Produk

EOS 80D Wawancara dengan Pengembang (Bagian 3): Fitur Wi-Fi dan Movie yang disempurnakan

EOS 80D baru, sarat dengan berbagai teknologi baru. Dalam bagian 3 wawancara ini, para pengembang akan memberi tahu kita lebih banyak mengenai variasi gaya pemotretan lebih luas yang ditawarkan kamera ini, seperti Wi-Fi, kit lensa baru serta pembuatan film dengan Power Zoom Adapter. (Pewawancara: Ryosuke Takahashi Group, foto oleh: Takehiro Kato)

(Baris belakang dari kiri) Kohei Furuya (ICP R&D Pusat 2)/ Koji Ikeda (Pusat Pengembangan ICP 2)/ Terutake Kadohara (ICP R&D Pusat 2)/ Takashi Ichinomiya (ICP R&D Pusat 2)/ Yuichiro Sugimoto (ICP Divisi 1)
(Baris depan dari kiri) Takashi Kishi (Pusat Pengembangan ICP 2)/ Masahiro Kobayashi (ICP Divisi 2)/ Nobuyuki Inoue (Pusat Pengembangan ICP 2)/ Koji Sato (Pusat Pengembangan ICP 1)/ Yutaka Watanabe (Pusat Pengembangan ICP 1)

 

 Fungsi Wi-Fi dan NFC yang lebih bersahabat dibanding sebelumnya

- Bisakah Anda memberi tahu kami lebih banyak mengenai perbaikan fitur Wi-Fi baru dari EOS 70D?

Ikeda: Kami telah memperbaiki kemudahan menyesuaikan pengaturan kamera. Lebih spesifiknya, kami mempertimbangkan masukan dari pengguna EOS 70D dan membuat proses koneksi ke Wi-Fi menjadi lebih lugas. Misalnya, kami sudah menampilkan opsi "Easy Connection" di bagian atas menu, dan ini juga lebih memudahkan untuk memasukkan nama panggilan. Dari segi fungsi, kompatibilitas dengan NFC memungkinkan EOS 80D untuk didayagunakan dalam sekian banyak cara.

(1) Terhubung ke smartphone
(2) Mentransfer gambar antar kamera
(3) Menyimpan gambar ke Canon Connect Station
(4) Mengoperasikan dari jarak jauh dengan menggunakan EOS Utility
(5) Mencetak gambar menggunakan printer Wi-Fi
(6) Melihat gambar menggunakan media player
(7) Mengirim gambar ke Web service

SISTEM Wi-Fi

Sistem Wi-Fi nirkabel memudahkan koneksi ke aneka macam perangkat seperti smartphone, sehingga merevolusi alur kerja dari pembidikan sampai pemutaran ulang dan penyimpanan.

- Apa yang dapat Anda lakukan dengan fitur NFC?

Ikeda: NFC merupakan standar untuk komunikasi nirkabel jarak dekat di lapangan. Ini bisa dimanfaatkan dalam berbagai cara dengan menggerakkan kamera ke dekat suatu perangkat untuk menjalin koneksi, seperti Canon Connect Station CS100, perangkat penyimpanan foto dan film. Dengan menaruh atau menggerakkan EOS 80D ke dekat CS100, Anda dapat menjalin koneksi Wi-Fi untuk memindahkan data dari memory card Anda ke CS100. Karena hanya data yang baru ditangkap yang dipindahkan, maka proses penyimpanan gambar aman dan bebas-gangguan. Anda juga dapat mentransfer gambar ke smartphone, bahkan ketika Anda melihatnya pada monitor LCD EOS 80D. Ini memudahkan untuk mengunggah gambar ke media sosial.

Klik di sini untuk mengetahui selengkapnya tentang Youtube Canon Asia

 

- Berapakah kapasitas penyimpanan CS100?

Ikeda: Kapasitasnya 1TB. CS100 juga dapat dihubungkan ke smartphone, yang menjadikannya makin nyaman untuk menelusuri gambar yang telah Anda tangkap.

Connect Station CS100

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

Fitur pembuatan film yang secara signifikan lebih dahsyat

- Performa pembuatan film secara keseluruhan tampaknya sudah semakin ditingkatkan lagi pada EOS 80D. Dalam situasi apa, kecepatan AF Movie Servo yang tersesuai dapat berguna?

Kadohara: Ini adalah fitur untuk mengubah kecepatan ketika memfokus ke dalam atau ke luar. Anda dapat meningkatkan atau mengurangi kecepatan ini sekehendak Anda.

Kobayashi: Kecepatan AF juga dapat disesuaikan pada EOS 7D Mark II, namun demi menanggapi tuntutan yang populer untuk transisi fokus yang lebih lambat, kami telah menambahkan lebih banyak parameter agar dapat mengurangi lebih jauh kecepatan AF sewaktu pembuatan film. Hal ini memungkinkan penggunanya menikmati fleksibilitas lebih besar dalam menghasilkan pemandangan yang serba berbeda menurut penafsiran mereka sendiri.

- Apa jenis pemandangan yang efektif untuk fitur sensitivitas pelacakan subjek Movie Servo AF yang dapat disesuaikan?

Kadohara: Dengan gambar yang diam, pengaturan ini memungkinkan pengguna mengubah sensitivitas ketika subjek bergerak ke luar frame. Cara efektif menggunakan fitur ini untuk film adalah, fitur ini membantu mencegah fokus jatuh ke latar ketika melakukan panning dengan kamera. Bahkan pada pemandangan di mana objek yang tak diinginkan bergerak melintasi frame, kamera tetap mampu mempertahankan fokus pada subjeknya.

 

- Kelihatannya opsi baru juga telah ditambahkan ke dalam menu filter Creative untuk pembuatan film.

Furuya: Tiga menu ini kecuali menu untuk Miniature effect movie (film efek Miniatur) adalah fitur terbaru pada kamera EOS DSLR kami. Anda dapat menemukan deskripsi pada setiap karakteristik menu ini di katalog dan situs web kami. Menu ini pada dasarnya sama dengan efek yang tersedia pada kamera video Canon.

 

- Apakah ada fitur film lainnya yang direkomendasikan selain yang telah Anda perkenalkan?

Kobayashi: Secara umum, Full HD 60p tersedia pada EOS 80D, dan juga mendukung penggunaan Dual Pixel CMOS AF. Fitur lainnya yang direkomendasikan meliputi pembuatan film time-lapse (laluan waktu) dan film HDR. Di samping “Miniature effect movie”, empat opsi filter Creative lainnya untuk film telah diperkenalkan pada kamera EOS DSLR untuk pertama kalinya. Selain itu, menggunakan Camera Connect, aplikasi khusus Canon, akan cukup memperlebar cakupan ekspresi fotografis karena Anda dapat melakukan pembidikan jarak jauh menggunakan smartphone Anda. Terdapat juga aksesori pembuatan film, seperti Directional Microphone DM-E1, yang memungkinkan Anda menciptakan film dengan kualitas yang lebih profesional.

- Apa yang begitu istimewa tentang Directional Microphone DM-E1?

Kobayashi: Anda dapat menyesuaikan sudut tempat mikrofon itu menangkap suara. Anda dapat memilih salah satu arah dari tiga pengaturan ini—shotgun (lurus) serta dua pengaturan stereo (90° dan 120°)—untuk menyesuaikan kebutuhan adegan. Upaya telah dilakukan dalam berbagai aspek, seperti menggunakan dudukan penahan guncangan untuk mencegah terekamnya getaran suara dari mikrofon.

Directional Microphone DM-E1

 

- Apa perubahan utama yang dilakukan terhadap desain bodinya?

Inoue: Seperti yang bisa Anda lihat, kami telah memakai desain baru untuk bodi kamera. Ukuran bodi secara keseluruhannya setara dengan EOS 70D. Kami juga telah mengoptimalkan desain di sekitar tombol remote release untuk genggaman yang lebih baik. Perubahan juga telah dilakukan pada desain pelat nama, termasuk logo EOS untuk meningkatkan kesan high-end kamera ini.

- Apakah Anda memiliki frasa baru yang menarik untuk bentuk baru kamera ini?

Kobayashi: Tujuan kami adalah menciptakan “wujud yang tegas dan dinamis” untuk EOS 80D.
Inoue:    Kami menyempurnakan desain untuk meningkatkan kemampuan pengoperasian selama pelepasan shutter. Kami merombak bentuk pegangan supaya jari telunjuk dapat secara alami diletakkan pada tombol shutter ketika Anda memegang kamera di tangan.

 

Karakteristik lensa kit Nano USM baru

- Apa karakteristik lensa kit baru – EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM?

Sugimoto: Lensa ini dikembangkan dari EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS STM, dan memiliki empat ciri utama. Yang pertama adalah aktuator (penggerak) untuk AF, yang memanfaatkan Nano USM yang baru-dikembangkan sebagai motor yang menggerakkan kelompok lensa pemfokusan. Anda tidak bisa menebaknya dari nama model lensa ini, tetapi motor yang digunakannya sesungguhnya baru. Dengan penggunaan Nano USM, kecepatan gerak lensa pemfokusan telah meningkat sampai 4,3 kali (sisi telefoto) dibandingkan dengan EF-S18-135mm f/.5-5.6 IS STM, sehingga berkontribusi terhadap kecepatan AF yang lebih tinggi. Selain peningkatan kecepatan, AF juga sama mulusnya seperti lensa STM ketika menangkap gambar dan film diam. Ciri menonjol kedua adalah EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM adalah lensa pertama yang mendukung Power Zoom Adapter PZ-E1, sementara ciri ketiga adalah desain barunya yang bergaya. Ciri terakhir namun juga penting, performa IS lensa telah ditingkatkan dari sekitar 3,5 stop menurut standar CIPA model yang sudah ada sebelumnya sampai ke sekitar empat stop. Kamera ini memiliki desain optik yang sama dengan lensa populer EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS STM.

EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM

 

- Dapatkan Anda memberikan lebih banyak rincian mengenai prinsip pengoperasian teknologi Nano USM yang baru?

Sato: Nano USM adalah direct-drive USM yang telah kami kembangkan. Ini terdiri atas elemen piezo dan bodi metalik elastis, dan menggerakkan lensa sambil menghasilkan getaran pada slider yang diposisikan berlawanan secara diagonal dengan bodi metalik elastis. Dengan menyalurkan tegangan listrik ke elemen piezo untuk mengontrol getaran, baik kecepatan dan arah penggerak dapat disesuaikan secara bebas.

Nano USM pada EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM

 

- Bagaimana Nano USM menggerakkan elemen lensa pemfokusan?

Sato: Arah gerakan Nano USM dihantarkan ke elemen lensa pemfokusan melalui mekanisme penghubungan yang disebut “rack”. Dalam hal Ring USM, getaran dari elemen keramik piezo tipe-cincin diubah menjadi rotasi, dan itu menggerakkan kelompok lensa pemfokusan ke arah depan di sepanjang cam groove. Sementara itu, Nano USM menggabungkan dua jenis getaran kecil, ke atas dan ke depan, untuk menggerakkan USM maju dan mundur pada slider. Selama proses ini, unit lensa pemfokusan yang terhubung ke USM juga bergerak maju dan mundur secara bergandengan. Dengan menghubungkan Nano USM secara langsung ke kelompok lensa pemfokusan, dayanya dapat dimanfaatkan secara efisien, karena ini memfungsikan lebih banyak kontrol penyetelan sewaktu daya yang dihasilkan dapat ditransmisikan ke kelompok lensa pemfokusan.

 

- Apa rencana Anda untuk pengembangan Nano USM di masa depan?

Sugimoto: Nano USM adalah aktuator (penggerak) yang cocok, baik untuk gambar diam maupun film, jadi kami yakin ada banyak potensi di dalamnya. Cincin USM dicirikan oleh kemampuannya menggerakkan elemen lensa berdiameter besar dan lensa berat termasuk lensa L, sementara STM berukuran ringkas dan memiliki kemampuan penyetelan yang lebih halus. Kami mempertimbangkan karakteristik ini dan memilih aktuator terbaik menurut sifat yang dibutuhkan dalam lensa baru kami. Tentu saja, kami juga berencana memperluas kisaran model yang kompatibel dengan Nano USM.

- Lensa baru kini mendukung Power Zoom Adapter PZ-E1. Apakah kemampuan barang aksesori baru ini?

Watanabe: Ini adalah unit adaptor eksternal yang bisa dipasangkan ke lensa untuk pengoperasian power zooming dengan tenaga listrik. Saat ini, adaptor ini kompatibel dengan EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM. Unit ini memerlukan empat baterai AAA (alkalin atau NiMH) untuk berfungsi. Untuk beralih antara ujung telefoto (T) dan sudut-lebar (W), cukup tekan tuas zoom ke arah yang bersangkutan. Anda juga dapat menyesuaikan kecepatan zoom ke tingkat yang berbeda, tergantung berapa dalam tuas zoom ditekan.

Power Zoom Adapter PZ-E1

 

- Tampaknya aksesori ini kompatibel dengan pembuatan film. Dapatkah aksesori ini digunakan juga untuk menangkap gambar diam?

Watanabe: Ya, tentu saja. Untuk gambar diam, aksesori ini bermanfaat apabila Anda ingin mengambil bidikan zoom burst. Ini memungkinkan Anda melakukan zooming pada kecepatan konstan untuk menciptakan jejak cahaya yang indah. Apabila dikombinasikan dengan EOS 80D, maka memungkinkan Anda mengoperasikan Power Zoom Adapter PZ-E1 dari jarak jauh untuk melakukan bidikan dengan remote control, misalnya untuk foto kelompok dan fotografi burung liar.

- Yang terakhir, bisakah Anda memberi pesan untuk pengguna Canon EOS 80D?

Kobayashi: Dibandingkan dengan model yang telah ada, kami memperbarui perangkat kunci pada EOS 80D untuk mencapai performa level profesional yang setara dengan model high-end. Bidikan viewfinder adalah daya tarik terbesar kamera DSLR, dan kami telah mencurahkan segenap upaya untuk memastikan kecepatan dan kenyamanan dalam aspek tersebut. Sementara itu, kami juga telah membuat kamera itu mudah digunakan bagi pengguna level pemula dengan harapan agar EOS 80D dapat dinikmati kelompok orang yang lebih besar. Terutama, fitur pembuatan film telah disempurnakan dengan kemajuan pengembangan Dual Pixel CMOS AF maupun jajaran aksesori yang lebih lengkap termasuk Power Zoom Adapter PZ-E1 dan Directional Microphone DM-E1 yang baru. Kami sungguh berharap Anda dapat mencoba menggunakan EOS 80D agar mendapat pengalaman langsung dengan kamera ini.

- Terima kasih atas waktu Anda yang berharga hari ini.

 

 

Ryosuke Takahashi

Lahir di Aichi tahun 1960, Takahashi memulai karier freelance pada tahun 1987 setelah bekerja pada studio foto iklan dan penerbit. Melakukan pemotretan untuk majalah besar, ia telah bepergian ke banyak penjuru dunia dari tempat kedudukannya di Jepang dan Tiongkok. Takahashi adalah anggota Japan Professional Photographers Society (JPS).

 

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.

Diterbitkan oleh Impress Corporation

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.