Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

Mendesain dan Menyusun Komposisi Foto Air Terjun: Pendekatan Visual

2017-10-19
1
1.55 k
Dalam artikel ini:

Dalam artikel lainnya, Edwin Martinez berbagi sebagian saran dasar mengenai cara memotret air terjun. Di sini, ia memberikan lagi sebagian gagasan tentang cara pendekatan terhadap tantangan berikutnya yang menarik: Memutuskan cara menyusun bidikan Anda. (Naskah oleh: Edwin Martinez)

Menyusun komposisi foto air terjun (Atas)

Desain visual adalah elemen kunci dalam menyampaikan foto Anda. Ini mengenai cara Anda mengimplementasikan visi Anda dan mengatur elemen untuk bekerja secara harmonis di dalam bingkai. Berikut ini sebagian template dasar yang dapat membantu Anda.

 

Sebelum Anda mulai: Jelajahi dulu dan perkirakan lokasinya
Periksa titik pandang. Dapatkah Anda masuk ke air terjun? Elemen apa saja yang ada di dasar air terjun? Apakah ada landmark penting di sekitar air terjun yang bisa Anda sertakan dalam bingkai, seperti pelangi, pegunungan, pebukitan, atau pemandangan yang megah?

Pelangi di air terjun

Skogafoss, Islandia
EOS 5D Mark III/ EF16-35mm f/2.8L II USM/ FL: 19mm/ f/16.0, 8,0 det./ ISO 50/ WB: Auto

 

1. Klasik
Jika bisa menghampiri air terjun dekat ke dasarnya, temukan elemen yang menarik, seperti batu karang, dedaunan, cabang pohon, dll. Pilih latar depan dan pastikan bentuknya menuntun mata pemirsa ke air terjun. Jangan sekali-kali memilih elemen latar depan yang bentuknya horizontal.

Pendekatan klasik terhadap fotografi air terjun

Kalayaan Twin Falls
EOS M3/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 12mm (setara 19mm)/ f/8, 1,0 det./ ISO 100/ WB: Auto

 

2. Diagonal
Menyertakan garis-garis yang dinamis, seperti garis diagonal atau garis lengkung, pasti akan memberikan hasil yang bagus pada desain visual apa pun. Garis-garis tersebut menuntun mata pemirsa ke air terjun. Diagonal bisa ditemukan di hampir semua benda, dari batu karang hingga bentuk garis tepian sungai.

Menggunakan diagonal dalam fotografi air terjun

Gulfoss, Islandia
EOS 5DS R/ EF16-35mm f/4L IS USM/ FL: 22mm/ f/16.0, 1,0 det./ ISO 100/ WB: Auto

 

3. Pantulan
Di lingkungan air terjun mana pun, biasanya Anda akan menemukan genangan air yang dangkal di area sekitarnya. Carilah pantulannya dan gunakan ini sebagai elemen latar depan Anda. Jangan lupa untuk menggunakan circular polarizing filter (filter CPL) untuk menegaskan pantulannya.

Anda mungkin tertarik untuk membaca: Saran untuk Fotografi Pantulan Air: Asyiknya Bermain di Genangan Air!

Menggunakan pantulan dalam fotografi air terjun

Skogafoss, Islandia
EOS 5D Mark III/ EF16-35mm f/2.8L II USM/ f/16/ 1.0 det./ ISO 50

 

4. Pemandangan di Atas
Jenis tertentu air terjun, seperti jenis punchbowl (mangkuk) hanya bisa dilihat dari atas. Cobalah menggunakan tebing sebagai garis panduan Anda. Ingat, bahwa garis lengkung pun bisa merupakan garis yang dinamis.

Garis panduan pada sudut tinggi, bidikan air terjun posisi tinggi

Aldeyjarfoss
EOS 5D Mark IV/ EF70-200mm f/4L USM/ f/16/ 129,0 det./ ISO 100

 

5. Akrab
Anda tidak selalu harus menggunakan lensa sudut lebar untuk memotret air terjun. Jenis tertentu air terjun, seperti air terjun bertingkat dan berundak-undak, akan lebih baik jika dibidik dengan lensa telefoto untuk menyorot detailnya.

Air terjun, dibidik dengan lensa telefoto

Hraunfossar, Islandia
EOS 5D Mark III/ EF70-200mm f/4L USM/ f/16/ 4,0 det./ ISO 50

 

6. Menyertakan elemen Ikonik
Jika air terjun terletak di samping gunung, sertakan juga dalam komposisi Anda. Gunakan air terjun sebagai elemen latar depan yang mengarah ke landmark.

Elemen ikonik: Gunung dan air terjun

Kirkjufellfoss
EOS 5DS/ EF16-35mm f/4L IS USM/ f/16/ 1/4 det./ ISO 100

 

Semoga semua saran ini akan memberikan lompatan untuk pemotretan air terjun. Cari tahu mengenai air terjun terdekat di daerah Anda. Di Filipina, sebagian air terjun yang layak dikunjungi berada di Laguna, sekitar 2 jam berkendara dari Metro Manila. Di area ini juga terdapat Pagsanjan Falls, Kalayaan Twin Falls, Liliw Waterfalls dan lainnya.

Selamat memotret!
 

Untuk saran lainnya mengenai memotret air terjun, bacalah:
Memotret Air Terjun: Dibekukan atau Diburamkan?
Fotografi Air Terjun: Mengaksentuasi Foto Anda dengan Pelangi

Untuk foto lanskap yang lebih mencengangkan, karya Edwin Martinez, lihat Blog Fotografer kami:
Menangkap lanskap yang begitu besar bersama Edwin Martinez

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

 

Mengenai Penulis

Edwin Martinez
Edwin Martinez dihormati secara luas sebagai salah satu fotografer lanskap yang terbaik di Filipina yang pernah ada. Pengalamannya yang luas dalam pemotretan tempat-tempat yang berbeda di negara asalnya dan luar negeri - di Islandia, Kanada, Amerika Barat, dan tempat lainnya - telah mengukuhkan keahlian Edwin di bidang fotografi. Dia adalah Duta Merek Canon Filipina, seorang fotografer galeri pro untuk Singh-Ray Filters dari Amerika, seorang kontributor petualang National Geographic dan secara konstan hadir dalam publikasi fotografi lokal dan internasional. Lebih lanjut, dia juga merupakan mitra utama dalam tur dan workshop nomor satu di fotografi Islandia, http://www.iceland-photo-tours.com. Edwin juga menjadi fasilitator dalam kursus fotografi lanskap perdana di Filipina, Chasing Light Workshop. Dia juga memimpin tur fotografi ke lokasi yang paling menantang dan menakjubkan di seluruh dunia. Edwin adalah pembicara dan instruktur yang paling dicari, dan juga memotret untuk beberapa perusahaan berprofil tinggi. Dia adalah inspirasi bagi fotografer generasi ini dan banyak yang menunggu foto-fotonya dari petualangan berikutnya.

https://www.facebook.com/EdwinMartinezPhotography
https://500px.com/EdwinMartinez
http://edwinmartinezphoto.com/

 

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami