Produk

Mengapa Fotografer Profesional Sangat Menyukai MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo

Inilah satu lensa yang sering digunakan oleh fotografer profesional. Lagipula, pemirsa secara alami tertarik pada karya yang menunjukkan dunia misterius yang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan kepada Anda, mengapa fotografer profesional terpesona oleh lensa ini. Mereka pun akan berbagi sebagian saran pemotretan yang akan membantu Anda memperoleh manfaat yang sepenuhnya. (Dilaporkan oleh: Miki Asai)

 

Dunia fotografi makro penuh kejutan dan kegairahan

Dunia di sekeliling kita penuh dengan sekian banyak subjek yang terlalu mungil untuk ditangkap, bahkan dengan lensa makro biasa yang memiliki faktor pembesaran 1,0x (ukuran aslinya). Tetapi, dengan lensa makro ekstrem, seperti MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo, dunia mungil ini bisa ditangkap secara jelas dan rinci.

Ketika pada akhirnya saya memperoleh kesempatan untuk membidik dengan lensa ini, saya memutuskan untuk mencari subjek di luar ruangan. Biasanya, saya tidak memperhatikan pasir di bawah kaki saya, tetapi pada hari itu, pasir tersebut tampak berkilauan ditempa sinar matahari. Saya memutuskan untuk menjadikan pasir sebagai subjek pertama saya. Saya berbaring di tanah untuk menetapkan fokus pada pasir. Pertama, saya mencoba dengan pembesaran 1,0x, tetapi pasir masih terlihat biasa. Secara bertahap, saya meningkatkan rasio pembesaran, dan pada pembesaran 5,0x, lensa mengubah butiran pasir yang ukurannya kurang dari 1mm, menjadi sebutir intan yang belum diasah.

 

Dunia semut dengan pembesaran 2,0x

EOS 6D/ MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo/ FL: 65mm/ Aperture-priority AE (f/9, 1/30 det., EV±0)/ ISO 400/ WB: Daylight
Saya menempatkan piring akrilik dan sehelai handuk di bawah kaki tripod untuk memudahkan geseran mundur-maju. Ini lebih memudahkan pemfokusan. Ketika seekor semut mendekati tetesan air, saya menggerakkan tripod mundur-maju secara perlahan supaya kamera dapat memfokuskan pada mata sang semut. Ini dibidik dengan pembesaran 2,0x.

 

Subjek mati jauh lebih mudah difoto daripada makhluk yang bergerak. Bagaimanapun, seperti sifat umum lensa makro, depth of field yang dangkal akan membuatnya sulit untuk menetapkan fokus dengan MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo. Saya sarankan agar Anda bergerak mundur-maju, alih-alih memutar cincin fokus.

Lensa ini tidak ideal untuk fotografi genggam, jadi, gunakanlah tripod. Tapi, perhatikan, bahwa hal ini akan menghalangi Anda menangkap subjek yang sedang bergerak. Untuk menyiasati imobilitas ini, saya sarankan untuk melipat tripod dan menggunakannya sebagai monopod, atau beri alas yang licin di bawahnya.

Tergantung pada posisi pemotretan, punggung Anda mungkin pegal, sulit berdiri, dan bahkan otot terasa nyeri pada keesokan harinya. Itulah yang saya alami.  Namun demikian, saya sama sekali tidak memikirkan tentang itu saat mengejar sang semut - saya begitu asyik dengan MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo.

 

Penggambaran yang bening tetesan air pada aperture minimum

EOS 6D/ MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo/ FL: 65mm/ Aperture-priority AE (f/16, 1/6 det., EV+0,3)/ ISO 400/ WB: Daylight
Dalam pemandangan yang sebenarnya, tangkai yang meneteskan air tergantung secara horizontal. Saya memilin sedikit komposisinya dengan memiringkan kamera. Perhatikan, seandainya saya menggunakan lensa mikro 100mm biasa, tetesan air akan tampak lebih kecil dan mungkin ada pantulan yang tidak diperlukan. Di sini, saya menyesuaikan rasio pembesaran ke sekitar 1,5 kali, menetapkan fokus pada bunga yang terpantul dalam tetesan air.

 

Bacalah artikel ini untuk mengetahui lebih banyak tentang apa yang bisa Anda lakukan dengan MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo:
Teknik Lensa Makro: Secara Cemerlang Menangkap Kilauan dalam Tetesan Air
Menggunakan Flash dalam Fotografi Makro
 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

 

MP-E65mm f/2.8 1-5x Macro Photo

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

Miki Asai

 

Lahir di Obihiro, Hokkaido. Ia bekerja sebagai karyawan perusahaan, dan setelah selesai bekerja dan pada hari libur, ia akan mengambil kamera untuk membidik benda-benda kecil. Pada tahun 2013, ia membeli DSLR yang telah lama didambakannya, dan mulai memotret. Suatu hari, ia tergugah oleh embun pagi yang dilihatnya pada sehelai daun melalui lensa makro. Pemandangan itu "jauh lebih indah dari permata apa pun". Hal itu meyadarkannya, bahwa ia ingin melakukan memotret dunia kecil dan indah, yang ada di mana saja, namun mudah terluputkan, dan sulit dilihat secara kasat mata. Semenjak itu, ia terus melanjutkan gaya fotografinya dalam mengejar tujuannya.

 

Digital Camera Magazine

 

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

 

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.