Produk

Lebih Lanjut Mengenai EOS 80D (Bagian 1) – Bodi Kamera

EOS 80D dirilis bulan Februari 2016. Kamera ini dimaksudkan sebagai penerus EOS 70D, memiliki peningkatan lebih jauh dibanding pendahulunya. Kami menemui para pengembang untuk mengetahui lebih lengkap mengenai evolusi bodi kamera serta konsep kamera level menengah high-end, yang menawarkan teknologi termutakhir dan kemudahan yang lebih baik untuk menanggapi berbagai kebutuhan kelompok pengguna yang luas. (Dilaporkan oleh: Ryosuke Takahashi Group, foto oleh: Takehiro Kato)

(Baris belakang dari kiri) Kohei Furuya (ICP R&D Pusat 2)/ Koji Ikeda (Pusat Pengembangan ICP 2)/ Terutake Kadohara (ICP R&D Pusat 2)/ Takashi Ichimiya (ICP R&D Pusat 2)/ Yuichiro Sugimoto (ICP Divisi 1)
(Baris depan dari kiri) Takafumi Kishi (Pusat Pengembangan ICP 2)/ Masahiro Kobayashi (ICP Divisi 2)/ Nobuyuki Inoue (Pusat Pengembangan ICP 2)/ Koji Sato (Pusat Pengembangan ICP 1)/ Yutaka Watanabe (Pusat Pengembangan ICP 1)

T: Siapa pengguna yang menjadi target EOS 80D?

J:

“[EOS 80D] diposisikan di lapisan tengah kelompok EOS. Di samping para amatir yang sudah mahir, kami juga berharap bisa menarik para pengguna yang membeli kamera DSLR untuk pertama kali”.

Karakteristik kamera ini adalah, sangat menekankan pada para pengguna pemula, sekaligus menyatukan berbagai fitur untuk fotografi yang lebih serius.

T: Apakah ada juga perbaikan pada pembesaran viewfinder dan cakupannya?

J:

“Cakupan viewfinder EOS 80D telah diperbaiki hingga sekitar 100%. Pembesaran sekitar 95%, sedangkan kisaran penyesuaian dioptrik ditetapkan ke kira-kira -3.0 hingga +1.0m-1 (dpt) pada kurang-lebih 22mm eyepoint (titik mata)”.

Fitur utama, tentu saja, cakupan sekitar 100%. Selain itu, juga terdapat kualitas penting yang berarti dalam memiliki cakupan yang sama untuk viewfinder dan fungsi Live View.

A: Pentaprisma
B: Light Guide (Panduan Cahaya) untuk Sinar LCD Tembus Cahaya
C: LCD Tembus Cahaya (PN-LCD)
D: Layar Pemfokusan
E: Prisma LCD Tampilan Informasi
F: LCD untuk Menampilkan Informasi di luar Bidang Tampilan Viewfinder
G: Sensor Pengukuran RGB+IR
H: Lensa Eyepiece

T: Upaya apa saja yang sudah dilakukan untuk mengontrol cermin selama pemotretan beruntun kecepatan tinggi?

J:

“Kami mencoba mengurangi guncangan cermin utama dan cermin sekunder secara pre-emptive, sebelum berbenturan”.

Pertimbangan utama di balik pencapaian pemotretan beruntun kecepatan tinggi, yaitu, bagaimana meminimalkan getaran cermin selama proses. Untuk menanggulangi masalah ini, para pengembang "mencoba mengurangi guncangan cermin utama dan sekunder secara pre-emptive sebelum berbenturan.” EOS 80D menerapkan sistem dorong langsung yang menggunakan motor tanpa pegas, supaya mengurangi dampak dari pergerakan cermin.

J: Mekanisme Pencegahan Lambungan untuk Cermin Utama
B: Mekanisme Dorong Cermin Sekunder
C: Unit Motor Dorong

T: Bagaimana kita memutuskan, kapan menggunakan masing-masing dari empat mode pemilihan area AF?

J:

Fungsi dasarnya sama seperti yang digunakan pada EOS 70D.

“[Mode Large Zone baru] memungkinkan AF pada area yang lebih lebar dibandingkan AF Zona, dan karenanya cocok untuk subjek yang bergerak secara bersemangat. Kami juga merekomendasikan mode ini untuk para pengguna yang ingin menetapkan fokus kasar pada area lebar dengan memposisikan subjek dalam salah satu dari tiga zona”.

Zone AF

Large Zone AF

 

Single-point AF

45-point Automatic Selection AF (65 titik AF Pemilihan Otomatis)

 

T: Apa manfaatnya memiliki 45 titik AF bagi para penggunanya?

J:

“[Dengan peningkatan substansial dalam jumlah titik AF], sekarang para pengguna dapat menentukan titik fokus yang lebih tepat menurut komposisinya. Area yang lebih lebar tidak hanya dapat digunakan untuk menangkap subjek bergerak, tapi, kamera ini juga mampu menetapkan fokus pada titik tertentu dengan lebih mudah dalam mode pemilihan otomatis”.

Besar kemungkinan bahwa jumlah titik AF yang lebih banyak bisa menghadirkan perubahan dramatis pada pendekatan fotografis pengguna.

 

T: Apa keuntungan dari Intelligent Viewfinder?

J:

 

Fungsi ini memungkinkan pengguna mengecek secara visual, informasi yang beragam luas melalui viewfinder.

"Sebagian item yang dapat ditampilkan, termasuk mode pemilihan area AF, kisi-kisi, garis rasio aspek, ikon pendeteksian kerlipan, simbol peringatan, bingkai AF area dan electronic level (timbangan datar elektronik)".

 

T: Apa keuntungan kompatibilitas kamera dengan NFC?

J:

“Ini memungkinkan EOS 80D terhubung dengan mudah ke ponsel cerdas yang kompatibel dengan NFC, atau Connect Station”.

Karena koneksi dapat dilangsungkan hanya dengan memindahkan kamera agar berdekatan dengan perangkat yang akan dihubungi, maka gambar dapat ditransfer dan disimpan dengan sangat mudah. Kemungkinan besar semakin banyak penggunaan fungsi ini yang akan dikembangkan, dan akan ada perubahan besar dalam cara memanfaatkan NFC di waktu mendatang.

J: Unit Wi-Fi / B: Unit NFC

T: Apa kemampuan monitor LCD layar sentuh?

J:

“Anda dapat mengoperasikan kamera secara naluri, dari pengaturan hingga pemotretan dan pemutaran”.

Masing-masing fungsi monitor LCD layar sentuh, yaitu Touch AF (AF Sentuh) dan Touch Shutter (Rana Sentuh). Pengoperasian layar sentuh pada layar Quick Control (Kontrol Cepat) juga nyaman. Pemilihan dan pengaturan menu juga dapat dilakukan dengan menyentuh layar. Untuk pemilihan yang lebih lancar, cukup usapkan jemari Anda melintasi layar.

 

T: Apa alasan untuk memperbarui lensa kit?

EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM

J:

Meskipun lensa kit baru, EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS USM, memiliki kisaran fokus yang sama seperti EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS STM, namun ini "didasarkan pada konsep yang menawarkan kompatibilitas lebih besar dengan film serta kecepatan AF lebih pesat”. Perbedaan terbesar adalah, penyertaan Nano USM, suatu aktuator yang baru saja dikembangkan untuk AF.

 

T: Tipe gaya pemotretan apa yang diunggulkan pada lensa kit baru ini?

EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS USM dipasangkan pada EOS 80D

J:

“Lensa ini menawarkan AF kecepatan tinggi dan presisi tinggi untuk pemotretan gambar diam, yang memungkinkan Anda menetapkan fokus secara cepat ketika menangkap subjek yang bergerak cepat. Sedangkan AF untuk pembuatan film, juga lebih senyap dan lebih mulus daripada sebelumnya".

Rasio zoom tinggi dengan kisaran fokus 18 hingga 135 mm, sehingga lensa ini sungguh praktis, apa pun jenis pemandangannya. Lensa kit baru ini direkomendasikan jika Anda mementingkan kecepatan AF.

 

T: Bagaimana cara menggunakan Power Zoom Adapter PZ-E1?

Power Zoom Adapter PZ-E1

J:

“Ini adalah adaptor zoom yang bertenaga listrik dan dapat dilepas-pasang, yang digerakkan oleh empat baterai AAA. Anda dapat menyesuaikan kecepatan zoom dengan mengoperasikan sakelar mode kecepatan dan tuas zoom. Melakukan zoom jarak jauh juga dimungkinkan dengan penggunaan EOS Utility atau Camera Connect".

Power Zoom Adapter PZ-E1 baru, akan membantu meluaskan cakrawala fotografis Anda, baik pada pemotretan gambar diam atau pembuatan film.

 

T: Dapatkah Power Zoom Adapter PZ-E1 digunakan juga untuk menangkap gambar diam?

J:

"Ya, memang bisa".

Power Zoom Adapter PZ-E1 tidak dikembangkan semata-mata untuk pembuatan film. Adaptor ini mendukung pengoperasian zoom jarak jauh dengan menggunakan EOS Utility dan aplikasi Camera Connect, sehingga Anda dapat menggunakannya juga apabila ingin menangkap gambar diam dari tampilan di atas kepala, atau ketika memotret dari lokasi jauh. Ini sungguh praktis dalam beragam luas pemandangan, misalnya, fotografi kehidupan liar, atau bidikan nightscape (bentangan malam) dengan remote-control.

T: Dapatkah Power Zoom Adapter PZ-E1 dipasang ke semua lensa Canon yang dapat dipertukarkan?

J:

“Tidak. Pada saat ini, Power Zoom Adapter PZ-E1 hanya kompatibel dengan EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM".

Pada saat ini, Power Zoom Adapter PZ-E1 hanya dapat digunakan dengan lensa kit baru. Namun demikian, pemasangannya sederhana dan karenanya, sangat mungkin akan semakin banyak lensa kompatibel yang akan hadir di waktu mendatang.

 
Ryosuke Takahashi

Lahir di Aichi tahun 1960, Takahashi memulai karier freelance pada tahun 1987 setelah bekerja pada studio foto iklan dan penerbit. Melakukan pemotretan untuk majalah besar, ia telah bepergian ke banyak penjuru dunia dari tempat kedudukannya di Jepang dan Tiongkok. Takahashi adalah anggota Japan Professional Photographers Society (JPS).

 
Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat semakin banyak seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.

Diterbitkan oleh Impress Corporation

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.