

Langkah 1: Gunakan kecepatan rana cepat untuk mengambil bidikan pertama Anda

Berdiri menghadap ke air terjun, saya menggunakan kecepatan rana cepat untuk mengambil bidikan pertama saya. Aliran air terjun sangat cepat. Saya coba menangkapnya pada 1/1000 detik, dan dapat mereproduksi tetesan air yang memercik, yang membantu menyampaikan kekuatan alam yang dinamis.

 
 

Langkah 2: Gunakan filter ND untuk mengekspresikan gerakan air di siang hari

Saya persempit aperture ke f/22, dan menetapkan kecepatan ISO serta kecepatan rana, masing-masing ke ISO 100 dan 1/10 detik. Dengan begitu, seluruh gambar tampak agak cerah, dan memperlihatkan aliran air sebelah kiri tidak terlalu bagus. Akan lebih baik seandainya saya memperlambat lebih jauh kecepatan rana. Penggunaan filter ND juga disarankan untuk pemandangan seperti ini.

 
 

Langkah 3: Tetapkan pencahayaan sekaligus mencegah blowout pada aliran air

 

Di sini, saya menggunakan filter ND (ND400) dan mengambil bidikan sambil menyesuaikan komposisi. Saya mengurangi pencahayaan sedikit untuk mencegah sorotan air terjun tampak seakan meledak. Namun demikian, gambar yang dihasilkan agak buram.

 

Langkah 4: Perlambat kecepatan rana lebih jauh untuk menangkap aliran air terjun dan awan yang berarak

Pada [Langkah 3] hasil gambar buram, karena saya menekan tombol rana dengan jari saya. Untuk mencegah goyangan kamera, saya menggunakan remote controller kali ini. Selain itu, saya memperlambat kecepatan rana dari 5 detik di [Langkah 3] menjadi 8 detik. Dengan begitu, hal ini membantu menangkap gerakan air terjun serta awan yang berarak, menekankan kontras visual dalam foto.

 
 

Hati-hati terhadap goyangan kamera dan blowout pada aliran air

Ada dua hal utama yang perlu diperhatikan apabila Anda ingin mengekspresikan gerakan aliran air subjeknya, seperti air terjun atau sungai. Pertama-tama, goyangan kamera akan terjadi apabila Anda memotret pada kecepatan rana lambat. Untuk mencegah hal ini, pasang erat kamera Anda pada tripod dan lepaskan rana dengan menggunakan remote controller. Setelah mengambil bidikan, perbesar gambarnya dan periksa untuk memastikan gambar tidak terlihat buram.

Hal kedua untuk diperhatikan adalah blowout. Cahaya yang berlebihan, meskipun sedikit saja dapat menyebabkan blowout pada aliran air, akibatnya, gradasi akan hilang. Khususnya berhati-hati apabila ada cahaya matahari. Akan lebih mudah untuk melakukan pemotretan dalam keadaan teduh atau pada hari mendung.

[Saran] Gunakan self-timer 2 detik jika Anda tidak memiliki remote controller

 

Sesuai dengan namanya, self-timer 2 detik melepaskan rana dua detik setelah Anda menekan tombol rana. Gunakan fitur ini untuk mencegah goyangan kamera jika Anda tidak memiliki remote controller.

 
 
Teppei Kohno

Lahir di Tokyo pada tahun 1976, Kohno lulus dengan menyandang gelar Social Work dari Fakultas Sosiologi, Meiji Gakuin University, dan magang dengan fotografer Masato Terauchi. Dia memberikan kontribusi untuk terbitan pertama majalah fotografi PHaT PHOTO, dan menjadi fotografer independen setelah itu, pada tahun 2003. Sebagai pengarang dari banyak buku, Kohno tidak hanya memotret semua jenis foto komersial, tetapi juga banyak menulis untuk majalah kamera dan lainnya.

http://fantastic-teppy.chips.jp

 
 
 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.