Tips & Tutorials

Memulai Fotografi Flash dalam 9 Langkah!

Setelah membeli flash eksternal, pasangkan ini ke kamera dan cobalah mengambil sejumlah foto. Dalam artikel berikutnya, kami akan menjelaskan prosedur pengoperasian sistem flash Auto E-TTL dengan menggunakan EOS 600D dan Speedlite 430EX II. Fotografi flash eksternal jauh lebih mudah daripada yang Anda perkirakan setelah Anda menguasai teori dasar dan peran setiap fungsi. Karena pengoperasiannya bervariasi menurut model yang digunakan, silakan merujuk ke manual petunjuk Anda untuk deskripsi yang terinci.

Halaman: 1 2

 

Langkah 1: Hidupkan Power Setelah Memasang Flash Pada Kamera

Masukkan flash eksternal ke dalam hot shoe di bagian atas kamera. Setelah flash dimasukkan sepenuhnya, geser tuas foot lock yang terpasang untuk mengunci flash ke dalam tempatnya. Hidupkan power supply kamera diikuti dengan mengaktifkan flash. Power (Daya) flash harus dimatikan sebelum memasangkannya atau melepaskannya dari hot shoe.

Geser kaki pemasangan flash seluruhnya hingga masuk ke dalam hot shoe.

 
 

Selanjutnya, geser tuas kunci kaki pemasangan sampai terdengar bunyi klik yang mengindikasikan sudah terkunci. Hidupkan kamera, kemudian hidupkan flash. Untuk melepaskan flash dari hot shoe, geser tuas kunci ke arah yang berlawanan sambil menekan tombol pelepas kunci.

 
 

Saran: Jangan gunakan campuran baterai

 

Apabila mengganti baterai, pastikan bahwa semuanya baru dan dari merek yang sama. Jangan gunakan campuran baterai baru dan lama, merek berbeda, atau baterai alkalin dan lithium. Mencampur baterai, tidak saja akan memperpendek masa pakai baterai, tapi dapat menyebabkan masalah, seperti baterai bocor.

 

Langkah 2: Mengatur Ulang Pengaturan Flash

Untuk kamera dengan menu "Flash control", fungsi flash dan Custom Functions (Fungsi Khusus) Speedlite eksternal dapat dengan mudah diatur ulang. Untuk menghindari kesalahan seperti pengaturan dari penggunaan sebelumnya, akan lebih aman untuk mengatur ulang dari awal.

Cara mengatur ulang pengaturan flash.

1
2
 
 
3
 
 

Pasangkan flash pada kamera, kemudian tetapkan mode shoorting (pemotretan) ke salah satu mode Creative Zone, seperti Program AE (P) dengan menggunakan Mode Dial. Tekan tombol “MENU” pada kamera, lalu pilih [Flash control] dari [Shooting menu] (pada sebagian model, [Set-up menu]). Pilih [External flash function setting] (1), dan tekan tombol “INFO” (pada sebagian model, tombol “DISP”) untuk memulai [Clear Speedlite settings] (2). Kemudian, pilih [OK] (3). Untuk EOS 70D dan EOS 700D, pilih [Clear settings] di layar (1), kemudian pilih [Clear external flash set.] di layar yang ditampilkan berikutnya.

 

Mengatur Ulang Pengaturan Custom Functions flash

1
2
 

Pilih [Clear external flash Custom Functions settings] dari layar [Flash control] (1). Memilih [OK] dan menekan tombol “SET” di layar [Clear external flash Custom Functions settings] (2) akan mengatur ulang pengaturan flash eksternal. Untuk EOS 70D dan EOS 700D, pilih [Clear settings] di layar (1), kemudian pilih [Clear external flash Custom Functions settings] di layar yang ditampilkan berikutnya.

 

Langkah 3: Pilih Flash Mode

Pilih salah satu, flash mode E-TTL atau Manual untuk unit flash. Pengaturan flash dapat disesuaikan pada kamera atau pada unit flash. Pilih flash E-TTL apabila Anda ingin mengambil gambar secara cepat dengan seluruh foto dalam exposure standar, dan flash manual untuk fotografi flash level profesional, seperti memanfaatkan beberapa unit flash untuk menciptakan efek bayangan.

Untuk menetapkan flash dengan menggunakan kamera, pilih “Flash mode” dari “External flash function settings”. Untuk penyesuaian otomatis output flash, pilih “E-TTL”.

 

Tekan tombol MODE, dan pilih “ETTL” atau “M.”

 

Saran: Menyesuaikan flash output ketika menggunakan manual flash

 

 

Layar Pengaturan Menu Kamera

 

Layar Pengaturan pada unit flash

"Flash output" item muncul dalam menu kamera (tidak ditampilkan dalam mode flash E-TTL) setelah Manual flash mode ditetapkan. Angka panduan flash output manual diindikasikan sebagai 1/1 untuk full output unit flash yang terpasang, 1/2 untuk separuh flash output, dan 1/4 untuk seperempat dari full flash output. Harap diperhatikan, bahwa metodenya berbeda dengan flash exposure compensation (kompensasi eksposur flash) opsi E-TTL. Untuk Speedlite 430EX II, ini seperti yang ditunjukkan oleh tampilan dalam foto, di mana Anda menekan dan menahan tombol “SEL/SET” sebentar, lalu pilih flash output dengan menggunakan tombol “+/-“, dan menekan lagi tombol “SEL/SET untuk mengkonfirmasi pemilihan.

Saran: Beberapa unit flash dapat diatur dengan Speedlite 600EX-RT atau Speedlite 580 EX II

Sebagai tambahan, Speedlite 600EX-RT dan Speedlite 580 EX II diperlengkapi lagi dengan mode Multi flash. Langkah-langkah untuk pengaturan multi-flash sama seperti pengaturan E-TTL serta mode Manual flash, dan keduanya dapat dilakukan pada kamera atau unit flash.

 

Langkah 4: Pilih Shooting Mode

Pilih shooting mode yang sesuai untuk maksud dan konten foto yang ingin Anda ambil. Fotografi flash dapat digunakan dalam shooting mode apa pun.

Putar Mode Dial dan pilih shooting mode yang diinginkan. Pilih Shutter-priority AE apabila Anda ingin menangkap subjek yang sedang bergerak tanpa memburamkannya, atau manfaatkan keburaman untuk mengekspresikan pergerakannya. Pilih Aperture-priority AE jika Anda ingin mengontrol depth of field untuk memastikan efek bokeh, atau menghasilkan bidikan pan-focus. Buatlah pilihan berdasarkan maksud Anda.

 

Saran: Anda dapat memilih shooting mode apa pun dengan flash E-TTL

 

 

Merah: Creative Zone

Biru: Basic Zone

Jika flash mode yang dipilih adalah E-TTL, fotografi flash dapat dilanjutkan dalam shooting mode apa pun di Basic Zone dan Creative Zone kamera. Namun demikian, flash compensation tidak dapat dilakukan dalam mode Full Auto dan scene (pemandangan). Oleh sebab itu, Program AE, Aperture-priority AE dan Shutter-priority AE lebih mudah digunakan jika Anda ingin mengemukakan maksud Anda dalam sebuah foto. Sebaliknya, manual exposure shooting mode dianjurkan apabila yang dipilih adalah manual flash. Tentukan pengaturan aperture, shutter speed dan ISO speed sesuai dengan maksud bidikan tersebut, dan Anda dapat menyesuaikan flash output secara manual berdasarkan semua kondisi ini.

 
 

Langkah 5: Pilih Shutter Synchronization Mode

Pilih flash synchronization mode setelah menentukan shooting mode. Gunakan High-speed sync apabila shutter speed yang diinginkan lebih tinggi daripada kemampuan kecepatan maksimum flash untuk menyinkronkan. Pertimbangkan menggunakan first curtain sync atau second curtain sync untuk bidikan long-exposure. Untuk melakukan pemilihan dengan menggunakan menu kamera, tentukan mode yang diinginkan dari [Shutter synchronization] di [External flash function settings]. Untuk mengatur dengan menggunakan unit flash, tekan tombol “High-speed sync (FP flash)/Shutter-curtain synchronization”. Menekan tombol ini setiap kali, Anda dapat beralih antara high-speed sync dan shutter-curtain sync.

Layar Pengaturan kamera

 

Untuk melakukan pengaturan dengan menggunakan kamera, pilih [Shutter sync.] dari [External flash func. setting] dan tentukan itemnya.

 

Layar Pengaturan pada unit flash

 

 

Atur ke High-speed Sync

 

Atur ke 2nd Curtain Sync

 

Langkah 6: Menyesuaikan ISO Speed

Penyesuaian ISO speed secara langsung mempengaruhi exposure dan hasil akhir foto. ISO speed dapat disesuaikan apabila hasil foto ternyata lebih gelap daripada yang diperkirakan, atau apabila shutter speed yang ditentukan lebih lambat daripada yang dimaksudkan. Untuk menyesuaikan pengaturan ISO, tekan tombol “ISO” pada kamera, dan pilih ISO speed, misalnya dengan menggunakan Main Dial.

Saran: Gambar foto berubah secara dramatis dengan ISO speed yang berbeda dalam fotografi flash

 

Bidikan menggunakan ISO 100

 

Bidikan menggunakan ISO 1600

 

Dalam fotografi flash, kecerahan gambar secara keseluruhan dapat disesuaikan dengan mengubah ISO speed. Dengan ISO speed tinggi, sensitivitas sensor gambar terhadap cahaya meningkat, dan difusi cahaya lemah dari flash yang tidak terdeteksi pada ISO speed rendah dapat ditangkap serta direfleksikan dalam foto, sehingga menghasilkan gambar foto yang lebih cerah secara keseluruhan. Namun demikian, karena memang sulit mengukur perubahan dalam exposure ketika ISO speed berubah, maka disarankan untuk mengambil bidikan percobaan seiring dengan perubahan ISO speed. ISO speed yang lebih tinggi juga ampuh terhadap goyangan kamera atau pergerakan subjek, dalam fotografi normal maupun flash.

 

Langkah 7: Menentukan Kecerahan Latar Belakang dengan Menggunakan Exposure Compensation

Sering kali, dalam fotografi flash, cahaya dari flash tidak menjangkau latar belakang. Dalam situasi seperti ini, Exposure compensation dapat diterapkan untuk menyesuaikan kecerahan latar belakang. Exposure compensation dapat diandalkan untuk penyesuaian kecerahan di luar kisaran yang dapat disinari secara terang oleh cahaya dari flash. Pada model mid- dan high-spec, jumlah kompensasi dapat diatur dengan memutar Quick Control Dial sambil menekan separuh tombol shutter. Untuk model kamera tanpa Quick Control Dial, exposure compensation dapat disesuaikan dengan mengoperasikan Main Dial sambil menekan dan menahan tombol Exposure compensation.

Tombol Exposure compensation dan Main Dial

Tetapkan jumlah kompensasi dengan memutar Main Dial sambil menekan dan menahan tombol Exposure compensation. Memutar dial ke kanan akan meningkatkan kecerahan, sementara memutar ke kiri akan membuatnya lebih gelap.

 

Quick Control Dial model mid- dan high-spec

Jumlah kompensasi dapat diatur dengan memutar Quick Control Dial sambil menekan separuh tombol shutter. Memutar dial ke kanan akan meningkatkan kompensasi kecerahan, sementara memutar ke kiri akan mengurangi kecerahan.

 

Langkah 8: Menentukan Kecerahan Subjek dengan Menggunakan Flash Output

Untuk menyesuaikan kecerahan subjek dalam lingkup kisaran flash, sesuaikan flash output. Gunakan flash exposure compensation jika Anda menggunakan mode flash E-TTL. Hanya flash output yang diubah selama flash exposure compensation. Oleh karena itu, dimungkinkan untuk memoderasi hanya kecerahan subjek dalam lingkup kisaran flash tanpa dampak apa pun pada kecerahan latar belakang. Untuk model mid- dan high-spec, penyesuaian dilakukan dengan menekan tombol Flash exposure compensation dan memutar Main Dial. Untuk kamera seperti EOS 600D, yang tidak diperlengkapi dengan tombol Flash exposure compensation, tekan saja tombol Quick Control untuk menampilkan menu Quick Control, lalu buatlah penyesuaian seperlunya di sana. Jika yang dipilih adalah Manual flash mode, maka flash output dapat disesuaikan secara langsung.

Flash exposure compensation kamera

 

Saran: Flash exposure compensation melalui kamera

 

Flash exposure compensation dapat ditetapkan secara langsung pada unit flash untuk sejumlah model, seperti Speedlite 430EX II, Speedlite 580EX II, dan Speedlite 600EX-RT. Namun demikian, dengan melakukan hal itu, prioritas akan diberikan ke pengaturan yang ditentukan pada flash, dan kemampuan penyesuaian pada kamera akan hilang. Oleh sebab itu, dalam fotografi flash, sebaiknya menyesuaikan flash exposure compensation pada kamera.

 

Langkah 9: Menyesuaikan Sudut Flash Head

Dengan menggunakan flash eksternal dengan flash head yang dapat disesuaikan, sudut flash dapat disesuaikan untuk menyempurnakan hasil foto. Ini juga akan memungkinkan penggunaan cahaya yang direfleksikan oleh pantulan cahaya pada dinding atau langit-langit untuk memperoleh hasil akhir yang lebih lembut. Keunggulan terbesar fotografi flash dengan menggunakan kamera digital yaitu, kemungkinannya mengambil bidikan percobaan sebanyak yang diinginkan. Apabila hasil bidikannya salah, cara tersingkat untuk memperbaikinya adalah dengan mengulanginya dengan mengubah pengaturan seperti shooting mode, synchronization mode, dan ISO speed.

Sudut flash head dapat disesuaikan. Temukan sudut yang paling sesuai untuk maksud fotografi Anda.

 

Saran: Jangan hanya menyesuaikan sudut flash head, tapi sesuaikan juga sudut flash

 

 

Atur dengan kamera

 

Atur dengan unit flash

Flash eksternal yang murni, tidak hanya memungkinkan penyesuaian sudut flash head, tetapi juga penyesuaian sudut flash (lebar cakupan cahaya). Mengontrol sudut flash akan membantu melebarkan cakupan ekspresi fotografi Anda. Untuk melakukan pengaturan pada kamera, pilih [Zoom] di menu [External flash function settings], lalu tentukan focal length (sudut pandang). Untuk mengatur dengan menggunakan unit flash, tekan tombol “Zoom” dan pilih focal length dengan menggunakan tombol “+/-“, diikuti dengan mengkonfirmasi pemilihan dengan menggunakan tombol “SEL/SET”. Cakupan flash yang optimal akan secara otomatis dipilih untuk mengimbangi lensa yang digunakan apabila memilih Auto pada kamera (M dari M Zoom tidak akan muncul pada flash). Untuk Speedlite 320 EX dan Speedlite 270 EX II, penyesuaiannya dilakukan dalam dua fase, dengan menarik keluar flash head secara manual.

 
 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.