Tips & Tutorials

Teknik Lensa Makro: Secara Cemerlang Menangkap Kilauan dalam Tetesan Air

Dengan lensa makro, Anda dapat menangkap bidikan objek kecil yang diperbesar, seperti semut dan tetesan air. Di sini, saya akan memperkenalkan sebagian teknik untuk menangkap efek ledakan bintang dalam bidikan tetesan air, agar membuatnya semakin dramatis. (Dilaporkan oleh: Miki Asai)

EOS 6D/ MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo/ FL: 65mm/ Aperture-Priority AE (f/14, 1/50 det, EV±0)/ ISO 640/ WB: Auto
2 semut sedang minum air yang melekat pada kelopak bunga daisy Afrika. Saya mengarahkan cahaya LED pada tetesan air, menyempitkan aperture, dan menciptakan ledakan bintang untuk membuat kesan menyilaukan.

 

Arahkan sinar cahaya LED pada subjek dan sempitkan aperture ke f/14 untuk menciptakan ledakan bintang pada tetesan air

Saya memikirkan untuk menciptakan ledakan bintang berkilauan untuk memberikan akses pada bidikan makro semut dan tetesan air dengan pantulan bunga. Pertimbangkan ukuran semut dan tetesan air, kalau Anda akan mengkrop foto jika ini diambil pada ukuran aktual. Saya akan merekomendasikan agar Anda menggunakan MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo, yang memungkinkan Anda membidik hingga 5x pembesaran.

Saya menaruh vas yang berisi bunga daisy Afrika di kebun, kemudian meneteskan air pada kelopaknya dengan pipet jenis alat suntik. Berikutnya, saya memfokuskan pada tetesan air dengan menggunakan fungsi pembesaran dalam Live View dan mengarahkan cahaya LED pada tetesan air. Saya menyempitkan aperture ke f/14 untuk menciptakan ledakan bintang dari cahaya yang terpantul dari tetesan air. Setelah itu, saya teguh menunggu dengan sabar selama 6 jam sampai ada 2 semut yang datang mendekati dari 2 sisi sebelum saya melepaskan rana. Perhatikan, jika Anda jongkok terlalu lama, punggung Anda mungkin sakit.

 

Petunjuk: Arahkan sinar cahaya LED pada suatu sudut dari belakang

Saya menaruh vas di tanah dalam kebun, dan meneteskan air pada kelopak bunga daisy Afrika. Cahaya LED disiapkan di bagian belakang sebelah kanan untuk menyinari tetesan air. Saya menggunakan tripod untuk mengambil bidikan seraya mempertahankan jarak sekitar 10 - 15cm antara wajah lensa dan subjek.

Hal yang perlu diperhatikan di sini yaitu, sudut cahaya LED. Memang sulit menemukan sudut tempat ledakan bintang akan muncul. Setelah menetapkan aperture ke f/14, saya pindahkan posisi cahaya LED untuk mencari titik tersebut.

 

Bekerja dengan lensa: Jumlah bokeh tidak terlalu bervariasi, bahkan dengan aperture sempit ketika melakukan fotografi close-up dengan lensa makro

Apabila menyangkut soal lensa makro, banyak orang cenderung berpendapat bahwa lebih baik membidik pada aperture maksimum agar dapat menciptakan bokeh. Namun demikian, dengan mempersempit aperture, Anda dapat menciptakan ledakan bintang. Walaupun Anda mungkin mengkhawatirkan mengenai kedalaman tampilan subjek akan meningkat dan kemungkinan bokeh akan menghilang, Anda dapat membidik secara dekat dan menyempitkan aperture ke minimum dengan lensa makro tanpa memengaruhi bokeh terlalu banyak.

 

Saran: f-number memengaruhi penampilan efek ledakan bintang

f/14

Ledakan bintang akan muncul secara jelas apabila Anda menyempitkan aperture sepenuhnya ke f/14. Pada kasus lensa makro, karena memang sulit menciptakan ledakan bintang dengan sedikit mempersempit aperture, cobalah menggunakan aperture yang terkecil.

 

f/2.8

Walaupun bokeh besar tampak lembut, namun ledakan bintang tidak akan muncul pada aperture maksimum f/2.8. Semburat cahaya redup hanya akan mulai muncul pada kisaran aperture sekitar f/13.

 


MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo

 

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 


 

 

Miki Asai

Lahir di Obihiro, Hokkaido. Ia bekerja sebagai karyawan perusahaan, dan setelah selesai bekerja dan pada hari libur, ia akan mengambil kamera untuk membidik benda-benda kecil. Pada tahun 2013, ia membeli DSLR yang telah lama didambakannya, dan mulai memotret. Suatu hari, ia tergugah oleh embun pagi yang dilihatnya pada sehelai daun melalui lensa makro. Pemandangan itu "jauh lebih indah dari permata apa pun". Hal itu meyadarkannya, bahwa ia ingin melakukan memotret dunia kecil dan indah, yang ada di mana saja, namun mudah terluputkan, dan sulit dilihat secara kasat mata. Semenjak itu, ia terus melanjutkan gaya fotografinya dalam mengejar tujuannya.

 

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.