Tips & Tutorials

[Pelajaran 5] ISO Speed itu apa?

ISO speed mengontrol kepekaan sensor kamera terhadap cahaya yang mencapainya. Pengaturan ISO yang lebih tinggi membuat sensor kamera semakin peka terhadap cahaya sehingga Anda dapat menangkap bidikan di tempat gelap. Ada cara lain di mana ISO dapat juga mempengaruhi bidikan Anda. (Dilaporkan oleh: Ryosuke Takahashi)

ISO speed itu apa?

ISO speed adalah terminologi kamera yang digunakan secara luas. ISO adalah singkatan dari "International Organisation for Standardisation," suatu badan yang menentukan standar internasional. Dalam fotografi digital, ISO speed digunakan untuk mengindikasikan kepekaan sensor CMOS terhadap cahaya. Hal ini serupa dengan konsep ISO speed, seperti ISO 100 dan 400 pada kamera film. Meninggikan nilai ISO akan meningkatkan level kepekaan terhadap cahaya. Contohnya, dengan meninggikan ISO speed dalam kondisi rendah cahaya yang pada umumnya perlu menggunakan flash, maka dimungkinkan untuk menangkap suasana sekitar tanpa menggunakan flash. Kita telah belajar di pelajaran sebelumnya, bahwa kita dapat mengontrol depth of field (jumlah bokeh) dengan aperture, dan pergerakan subjek dengan shutter speed. Dengan jumlah pemaparan (jumlah cahaya) yang diperoleh dari kombinasi nilai aperture dan shutter speed, dibarengi dengan ISO speed, Anda dapat menikmati ekspresi fotografis yang semakin beragam.

ISO Speed & Exposure

Contoh bidikan ISO speed tinggi

f/5.6

Manual exposure (1/800 det., f/4)/ ISO 6400

Dalam contoh ini, gerakan pemain alat musik “dibekukan” dengan memanfaatkan shutter speed cepat. Saya tidak menembakkan flash agar tidak mempengaruhi suasana pada foto yang dihasilkan. Ini adalah pemandangan rendah cahaya yang umum, yang dapat ditangkap dengan menggunakan ISO speed tinggi.

Contoh bidikan ISO speed rendah

Aperture-priority AE (25 det., f/25)/ ISO 100

Dalam contoh ini, saya memilih ISO speed rendah, dan stop-down aperture supaya bisa mencapai shutter speed yang lambat. Tindakan tersebut memburamkan cahaya dari lampu depan dan lampu belakang mobil sehingga membentuk semacam garis.

Shutter speed meningkat dengan ISO speed

Dengan meninggikan ISO speed, Anda dapat menghasilkan foto yang bersih, bahkan dalam kondisi remang-remang. Tidak hanya itu. Dengan memilih ISO speed tinggi dalam kondisi cerah, ini memfungsikan sensor gambar untuk menangkap jumlah cahaya yang besar dalam jangka waktu singkat, sehingga Anda dapat memanfaatkan shutter speed yang lebih cepat daripada kecepatan yang ditetapkan dalam pengaturan ISO speed. Dalam fotografi olahraga, adalah hal umum untuk menggunakan shutter speed secepat ISO 400 ketika melakukan pemotretan di siang hari.

ISO 200, 1/50 detik

ISO 800, 1/200 detik

Pada bidikan dengan shutter speed yang lebih cepat, yaitu 1/200 detik, saya dapat “membekukan” subjek yang sedang melompat. ISO-speed stop berkaitan dengan shutter-speed stop.

Multi Shot Noise Reduction mengurangi noise pada ISO speed tinggi

Noise terjadi apabila terdapat kelainan dalam arus sewaktu mengonversikan cahaya yang diterima oleh sensor CMOS ke dalam sinyal-sinyal listrik, atau ketika memperkuat sinyalnya. Secara umum, noise cenderung terjadi pada ISO speed tinggi. Namun, untuk seri EOS, kamera diperlengkapi dengan sensor gambar CMOS yang mampu mengurangi noise secara efisien, sementara prosesor gambar performa tinggi (DIGIC) berfungsi meniadakan noise. Contohnya, untuk model yang dilengkapi dengan DIGIC 5, tidak teramati noise hingga sekitar ISO 6400, dan bahkan, bidikan yang diambil pada ISO 25600 dapat digunakan untuk mencetak lembar foto ukuran 3R. Sementara itu, kamera yang diluncurkan pada tahun 2012 atau setelahnya, dibuat dengan fitur "Multi Shot Noise Reduction,” yang mengambil empat bidikan secara beruntun setiap kali menekan shutter, dan menggabungkan bidikan tersebut secara otomatis untuk meniadakan noise.

Foto yang menggunakan Multi Shot Noise Reduction

Meskipun bidikan diambil pada ISO speed tinggi 12800, noise dikurangi secara signifikan dengan fitur Multi Shot Noise Reduction.

Apakah noise itu?

Noise merujuk ke bintik-bintik yang muncul pada gambar yang ditangkap pada ISO speed tinggi. Memang perlu untuk menguatkan sinyal-sinyal listrik guna meninggikan ISO speed, dan sinyal-sinyal noise dihasilkan sewaktu proses. Noise adalah karakteristik inheren kamera digital, dan tingkat keberterimaannya bervariasi bagi tiap orang.

Efek Noise pada ISO Speed

ISO 100

ISO 200

ISO 400

ISO 800

ISO 1600

ISO 3200

ISO 6400

ISO 12800

ISO 25600

Ryosuke Takahashi

Lahir di Aichi tahun 1960, Takahashi memulai karier freelance pada tahun 1987 setelah bekerja pada studio foto iklan dan penerbit. Melakukan pemotretan untuk majalah besar, ia telah bepergian ke banyak penjuru dunia dari tempat kedudukannya di Jepang dan Tiongkok. Takahashi adalah anggota Japan Professional Photographers Society (JPS).

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.