Produk

Teknologi Lensa EF: Nano USM Merombak Foto Anda

Nano USM baru yang tampil perdana pada EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM (diulas di sini), lensa kit EOS 80D, adalah aktuator paling canggih yang menjungkirbalikkan kearifan konvensional mengenai motor AF. Dengan membanggakan ukuran miniatur yang lebih kecil daripada ujung jari, dan respons kecepatan tinggi, aktuator ini sarat dengan teknologi yang sudah menarik perhatian secara luas. Dalam artikel ini, mari kita mempelajari lebih lanjut tentang karakteristik Nano USM, yang memiliki struktur yang ringkas dan sederhana, serta melihat, bagaimana Nano USM ini dapat merombak lingkungan pemotretan kita. (Dilaporkan oleh: Ryosuke Takahashi)

 

Fitur khusus Nano USM

Fitur 1: Salah satu dari tiga tipe USM yang unik

Seperti tipe USM (Ultrasonic Motor) lainnya, Nano USM dipasang pada lensa di bagian yang ditunjukkan di atas oleh bingkai merah. Keringkasan motor ini menambah keserbagunaan yang tinggi pada desain lensa, sedangkan torsi tinggi meskipun ukurannya kecil, telah berkontribusi pada AF drive kecepatan tinggi dan senyap.

 

USM (Ultrasonic Motor) yang dipasang pada lensa EF Canon untuk aktuasi AF, mendapatkan sumber energinya dari getaran ultrasonik dengan memanfaatkan sifat-sifat elemen piezoelektrik keramik serta bodi logam elastis, yang bentuknya berubah apabila voltase diterapkan.

Seluruhnya, terdapat tiga tipe USM. Ring USM dan Micro USM mengubah gelombang berjalan yang dihasilkan oleh getaran menjadi gerakan berputar, dan menggerakkan lensa fokus untuk melakukan fokus. Sebaliknya, Nano USM tidak mengubah getaran ultrasonik menjadi gerakan berputar, tetapi mengantarkan gerakan garis lurus secara langsung ke lensa fokus yang dihubungkan oleh komponen yang disebut rack.

Ring USM menghasilkan torsi besar dengan menggerakkan elemen lensa dengan rotor serta stator ukuran besar, dan memang sesuai untuk menggerakkan elemen lensa yang berat. Sementara itu, Micro USM sangat serbaguna karena bentuknya yang ringkas. Membandingkan kedua tipe USM ini, Nano USM memang dahsyat meskipun ukurannya kecil. Ini sesuai untuk menggerakkan lensa fokus cahaya yang memiliki diameter lensa kecil, dan menunjukkan performa yang istimewa selama pembuatan film. Lensa EF menggunakan ketiga sumber daya ini untuk tujuan berbeda dalam mencapai level performa yang tertinggi.

A: Rotor
B: Pegas bentuk flensa
C: Bodi logam elastis
D: Elemen voltase keramik
E: Stator

Struktur Ring USM sangat sederhana. Terdiri atas stator, yang merupakan bodi logam elastis, dan rotor, yang memutarkan bodi. Getaran ultrasonik dihasilkan oleh stator untuk memungkinkan putaran rotor yang terus-menerus.

 

Ring USM: Secara luas digunakan pada aperture besar dan lensa super telefoto

Ring USM menggerakkan lensa fokus secara langsung dengan memanfaatkan gelombang berjalan yang dihasilkan oleh stator bergigi (bodi logam elastis + elemen piezoelektrik keramik) untuk memutarkan rotor secara terus-menerus. Dengan memanfaatkan karakteristik yang memperoleh torsi tinggi dari putaran yang lambat, Ring USM secara luas digunakan pada lensa yang memiliki lensa fokus berat, seperti aperture besar dan lensa super telefoto.

 

Micro USM (kiri) dan Micro USM II (kanan): Digunakan pada lensa prima dan lainnya

Sama seperti prinsip Ring USM, yang memanfaatkan getaran ultrasonik, gerakan gulir yang dihasilkan di dalam unit, diubah menjadi gerakan berputar untuk menggerakkan elemen lensa melalui unit gear (gigi). Dengan ukurannya yang ringkas, unit ini digunakan pada lensa kecil, seperti lensa prima. Micro USM II adalah versi Micro USM ukuran kecil.

 

Nano USM: USM termutakhir

Dibentuk seperti chip komputer, Nano USM membentuk pasangan dengan elemen piezoelektrik keramik dan secara langsung menggerakkan lensa fokus yang didukung oleh bar panduan pada arah maju-mundur. Karena tidak perlu mengubah getaran ultrasonik menjadi tindakan berputar, maka tidak memerlukan mekanisme yang serumit Ring USM. Sejak Juni 2016, Nano USM diadopsi pada EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM

 

Fitur 2: Mekanisme pemfokusannya sesuai untuk aktuasi presisi tinggi dan yang sangat kecil

Fitur Nano USM yang paling istimewa yaitu getaran ultrasonik yang dimanfaatkan secara langsung dalam gerakan lurus tanpa diubah menjadi gerakan berputar. Karakteristik ini meningkatkan ketanggapan untuk mulai dan berhenti, sehingga memungkinkan AF drive yang mulus.

 

Satu karakteristik mekanis Nano USM yaitu lensa fokus didukung oleh bar panduan. Ini sama seperti STM (Stepping Motor) tipe lead-screw (poros antar), yang digunakan pada lensa seperti EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS STM. Dengan mengadopsi mekanisme tersebut, maka cam tidak diperlukan, sehingga memiliki keuntungan untuk menghasilkan ukuran yang ringkas. Karena beban bar panduan yang mendukung mekanisme minimal sewaktu gerakan lensa fokus, makan ini membuatnya sesuai untuk aktuasi presisi tinggi dan yang sangat kecil.

A: Bar Panduan
B: Stepping Motor
C: Lensa Fokus
D: Sekerup tipe Lead (Poros Antar)
E: Komponen Rack

STM adalah motor yang berfungsi dengan menggunakan sinyal denyut, dan karenanya unggul dalam mentransmisikan gerakan yang sangat kecil sekalipun. Bunyi selama mengoperasikan pemfokusan nyaris tidak terdengar, sehingga membuatnya sebagai aktuator yang sangat sesuai untuk pembuatan film, yang memerlukan mekanisme pemfokusan untuk terus bekerja sepanjang waktu.

 

Nano USM menawarkan pengoperasian senyap dan nyaris tidak ada bunyi yang terdengar selama AF drive sedang bekerja, dan ini akan sangat praktis untuk jenis bidikan yang berbeda-beda. Selain itu, pemotretan AF kecepatan tinggi dan respons tinggi dimungkinkan, karena sumber daya dihubungkan secara langsung ke unit drive tanpa menggunakan gear (gigi). Mampu menggerakkan lensa fokus secara efisien, Nano USM merupakan motor yang sesuai untuk kelompok lensa fokus yang bergerak ke jarak yang lebih jauh, seperti zoom super dan lensa super telefoto. Unit ini juga merupakan salah satu aktuator yang sangat cocok dengan sistem pemfokusan di dalam dan belakang, dengan kelompok lensa fokus cahaya.

> Untuk detail selengkapnya mengenai sistem pemfokusan di dalam (inner) dan belakang (rear), silakan klik tautan di bawah ini
Pemfokusan di Dalam, Pemfokusan di Belakang

 

Kekuatan Nano USM – melalui gambar aktual

Mekanisme pemfokusan senyap bagus untuk keadaan yang mengharuskan kesenyapan

EOS 80D/ EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM/ FL: 76mm (setara 122mm)/ Aperture-priority AE (f/8, 1/400 det., EV±0)/ ISO 400/ WB: Daylight
Dalam fotografi kehidupan alam liar, di mana hewan akan bereaksi terhadap suara berisik sekecil apa pun, mekanisme pemfokusan senyap Nano USM akan sangat praktis, khususnya apabila Anda memotret dari jarak dekat. Dengan mematikan bunyi beeper pada kamera, Anda dapat memperoleh fokus secara senyap untuk menangkap bidikan alami hewan.

 

AF kecepatan tinggi menangkap ekspresi sekilas

EOS 80D/ EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM/ FL: 112mm (setara 179mm dalam format 35mm)/ Portrait (f/5.6, 1/160 det., EV±0)/ ISO 800/ WB: Auto
Waktu pemfokusan yang lebih singkat membantu meningkatkan alir bidikan, sehingga Anda dapat lebih mudah menonjolkan ekspresi subjek secara wajar. Khususnya, Nano USM akan praktis apabila mengambil bidikan potret wajah subjek dengan pergerakan. Selain itu, Nano USM juga mampu menangkap perubahan sekecil apa pun pada ekspresi wajah subjek.

 

Nano USM membawa fotografi AF ke level baru

Meskipun ini merupakan teknologi yang baru dikembangkan, namun potensi Nano USM tidak terhitung. Sedangkan pada Micro USM, salah satu keuntungannya sebagai aktuator terletak pada ukurannya yang ringkas, yang memungkinkan untuk mendesain lensa yang lebih kecil dan ringan. Selain itu, Nano USM bekerja selaras dengan Dual Pixel CMOS AF, yang memanfaatkan AF pendeteksian perbedaan fase bidang gambar. Kecepatan AF ketika menggunakan fungsi Live View setara dengan kecepatan sewaktu pemotretan viewfinder, dan ini telah membantu meluaskan penggunaan fungsi Live View ke genre baru. Dalam fotografi jalanan dan potret wajah, misalnya, pemotretan Live View sekarang sudah menjadi teknik pemotretan utama.

Di samping penggunaannya pada lensa zoom, kami juga dapat berharap untuk memperkenalkan Nano USM pada lensa telefoto ringkas di kemudian hari. Selain itu, Nano USM memungkinkan kontrol start (mulai) dan stop (menghentikan) AF yang mudah, dan karenanya besar kemungkinannya untuk mendorong pengembangan fungsi automatic bracketing untuk titik pemfokusan. Kelahiran aktuator baru sudah pasti akan mendapatkan perhatian yang luas sebagai teknologi yang membawa fotografi AF ke level baru.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

 

Ryosuke Takahashi

 

Lahir di Aichi tahun 1960, Takahashi memulai karier freelance pada tahun 1987 setelah bekerja pada studio foto iklan dan penerbit. Melakukan pemotretan untuk majalah besar, ia telah bepergian ke banyak penjuru dunia dari tempat kedudukannya di Jepang dan Tiongkok. Takahashi adalah anggota Japan Professional Photographers Society (JPS).

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.