Tips & Tutorials

[Bagian 3] Menambah Kesan Bidikan Nightscape dengan Warna Subjek Sekunder

Anda sudah mencurahkan segenap pikiran dalam memposisikan subjek utama dan sekunder. Bagaimana kalau membuatnya semakin lebih baik dengan mempertimbangkan warnanya? Dengan menggunakan bidikan nightscape sebagai contoh, mari kita lihat, bagaimana warna subjek utama dan sekunder dapat memengaruhi karya fotografis. (Dilaporkan oleh: Toshinobu Hori)

Halaman: 1 2

Mengontraskan warna subjek utama dan sekunder

Apabila Anda mengambil bidikan spontan dari lokasi dengan pandangan yang jelas, misalnya, palung sungai, ruang kosong yang besar, yang kerap diciptakan, dan gambar yang dihasilkan tidak memiliki tema yang terdefinisi dengan baik. Dengan pemandangan semacam itu, yang penting adalah mempertimbangkan warna subjek utama dan sekunder selain pemosisiannya.

Dalam Contoh 1, warna merah subjek utama (jembatan) dikontraskan dengan warna biru subjek sekunder (kelompok gedung) untuk mengesankan suasana hidup yang berwarna-warni. Selain itu, pantulan warna pada permukaan air membantu menambah suasana renungan pada keseluruhan gambar. Efek perspektif diciptakan pada jembatan untuk memberikan kedalaman gambar, dan menghilangkan sebagian jembatan secara berani, membantu menggugah imajinasi pemirsa tentang apa yang terjadi di sana. Terakhir, penghamburan ruang dikurangi dengan ruang di atas gedung-gedung yang disesuaikan sedemikian rupa untuk mendapatkan komposisi yang seimbang dengan baik.

[Contoh 1]

*Pandangan jembatan bagian atas

A: (Subjek Utama) Jembatan

B: (Subjek sekunder) Gedung-gedung di seberang pantai

EOS 5D Mark III/ EF24-70mm f/2.8L II USM/ FL: 70mm/ Manual exposure (f/8, 8 det/ ISO 200/ WB: 3450K

Bidikan diambil dari lokasi di mana jembatan yang melintasi sungai dan kelompok gedung di sisi yang berlawanan dapat terlihat. Pantulan seperti cermin dari jembatan yang disinari dan cahaya lampu kota di pantai seberang menciptakan kesan yang kuat.

Mengelola warna untuk memvariasikan kesan yang dihadirkan oleh nightscape

Contoh 2 hanya terdiri atas subjek utama (jembatan). Meskipun menangkap jembatan dalam pemandangan penuh mungkin sudah cukup untuk menarik perhatian ke bentuknya yang unik, namun seluruh gambar nyaris didominasi oleh warna merah jembatan, menyebabkannya terlihat monoton dan agak kosong. Selain itu, pemandangan jembatan secara lengkap tidak dapat menggugah imajinasi pemirsa tentang apa yang terbentang di luar gambar ini.

[Contoh 2]

A: (Subjek Utama) Jembatan

EOS 5D Mark III/ EF24-70mm f/2.8L II USM/ FL: 38mm/ Manual exposure (f/8, 8 det/ ISO 200/ WB: 3450K

Contoh 3, yang menangkap kelompok gedung di pantai seberang, tampak seimbang, baik secara vertikal dan horizontal. Namun demikian, seluruh gambar didominasi oleh warna biru, karena sebagian besar jembatan terpotong, dan menghasilkan kesan yang monoton serta kosong, sama seperti Contoh 2. Selain itu, hanya pantulan yang ditangkap di latar depan, yang membuat keseluruhan gambar terlihat datar dengan kontras yang sangat kecil.

[Contoh 3]

A: (Subjek Utama) Jembatan

B: (Subjek sekunder) Gedung-gedung di seberang pantai

EOS 5D Mark III/ EF24-70mm f/2.8L II USM/ FL: 59mm/ Manual exposure (f/8, 8 det/ ISO 200/ WB: 3450K

Kontras warna subjek utama dan sekunder merupakan faktor yang sangat krusial dalam fotografi nightscape. Jika lokasi bidikannya adalah tepi perairan dan cahaya lampu kota terpantulkan pada permukaan air, maka, warna-warna pantulan pun harus dipertimbangkan. Oleh karena itu, ketika mengambil bidikan, Anda sebaiknya mempertimbangkan hubungan antara warna-warna dalam bidikan, misalnya, apakah warnanya serupa atau kontras.

Toshinobu Hori

Lahir di Prefektur Osaka pada tahun 1977, Hori, seorang karyawan perusahaan di siang hari, juga adalah seorang fotografer komersial yang ingin mengembangkan dan meningkatkan pengetahuannya mengenai fotografi nightscape melalui aktivitasnya. Beberapa tahun baru-baru ini, ia juga sudah terlibat dalam produksi footage (catatan kaki) televisi sebagai pencipta footage. Pada tahun 2014, ia menerbitkan koleksi foto yang berjudul Osaka Yakei [Pemandangan Malam Osaka] (SOGENSHA Inc.).

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat semakin banyak seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.

Diterbitkan oleh Impress Corporation

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.