Tips & Tutorials

Teknik Lampu Kilat #1: Bagaimana Mengatasi Bayangan Tajam Akibat Cahaya Latar Pada Wajah

Apabila mengambil foto potret wajah yang menghadap ke arah matahari yang bersinar, cahaya latar yang benderang dapat menyebabkan bayangan gelap muncul pada wajah atau tubuh subjek Anda. Bahkan, jika Anda menggunakan kompensasi pencahayaan, terdapat batas kompensasi yang bisa Anda gunakan. Berikut ini, saya akan menunjukkan teknik menggunakan lampu kilat built-in yang akan menyelesaikan masalah ini. (Dilaporkan oleh: Teppei Kohno)

EOS 760D/ EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS STM/ FL: 45mm (setara 72mm)/ Manual exposure (f/8, 1/200 det.)/ ISO 100/ WB: Auto

 

Apabila kompensasi pencahayaan tidak cukup, Anda bisa mengurangi kontras dengan menggunakan lampu kilat built-in

 

NG

EOS 760D/ EF-S55-250mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 55mm (setara 88mm)/ Aperture-Priority AE (f/4, 1/50 det.)/ ISO 400/ WB: Auto
Kompensasi pencahayaan ditetapkan ke EV+1. Sayang sekali, bagian pinggir wajah masih agak gelap.

OK

EOS 760D/ EF-S55-250mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 55mm (setara 88mm)/ Aperture-Priority AE (f/4, 1/160 det.)/ ISO 400/ WB: Auto
Dengan menggunakan lampu kilat built-in, subjek menjadi lebih cerah dan kontrasnya pun berkurang.

 

Walaupun kesan umum lampu kilat yaitu digunakan pada malam hari apabila terdapat kondisi rendah cahaya, namun Anda pun dapat kerap kali menggunakannya di siang hari yang juga cerah. Khususnya, hal ini efektif apabila memotret subjek manusia pada cahaya latar. Walaupun Anda juga bisa membuat seluruh gambar terlihat lebih cerah dengan meningkatkan kompensasi pencahayaan, hal ini dapat dengan mudah menyebabkan blow out (cahaya berlebihan) karena latar belakang menjadi semakin lebih cerah. Selanjutnya, kontras akan lebih tinggi di bawah kondisi cahaya latar yang benderang, jadi dengan meningkatkan kompensasi, mungkin tidak cukup untuk mempercerah subjek. Untuk pemandangan semacam itu, Anda sebaiknya menggunakan lampu kilat built-in. Cahaya dari lampu kilat built-in akan dapat mengompensasi cahaya latar yang menerpa subjek sehingga mengurangi kontras, dan memungkinkan Anda menggambarkan subjek secara cerah dengan tekstur yang jelas. Teknik fotografi ini, di mana Anda menggunakan lampu kilat dalam kondisi siang hari yang alami, disebut 'daytime sync' (sinkronisasi siang hari), dan juga dirujuk sebagai fotografi fill-in flash (fotografi lampu kilat pengisi).

Daytime sync dapat digunakan dengan mode kamera apa pun. Seperti diperlihatkan di bawah, Anda hanya harus mengaktifkan lampu kilat built-in untuk membidik dengan lampu kilat. Cobalah mengambil potret wajah di luar ruangan dengan menggunakan metode ini.

 

Hal yang perlu dicatat!

Apabila mengambil foto potret wajah dengan membingkai foto secara vertikal, hati-hati, jangan sampai menutupi lampu kilat

 

NG

EOS 760D/ EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS STM/ FL: 18mm (setara 28mm)/ Manual exposure (f/8, 1/200 det.)/ ISO 100/ WB: Auto
Di sini terlihat jari yang memblokir lampu kilat, sehingga menyebabkan bayangan pada sebagian subjek.

OK

EOS 760D/ EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS STM/ FL: 18mm (setara 28mm)/ Manual exposure (f/8, 1/200 det.)/ ISO 100/ WB: Auto
Apabila kamera dipegang dengan benar tanpa menutupi lampu kilat built-in, cahaya akan terdistribusi secara merata dan menyinari subjek sepenuhnya.

 

Cara menggunakan lampu kilat built-in

1. Tekan tombol di samping lampu kilat built-in

Terdapat tombol di samping kiri bodi kamera (*dengan tanda yang mengindikasikan bahwa itu adalah lampu kilat).

 

2. Lampu kilat built-in akan menyembul keluar

Periksa, apakah lampu kilat built-in menyembul keluar.

 

3. Klik tombol rana

Ambil foto dengan mengklik tombol rana. Anda dapat menggunakannya dengan mode kamera apa pun.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS STM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

EF-S55-250mm f/4-5.6 IS STM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

Teppei Kohno

 

Lahir di Tokyo pada tahun 1976, Kohno lulus dengan menyandang gelar Social Work dari Fakultas Sosiologi, Meiji Gakuin University, dan magang dengan fotografer Masato Terauchi. Dia memberikan kontribusi untuk terbitan pertama majalah fotografi PHaT PHOTO, dan menjadi fotografer independen setelah itu, pada tahun 2003. Sebagai pengarang dari banyak buku, Kohno tidak hanya memotret semua jenis foto komersial, tetapi juga banyak menulis untuk majalah kamera dan lainnya.

http://fantastic-teppy.chips.jp

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.