Tips & Tutorials

Teknik Lampu Kilat #6: Cara Menciptakan Lingkaran Bokeh Ajaib Saat Hujan

Anda cenderung akan mengira bahwa hari hujan tidak bagus untuk berfoto, karena pemandangannya bisa menjadi lebih gelap. Namun, Anda hanya tinggal membidik dan menyinari tetesan hujan dengan lampu kilat built-in, dan Anda bisa menciptakan lingkaran bokeh darinya dan menghasilkan foto serba ajaib yang mencengangkan. Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan caranya kepada Anda. Inilah satu teknik yang akan ingin Anda gunakan, khususnya untuk bentangan kota. (Dilaporkan oleh: Teppei Kohno)

EOS 5D Mark III/ EF24mm f/2.8 IS USM/ FL: 24mm/ Aperture-priority AE (f/2.8, 1/30 det.)/ ISO 1600

 

Ciptakan lingkaran bokeh dengan cara membuka aperture dan menembakkan lampu kilat

*Prosedur Pemotretan
A: Fokus pada subjek utama dan susun bidikan Anda.
B: Tetapkan Aperture-priority AE, dan buka lebar aperture.
C: Bidik dengan menembakkan lampu kilat built-in.
D: Naikkan ISO speed untuk menetapkan shutter speed yang lebih cepat.
E: Bidik beberapa kali untuk mendapatkan bidikan tetesan air hujan yang bagus.

 

Sesungguhnya, hari hujan merupakan kesempatan untuk memotret, karena Anda dapat menangkap pemandangan sehari-hari dengan kesan yang sama sekali berbeda, menggunakan lampu kilat built-in.

Jika Anda mencoba memotret hujan turun secara konvensional, tetesan air hujan yang tertangkap akan kecil dan tidak terlihat. Namun demikian, Anda dapat membekukan tetesan hujan pada waktu yang tepat di malam hari dengan membidiknya menggunakan cahaya dari lampu kilat. Apabila melakukan hal itu, pastikan Anda meningkatkan aperture dan fokuskan pada pemandangan di kejauhan. Dengan cara ini, efek bokeh pada tetesan hujan yang lebih dekat ke Anda akan menjadi lebih besar, dan apabila Anda menembakkan lampu kilat, maka bokeh akan ditangkap sebagai lingkaran bokeh yang terang. Selain itu, tingkatkan ISO speed untuk memastikan shutter speed tidak menjadi terlalu lambat. Apabila shutter speed terlalu lambat, tetesan hujan akan menjadi buram dan tidak dapat ditangkap. Hal ini tidak hanya berlaku untuk hujan, tetapi juga untuk salju. Inilah teknik yang dapat Anda ingat jika membawa kamera saat melakukan perjalanan ke luar negeri.

Karena kamera adalah perlengkapan presisi, kamera memang tidak tahan terhadap hujan. Khususnya, model kamera entri pemula, sama sekali tidak kedap tetesan air, jadi sebaiknya Anda melindungi kamera terhadap hujan, misalnya, memotret dari bawah atap rumah, dll.

 

Contoh negatif: Tanpa menggunakan lampu kilat built-in

Contoh bagus: Menggunakan lampu kilat built-in

Kedua gambar:  EOS 5D Mark III/ EF24mm f/2.8 IS USM/ FL: 24mm/ Manual exposure (f/2.8, 1/30 det.)/ ISO 1600

Kiri: Saya membidik ini secara konvensional tanpa menggunakan lampu kilat built-in. Meskipun hujan turun pada waktu itu, namun, hujan nyaris tidak tertangkap dan tidak bisa dikenali pada gambar.
Kanan: Tetesan hujan yang disinari oleh lampu kilat built-in sebagian besar terdefokus, sehingga menghasilkan foto yang terlihat sangat ajaib.

 

Hal yang perlu dicatat!

Menggambarkan tetesan hujan yang besar dengan menggunakan aperture lebar

Contoh negatif: f/8

Contoh bagus: f/2.8

Kedua gambar: EOS 5D Mark III/ EF24mm f/2.8 IS USM/ FL: 24mm/ ISO 1600

Kiri: Manual exposure (f/8, 1/13 det.)
Saya menembakkan lampu kilat built-in dengan f-number yang ditetapkan ke f/8. Dengan kata lain, meningkatkan f-number, atau menyempitkan aperture , maka tetesan hujan tidak ditangkap sebagai lingkaran. Selain itu, akibat shutter speed yang rendah, tetesan hujan buram dan tertangkap sebagai goresan.

Kanan: Manual exposure (f/2.8, 1/200 det.)
Saya menembakkan lampu kilat built-in dengan f-number yang ditetapkan ke aperture maksimum f/2.8. Lingkaran bokeh besar tertangkap yang menyampaikan kesan salju yang turun.

Foto di bawah menunjukkan cara lingkaran bokeh ditangkap untuk memvariasikan kadarnya dengan menggunakan f-number. Cobalah menggunakan aperture lebar apabila Anda ingin menggambarkan lingkaran bokeh yang lebih besar.

 

Ingat hal ini: Bawalah lensa prima sudut lebar yang cerah sebagai lensa kedua untuk fotografi lanskap

 

EF24mm f/2.8 IS USM

 

EF-S24mm f/2.8 STM

Shutter speed (kecepatan rana) melambat selama pemotretan di malam hari atau pada hari hujan, karena kurang cahaya, jadi, akan nyaman kalau menyiapkan lensa prima yang cerah pada saat-saat semacam ini. Anda akan dapat menggunakan aperture f/2.8 atau yang lebih rendah, dan ada beberapa lensa yang relatif ringan, jadi Anda dapat membawanya di samping lensa zoom, khususnya jika fokus Anda adalah fotografi jalanan atau lanskap.


Punya unit lampu kilat eksternal? Berikut ini tutorial tentang menggunakannya untuk menciptakan potret wajah yang terlihat surealis di saat hujan
 

Untuk saran lainnya mengenai cara menangkap lingkaran bokeh, bacalah artikel ini:
Lensa FAQ #8: Di Mana Saya Harus Fokuskan untuk Menangkap Lingkaran Bokeh yang Indah?

Untuk saran dan gagasan lebih lanjut mengenai fotografi di hari hujan, bacalah:
Fotografi Lanskap: Memotret Hujan
Saran untuk Fotografi Pantulan Air: Asyiknya Bermain di Genangan Air!
 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

Teppei Kohno

Lahir di Tokyo pada tahun 1976, Kohno lulus dengan menyandang gelar Social Work dari Fakultas Sosiologi, Meiji Gakuin University, dan magang dengan fotografer Masato Terauchi. Dia memberikan kontribusi untuk terbitan pertama majalah fotografi PHaT PHOTO, dan menjadi fotografer independen setelah itu, pada tahun 2003. Sebagai pengarang dari banyak buku, Kohno tidak hanya memotret semua jenis foto komersial, tetapi juga banyak menulis untuk majalah kamera dan lainnya.

http://fantastic-teppy.chips.jp

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.