Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

3 Gagasan untuk foto Kucing yang Lucu

2016-08-04
2
3.82 k
Dalam artikel ini:

Tidakkah kucing-kucing ini terlihat lucu dengan sikapnya yang menawan? Namun demikian, apabila Anda ingin mengambil gambarnya, sering kali Anda mendapatkan hasil gambar yang tidak sesuai dengan yang Anda inginkan. Memperkenalkan 3 teknik untuk memotret kucing, dan membuatnya terlihat lucu. (Dilaporkan oleh: Akiyo Ogawa, Yusuke Yuzawa)

 

Metode 1: Dapatkan mata kucing yang besar dari jarak dekat

Hati-hati kalau menangkap bidikan mata kucing di tempat yang terang. Di tempat gelap, mata kucing akan terlihat bundar dan besar. Namun demikian, Anda harus berhati-hati, kecuali Anda menggunakan mode yang memungkinkan Anda menetapkan kecepatan rana secara manual, karena rana akan menjadi lebih lambat apabila keadaan sekelilingnya gelap. Anda harus menetapkan kecepatan rana ke sekurangnya 1/60 det., dan meningkatkan pengaturan ISO untuk mencegah terjadinya buram gerakan. Tujuan Anda adalah menangkap gambar mata kucing yang besar dan bundar. Saat yang baik untuk menangkapnya adalah ketika kucing sedang bermain dengan bersemangat dengan mainan favoritnya di siang hari atau di tempat yang terang benderang. Ketika kucing menatap lurus ke mainannya dan terpaku di sana, adalah saat yang mudah untuk menangkap gambarnya.

EOS 7D/ EF70-200mm f/2.8L IS USM/ FL: 150mm (setara 240mm) / Aperture-Priority AE (f/2.8, 1/640 det, EV+0,7) / ISO 3200/ WB: Auto

 

Saran: Memanfaatkan menara untuk kucing

EOS 7D/ FL: 40mm/ f/2.8/ 1/1250det/ EV+0,3/ ISO 6400
Lubang pada menara kucing adalah tempat terbaik untuk menangkap matanya yang besar. Karena di bagian dalam lubang itu gelap, mata kucing akan terlihat besar. Tangkap matanya sewaktu kepala kucing menyembul keluar dari lubang-lubang itu.

 

Metode 2: Arahkan untuk menangkap posenya yang menggemaskan

Salah satu pesona kucing adalah tubuhnya yang lentur. Anda tidak akan jemu melihatnya, saat ia membersihkan wajahnya, meringkuk, dan meregangkan tubuh atau kakinya. Amati secara saksama, dan menangkapnya dengan menggunakan pemotretan beruntun, begitu sang kucing memulai posenya yang menggemaskan. Bahkan, jika kucing bergerak sedikit, dijamin bahwa dengan kecepatan rana 1/200 det., atau lebih, Anda dapat mencegah buram gerakan dan bahkan mudah mengambil foto yang jernih. Perhatikan sudut untuk menangkap posenya yang menggemaskan.

EOS-1D X/ EF24-70mm f/2.8L II USM/ FL: 70mm/ Manual exposure (f/4.5, 1/200 det.)/ ISO 2000/ WB: Auto

 

Foto A EOS-1D X/ EF24-70mm f/2.8L II USM/ FL: 70mm/ Manual Exposure (f/3.2, 1/200 det/ ISO 160/ WB: Preset

 

Saran: Gelitik perut kucing dengan satu tangan, dan bidik dengan tangan satunya lagi

Apabila Anda menyentuh anak kucing dan ia menampakkan perutnya, usap-usap untuk menggelitiknya dengan satu tangan, lalu ambil bidikan dengan tangan satunya lagi. Memang sulit untuk mendapatkan waktu yang tepat, tetapi jika berjalan lancar, Anda akan berhasil menangkap momen yang menggemaskan, persis seperti dalam Foto A.

 

Metode 3: Close up bagian tubuhnya

Salah satu alasan orang mencintai kucing, karena tubuhnya yang lembut, lucu, dan bundar. Jangan melewatkan kesempatan untuk mengambil bidikan close up pada bagian tubuh kucing. Apabila kucing sedang bergerak, maka akan sulit mengambil foto bagian tubuhnya, jadi cara terbaik adalah menangkapnya sewaktu kucing sedang santai atau tidur. Subjek mungkin tidak berada dalam fokus jika Anda terlalu dekat, jadi Anda harus mengecek jarak pemfokusan terdekat lensa Anda.

EOS 60D/ EF100mm f/2.8 Macro USM/ FL: 100mm (setara 160mm) / Aperture Priority AE (f/4, 1/50 det., EV±0) / ISO 640/ WB: Auto

 

EOS 7D/ EF100mm f/2.8 Macro USM/ FL: 100mm (setara 160mm)/ Aperture-Priority AE (f/2.8, 1/80 det, EV±0) / ISO 1250/ WB: Auto

 

Saran: Menangkap bagian tubuh subjek menggunakan lensa makro

Apabila menggunakan lensa makro untuk membidik kucing secara close up, memang tidak memungkinkan untuk membuatnya tampak seperti bola bulu yang elok. Maka, sangatlah penting untuk memastikan bahwa gambar yang muncul melalui lensa makro berada dalam fokus sebelum mengambil bidikan, jadi disarankan untuk mengambil foto kucing, hanya ketika sang kucing sedang tidak aktif.

 

EF100mm f/2.8L Macro IS USM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

EF24-70mm f/2.8L II USM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

EF70-200mm f/2.8L IS II USM

Klik di sini untuk rincian selengkapnya

 

Akiyo Ogawa

 

Lahir di Saitama Prefecture pada tahun 1980. Akyo adalah seorang fotografer hewan piaraan yang telah mendapatkan banyak kualifikasi terkait hewan, termasuk persyaratan untuk memangkas bulu dan pelatih anjing. Pada saat ini, ia aktif sebagai pengajar kelas fotografi, pemimpin redaksi majalah hewan piaraan, dan direktur program hewan piaraan.

 

Yusuke Yuzawa

 

Lahir di Tokyo tahun 1980. Yusuke adalah seorang fotografer hewan piaraan yang mengambil foto, lebih dari 500 hewan piaraan per bulan. Pada saat ini ia adalah pengajar fotografi hewan piaraan dan fotografer untuk sampul serta gravure majalah. Ia juga terlibat dalam penulisan naskah dan tampil di sejumlah program tentang hewan piaraan.

 

Digital Camera Magazine

 

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami