Tips & Tutorials

[Bagian 2] Menangkap bidikan bunga dan subjek yang cerah serta mengesankan dengan daytime sync

Di [Bagian 2], saya akan menjelaskan metode pemotretan bunga dan potret dengan menggunakan daytime sync. Setelah Anda menguasai prosedur daytime sync di [Bagian 1], langkah berikutnya adalah mempelajari cara memanfaatkan flash untuk pemotretan di lokasi yang cahayanya tidak mencukupi, seperti di tempat teduh atau pada waktu subuh. (Dilaporkan oleh: Koji Ueda)

Halaman: 1 2

Menangkap warna bunga yang jelas di tempat teduh

Bahkan untuk bidikan yang diambil pada siang hari, warnanya dapat berubah menjadi hambar, misalnya ketika Anda memotret di tempat teduh. Juga pada kasus seperti ini, flash bisa bermanfaat. Karena warna cahaya flash mendekati cahaya matahari di siang hari, Anda dapat menghasilkan bidikan dengan warna yang jelas seperti yang disinari oleh cahaya langsung. Namun demikian, harap diingat bahwa bayangan tajam akan tercipta di belakang bunga jika flash terlalu kuat. Pada contoh ini, saya mengoreksi exposure flash ke -1EV untuk menciptakan suasana yang alami.

EOS 60D/ EF35mm f/2/ Aperture-priority AE (f/2.5, 1/250 det.)/ ISO 100/ WB: Auto/ Flash: SPEEDLITE 430EX II (E-TTL, flash exposure compensation: -1EV)

Saran

  • Gunakan flash untuk mereproduksi tone yang jelas
  • Sesuaikan output flash dengan menggunakan flash exposure compensation

Kondisi Pemotretan

Bidikan bunga yang sedang mekar di taman. Warna bunga mekar yang jelas ternyata berubah menjadi hambar lantaran tempat teduh, jadi saya gunakan flash sebagai pengganti cahaya matahari.

Posisi subjek, kamera dan Speedlite

A: Kira-kira 1,0m

Menangkap bidikan potret sambil mempertahankan warna matahari senja

Apabila menangkap bidikan potret dengan pengaturan matahari di latar belakang, maka jika menyesuaikan exposure berdasarkan subjek potret akan menghasilkan latar belakang yang cerah secara berlebihan, sehingga mempertaruhkan suasana pemandangan. Dengan mempertimbangkan hal ini, saya memilih mengurangi exposure. Apabila terdapat sumber cahaya yang sangat kuat di dalam gambar, seperti matahari, maka akan sulit mendapatkan kecerahan yang dimaksudkan dalam mode automatic exposure. Pada contoh di sini, saya menyesuaikan exposure menurut kecerahan latar belakang dalam mode manual exposure, dan menembakkan flash untuk mempercerah subjek potret, yang akan terlihat underexposed jika tidak menggunakan flash.

EOS 7D/ EF70-200mm f/4L IS USM/ Manual exposure (f/10, 1/250 det.)/ ISO 100/ WB: Flash yang digunakan/ Flash: SPEEDLITE 430EX II (Manual, 1/2)

Saran

  • Tetapkan ke decreased exposure (kurangi exposure) dalam mode manual exposure
  • Sesuaikan kecerahan subjek dengan menembakkan flash secara manual

Kondisi Pemotretan

Bidikan ini diambil di bukit dengan menyertakan matahari yang akan tenggelam di latar belakang subjek potret. Saya menggunakan tripod untuk menstabilkan komposisi serta untuk mencegah goyangan kamera.

Posisi subjek, kamera dan Speedlite

A: Kira-kira 5,0m

Menangkap ekspresi yang hidup dengan mata berkilau

Dengan menembakkan flash untuk mempercerah mata subjek potret, Anda dapat menghasilkan bidikan dengan ekspresi yang lebih hidup. Cahaya yang terpantul dalam mata, disebut "catchlight," yang meningkatkan ukuran apabila area sumber cahaya lebih besar. Pada contoh ini, flash ditembakkan dengan flash emitter yang diarahkan ke reflektor di belakang fotografer. Tujuan reflektor adalah untuk memantulkan dan membaurkan cahaya. Di sini, jumlah cahaya yang dipantulkan dan dibaurkan tidak mencukupi, jadi saya mengompensasi flash exposure +1.3EV.

EOS 600D/ EF50mm f/1.4 USM/ Aperture-priority AE (f/2.8, 1/200 det.)/ ISO 100/ WB: Auto/ Flash: SPEEDLITE 580EX II (E-TTL, flash exposure compensation: +1.3EV)

Saran

  • Gunakan flash untuk menciptakan catchlight di mata
  • Gunakan reflektor untuk memantulkan cahaya dari flash

Kondisi Pemotretan

Subjek potret berdiri di tempat teduh dalam bidikan ini. Dalam keadaan normal, gambar yang dihasilkan akan menjadi gelap. Selain itu, nada kulit yang indah pada model wanita tidak akan tersampaikan, dan ekspresinya pun akan terlihat membosankan. Yang saya lakukan dalam hal ini adalah menggunakan reflektor di belakang kamera untuk memantulkan cahaya dari flash, dan memanfaatkan cahaya bauran yang lembut untuk mempercerah subjek.

Posisi subjek, kamera dan Speedlite

A: Kira-kira 0,2m

B: Kira-kira 1,5m

Langkah-langkah untuk Exposure Compensation

Untuk berbagai model dengan Quick Control Dial

Cek status sakelar kunci Multi fungsi, dan aktifkan penggunaan Quick Control Dial. Berikutnya, putar Quick Control Dial* seraya menekan separuh tombol shutter, atau dalam waktu empat detik setelah menekan separuh tombol (enam detik pada EOS-1D series). Memutar Dial searah jarum jam meningkatkan exposure (lebih cerah), sedangkan memutarnya berlawanan arah jarum jam mengurangi exposure (lebih gelap).

* Untuk model tanpa fungsi built-in, seperti pada Gambar A, tekan separuh tombol shutter, lalu putar Quick Control Dial.

Untuk berbagai model dengan tombol Exposure compensation

Putar Main Dial seraya menekan ke bawah tombol Exposure compensation. Untuk meningkatkan exposure (lebih cerah), putar searah jarum jam. Untuk mengurangi, putar berlawanan arah jarum jam.

Saran – Ukuran catchlight bervariasi menurut ukuran reflektor

Ukuran catchlight diproporsikan menurut ukuran sumber cahaya yang terpantul dalam mata. Dengan kata lain, Anda dianjurkan menggunakan reflektor besar jika ingin menciptakan catchlight yang lebih besar. Selain itu, semakin dekat jarak reflektor dari mata, semakin besar catchlight yang akan muncul, jadi cobalah menemukan posisi ideal untuk reflektor, kamera dan subjek. Jika reflektor tidak tersedia, Anda dapat menggunakan dinding putih atau selembar kertas putih sebagai pengganti.

Ubah ukuran catchlight dengan ukuran reflektor

Reflektor Kecil

Reflektor Besar

Koji Ueda

Lahir di Hiroshima tahun 1982, Ueda mengawali kariernya sebagai asisten fotografer Shinichi Hanawa. Kemudian, ia menjadi fotografer freelance dan sekarang aktif dalam beragam luas pekerjaan, dari majalah hingga iklan seraya memotret berbagai kota dan lanskap di seluruh dunia. Ia juga seorang penulis dan penceramah pada berbagai ceramah dan lokakarya fotografi.

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

Comments (1)

Hay Quá, cảm ơn Canon

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.