Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

[Pertanyaan 4] Apa yang harus dilakukan jika efek bokeh latar belakang tidak seperti yang saya perkirakan?

2015-02-12
1
2.67 k
Dalam artikel ini:

Jadi, Anda mengalami kesulitan saat menciptakan efek bokeh latar belakang yang mengesankan......Untuk mengatasi masalah tersebut, mari kita belajar sebagian teknik yang akan membantu menciptakan efek bokeh yang lebih besar. Terdapat beberapa cara untuk melakukannya, tetapi dalam contoh ini, kita akan belajar mengenai sebagian titik umum yang mudah dilakukan. (Diedit oleh Camera Biyori, Foto oleh: Yuji Ogura)

Halaman: 1 2

Pengaturan Kamera

Av: Aperture-Priority AE, M: Manual

A1: Bukaan aperture lensa

Nilai aperture lensa yang semakin kecil, maka efek bokeh semakin besar di latar depan dan latar belakang subjek dalam fokus, menghasilkan gambar yang halus. f-number paling kecil, dikenal sebagai “maximum aperture” dan bervariasi untuk tiap lensa.

Apakah aperture itu?

Aperture mengacu ke ukuran bukaan lensa, yang mengatur jumlah cahaya yang mencapai sensor gambar. Nilai aperture adalah penyampaian numerik ukuran bukaan.

Catatan mengenai aperture maksimum lensa

A2: Berupaya sedekat mungkin ke subjek

Efek bokeh meningkat semakin Anda dekat ke subjeknya. Jarak terdekat yang diperlukan subjek untuk berada dalam fokus dikenal sebagai “minimum shooting distance” (jarak pemotretan minimum) dan bervariasi untuk tiap lensa.

Berapakah jarak pemotretan minimum?

Angka yang tertera pada lensa adalah jarak pemotretan minimum (seperti ditunjukkan dalam lingkaran merah pada foto). Jarak pemotretan minimum diukur dari “Focal plane mark” (tanda bidang fokus) yang terdapat di bagian atas bodi kamera ke subjek.

Catatan jarak pemotretan minimum pada lensa

Simbol bidang gambar pada bodi kamera

Dibidik dengan F12

Foto dengan fokus pada rusa di latar depan. Jika f-number ditingkatkan, baik rusa di latar belakang maupun rincian poster, ditangkap secara jernih.

Dibidik dengan F3.5

Foto dengan fokus pada rusa yang sama di latar depan. Namun demikian, dengan mengurangi f-number, baik poster maupun rusa di latar belakang berada di luar fokus, sehingga menonjolkan subjek utama.

Dibidik dengan F4 dan pada jarak 25 cm dari subjek

Dibidik pada jarak pemotretan minimum 25 cm. Posisi fokus berada di tombol atas. Efek bokeh meningkat semakin Anda jauh dari posisi fokus.

Lensa yang membuat Anda bisa asyik dengan efek bokeh

Prime lens (Lensa prima)

Tidak seperti lensa zoom, sudut pandang tidak dapat diubah untuk lensa prima. Namun demikian, karena semua lensa ini memiliki struktur sederhana, tersedia banyak lensa cerah dengan aperture maksimum kecil. Pada umumnya, lensa cerah yang bagus adalah yang memiliki aperture maksimum 2.8 atau di bawahnya.

Macro lens (Lensa makro)

Lensa-lensa ini memiliki performa close-up yang superior dibandingkan lensa normal, dan nyaman untuk memotret subjek secara close-up. Fitur lain adalah kemudahan menciptakan efek bokeh.

Hadapi tantangan fotografi!

Gambar halus tercipta apabila terdapat efek bokeh besar!

Dibidik dengan lensa prima

Dengan menggunakan EF-S24mm f/2.8 STM
Bidik dengan f/2.8

Dibidik dengan lensa makro

Dengan menggunakan EF-S60mm f/2.8 macro USM
Bidik dengan f/2.8

Dengan menggunakan EF-S60mm f/2.8 macro USM
Bidik dengan f/2.8

Yuji Ogura

Karya fotografi Ogura sangat luas, dari karya fotografis pemotretan hingga pengembangan dan pencetakan film. Ia adalah salah satu pendidik di "Camera Biyori Photography School". Ia memulai kariernya sebagai engineer di laboratorium film, kemudian mendirikan lab "mogu camera" miliknya sendiri. Ia juga menjalankan studio potret "mogu sun".

Camera Biyori

Camera Biyori adalah majalah fotografi di Jepang yang memperkenalkan foto serba mempesona dan kegembiraan sehari-hari bersama kamera. Selain mengemukakan berbagai aktivitas ceria yang berkaitan dengan kamera dan fotografi, departemen editorial Camera Biyori juga menawarkan "Camera Biyori Photography School" untuk menganjurkan para pembacanya untuk aktif dalam fotografi dan bergembira-ria.

http://www.camerabiyori.com

Diterbitkan oleh Daiichi Progress Inc.

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami