Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Fotografi Abstrak: Penggunaan Warna

EOS 5DS, EF100mm F/2.8L IS USM lens, f/4, 1/20sec

Fotografi adalah tentang pemotretan momen, namun fotografi abstrak berfokus pada bentuk, tekstur, pola dan warna. Tujuan utama fotografi abstrak adalah untuk melibatkan penonton dan menciptakan hubungan emosional, dengan makna ambigu pada hasil akhir produk yang membuatnya memungkinkan penonton menafsirkannya dengan cara mereka sendiri. Penggunaan warna adalah satu cara yang bagus untuk membangkitkan respon emosional dan menciptakan seni yang menakjubkan.

EOS 5DS, EF100mm F/2.8L IS USM lens, f/8, 1/20sec

Warna Padat

Warna adalah hal pertama yang Anda perhatikan dalam fotografi, terutama itu adalah unsur visual terkuat dari sebuah fotografi abstrak. Warna yang padat dan jenuh dapat memberikan dampak yang besar bagi penonton. Untuk hasil terbaik, tetaplah menggunakan beberapa blok dengan warna jenuh.

EOS 6D, EF16-35mm f/2.8L USM lens, f/8, 1/500sec

Mengisi Bingkai

Salah satu cara untuk membawakan perhatian pada warna adalah dengan mengisi seluruh bingkai hanya dengan satu warna. Hal ini akan menjadi fokus utama dan menciptakan dampak visual yang kuat terlepas dari warna apa yang Anda pilih. Sebagai contoh, jika saya ingin membawakan perhatian pada warna coklat, maka saya akan mengisi seluruh bingkai saya dengan biji kopi.

EOS 6D, EF16-35mm f/2.8L USM lens, f/22, 1/200sec

Warna & Emosi

Salah satu tujuan utama dalam fotografi abstrak adalah melibatkan emosi penonton. Warna juga memiliki nilai emosional.

Mari kita lihat warna biru. Ini adalah warna keren yang dapat mewakili liburan di Bali, berlayar dan menikmati ombak atau juga bisa mewakili sebuah musim dingin yang kesepian.

Pada sisi lain, warna merah adalah warna hangat yang bisa mewakili matahari terbenam atau bahaya. Dan pada akhirnya, semua tergantung cara penafsiran penonton, namun sebuah pemahaman yang baik tentang teori warna juga penting ketika Anda ingin menyampaikan pesan tertentu.

Gambar abstrak merupakan model fiktif, karena mereka membuat kenyataan terlihat sebagaimana kita melihat ataupun menggambarkannya, namun keberadaan siapa yang perlu kita buktikan.- Gerhard Richter

 

 

Profil Fotografer

Vanan M

Vanan M adalah seorang fotografer makanan dan gaya hidup serta pencinta kehidupan malam yang tinggal di Singapura. Dia selalu berada di balik kamera atau di balik bilik DJ di klub malam.